Nielsen Tambah Jumlah Pengukuran Penonton Indonesia Nielsen menambah jumlah data pengukuran. (Foto: Unsplash/Glenn Carstenz Piters)

PERUSAHAAN penelitian Nielsen menambahkan jumlah penonton yang disurvei dari 58.9 juta menjadi 96 juta di perkotaan Indonesia. Terdapat 11 kota yang dilakukan pengukuran oleh Nielsen, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Solo, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan juga Sleman.

Dengan peningkatan ini, standar Nielsen dalam mengukur penonton televisi dapat lebih bervariasi dan mampu merepresentasikan 135 juta penonton TV di Indonesia. Pengukuran TV di area Java Urban mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu 71 persen secara populasi dan juga kenaikan 78 persen dalam jumlah panel rumah tangga.

Baca Juga:

Survei Nielsen: Televisi Jadi Saluran Iklan Pilihan Brand

Adanya penambahan kota di Java Urban, tentunya menghasilkan kepemirsaan yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan 11 kota. Mulai dari TVR, jumlah orang yang dijangkau, dan juga lamanya menonton.

Terdapat 11 kota yang dilakukan pengukuran. (Foto: Nielsen)

Untuk mengukur dan meriset jumlah penonton setiap acara TV, Nielsen memasangkan alat di keluarga-keluarga yang bersedia. Alat yang digunakan untuk mengukur kepemirsaan pada TV yaitu peoplemeter. Alat tersebut dipasangkan sesuai jumlah anggota keluarga di rumah keluarga yang bersedia.

Baca Juga:

Nielsen: Pembeli Online Bertumbuh Dua Kali Lipat di 2020

Tentunya disediakan remote Control yang sudah didesain dengan canggih. Apabila kamu memiliki empat anggota keluarga, remote control akan membantu dalam memantau anggota keluarga tersebut pada saat menonton televisi. Setiap anggota keluarga harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh Nielsen, agar data yang dihasilkan valid dan sesuai.

Nielsen memasang alat untuk melakukan pengukuran. (Foto: Unsplash/Dario)

"Harus semua TV dipasangi alat. Jadi misalnya hanya di ruang tamu, tapi ternyata anggota keluarga lebih banyak di kamar. Jadinya angka laporan tidak akurat, ada yang hilang," ujar Direktur Eksekutif Nielsen Indonesia Hellen Katherina di Jakarta, Kamis (21/7).

Melihat perbandingan dari 11 kota dan Java Urban, dari tiga kelas yang ada, seperti kelas atas, menengah, dan kelas bawah, kelas yang masih menjadi dominan dalam menonton TV yaitu kelas menengah.

Pada Juli, melihat dari segala usia dan juga gender, olahraga sepak bola menjadi program favorit di semua profil penonton, mengalahkan acara-acara olahraga lainnya dan juga sinetron. (yos)

Baca Juga:

Nielsen x The Trade Desk Umumkan Kemitraan Pengukuran Data Strategis Baru

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perlunya Pelatihan dan Kompetensi Profesional untuk Industri Periklanan Gim Ponsel
Fun
Market Kripto kembali Optimistis Melaju
Hiburan & Gaya Hidup
Market Kripto kembali Optimistis Melaju

Market kripto mampu melewati level psikologisnya.

3 Komitmen Investasi untuk Generasi Z
Fun
3 Komitmen Investasi untuk Generasi Z

Saatnya generasi Z berinvestasi.

Terobosan Kesehatan yang Mengubah Dunia Medis pada 2021
Fun
Terobosan Kesehatan yang Mengubah Dunia Medis pada 2021

Ada banyak inovasi luar biasa lainnya yang menjadikan tahun ini benar-benar tidak seperti sebelumnya.

Kata-kata Mutiara yang Paling Dibutuhkan Remaja
Fun
Kata-kata Mutiara yang Paling Dibutuhkan Remaja

Remaja cenderung anti kritik dan anti dihakimi secara sepihak.

Pria, ini Pilihan Makanan Tepat Jaga Fertilitas
Hiburan & Gaya Hidup
Pria, ini Pilihan Makanan Tepat Jaga Fertilitas

Infertilitas cukup umum terjadi.

Selamat Tinggal Internet Explorer
Fun
Selamat Tinggal Internet Explorer

Internet Explorer pensiun dengan tenang setelah 27 tahun.

Pemuda Nigeria Bangun Mobil Listrik Panel Surya di Bengkelnya Sendiri
Fun
Cara Simpan Tas Supaya Awet Bertahun-tahun
Fashion
Cara Simpan Tas Supaya Awet Bertahun-tahun

Tas selalu terlihat seperti baru.

Adinda Marsya Sukses Entak Lantai Dansa Semarang
Hiburan & Gaya Hidup
Adinda Marsya Sukses Entak Lantai Dansa Semarang

Adinda Marsya mengajak para fans tak hanya bernyanyi tapi mulai berdansa bersama.