Nia Ramadhani Diduga Pakai Narkoba Sejak Aktif Syuting Nia Ramadhani. (Foto: MP/Selfi)

MerahPutih.com - Pihak kepolisian menduga artis Nia Ramadhani merupakan pecandu narkoba jenis sabu-sabu sejak sebelum menikah dengan pengusaha Ardi Bakrie.

Dalam pemeriksaan penyidik, Nia mengaku telah menggunakan sabu sejak dirinya sibuk main sinetron stripping.

"Pastinya saat dia mulai sibuk syuting stripping," ujar Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indrawenny Panjiyoga kepada wartawan, Senin (12/7).

Baca Juga:

Kuasa Hukum Enggan Buka Lokasi Rehabilitasi Nia Ramadhani-Ardi Bakrie

Panji menambahkan, ketika menikah dengan Ardi Bakrie dan memiliki anak, baru Nia berhenti menggunakan barang terlarang tersebut.

Diketahui, Nia juga yang merupakan sosok yang mengenalkan Ardi kepada sabu dan kerap mengonsumsinya bersama.

"Lebih dulu Si Nia ini intinya," lanjut Panji yang dikenal memiliki hobi bermain basket ini.

Nia Ramadhani (kedua kanan) dan Ardi Bakrie (ketiga kanan) menyampaikan permohonan maaf saat konferensi pers di Polres Jakarta Pusat, Sabtu (10/7). ANTARA FOTO/Kilauan Dinanti
Nia Ramadhani (kedua kanan) dan Ardi Bakrie (ketiga kanan) menyampaikan permohonan maaf saat konferensi pers di Polres Jakarta Pusat, Sabtu (10/7). ANTARA FOTO/Kilauan Dinanti

Ia memastikan, penyidik segera melimpahkan berkas perkara kasus penyalahgunaan narkotika pasangan artis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ke kejaksaan.

"Berkas perkara kami proses, kami akan kirimkan sesegara mungkin ke kejaksaan," kata Panji.

Nia dan Ardi mendapat persetujuan rehabilitasi dari Tim Asesmen Terpadu (TAT) Badan Narkotika Nasional (BNN). Meski begitu, proses hukum pasangan selebritis itu terus berlanjut.

"Perlu diketahui oleh masyarakat kami tidak main-main dengan proses ini. Memang yang bersangkutan pengguna dan wajib direhabilitasi, tapi untuk proses hukum terus berlanjut," tegas lulusan AKPOL 2004 ini

Baca Juga:

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie bakal Diseret ke Pengadilan

Polisi telah melakukan seluruh proses penyelidikan guna mengungkap kasus itu. Salah satunya, mencari bukti dugaan pengedaran narkoba.

"Kita cari buktinya. Apa yang mereka sampaikan pada kita memang mereka bukan memberikan pada yang lain, mereka sebagai pengguna," ujar pria berbadan tinggi ini.

Diketahui sebelumnya, Nia Ramadhani, Ardi Bakrie dan sopir berinisial ZN ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti yang disita berupa sabu seberat 0,78 gram dan sebuah bong. (Knu)

Baca Juga:

Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani Ajukan Rehabilitasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wisata Batu Dibuka, Tol Pandaan-Malang Dipenuhi 50 Ribuan Kendaraan
Indonesia
Wisata Batu Dibuka, Tol Pandaan-Malang Dipenuhi 50 Ribuan Kendaraan

Semenjak pelonggaran aktivitas masyarakat pada masa PPKM, jumlah arus kendaraan lajur Tol Pandaan-Malang meningkat.

Prosedur Vaksinasi Anak 6-11 Tahun
Indonesia
Prosedur Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Pelaksanaan vaksinasi ini akan dilakukan secara bertahap

100 Perkara Sengketa Pilkada Kandas di MK
Indonesia
100 Perkara Sengketa Pilkada Kandas di MK

MK memutus 30 perkara tidak dapat diterima

Pemkab Gunung Kidul Gelontorkan Rp 15,3 Miliar Dana Anti-Kekeringan
Indonesia
Pemkab Gunung Kidul Gelontorkan Rp 15,3 Miliar Dana Anti-Kekeringan

Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelontorkan dana anggaran penyediaan air bersih sebesar Rp 15,3 miliar pada 2021.

Tiongkok Terapkan Aturan Warga Belum Divaksin Dilarang Beraktivitas di Tempat Keramaian
Dunia
Tiongkok Terapkan Aturan Warga Belum Divaksin Dilarang Beraktivitas di Tempat Keramaian

Larangan orang tanpa vaksin memasuki sekolah di Kota Guiping dan Kota Pingliu, Daerah Otonomi Guangxi, menuai protes dari kalangan orang tua murid.

Cari Bukti Kasus Asabri, Jaksa Periksa Sejumlah Direktur Perusahaan
Indonesia
Cari Bukti Kasus Asabri, Jaksa Periksa Sejumlah Direktur Perusahaan

Pemeriksaan saksi ini tetap memerhatikan protokol kesehatan. Mengingat, Indonesia masih dilanda pandemi COVID-19

Politikus Pendukung Pemerintah Minta Kritik Didukung Data
Indonesia
Politikus Pendukung Pemerintah Minta Kritik Didukung Data

Kalau ada balasan dari pendengung (buzzer), tinggal dibalas juga memanfaatkan teknologi.

Senator Daftarkan Gugatan Presidential Threshold Nol Persen ke MK
Indonesia
Senator Daftarkan Gugatan Presidential Threshold Nol Persen ke MK

Desakan dari berbagai pihak agar presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden diturunkan menjadi nol persen semakin menguat menjelang Pemilu 2024.

Buka Munas V Perhimpunan INTI, Jokowi Ajak Kolaborasi Sektor Ekonomi
Indonesia
Buka Munas V Perhimpunan INTI, Jokowi Ajak Kolaborasi Sektor Ekonomi

Munas V Perhimpunan INTI membahas dua agenda penting.

Politikus PDIP Jamin Posisi Nadiem Makarim di Kabinet Aman
Indonesia
Politikus PDIP Jamin Posisi Nadiem Makarim di Kabinet Aman

"Saya tidak melihat urgensi dan relevansi untuk reshuffle Nadiem," kata Andreas