Pengamat Nilai Narkoba di Kalangan 'Public Figure' Hal Biasa Nia Ramadhani saat digelandang polisi Kamis (8/7) malam. (MP/Albi)

Merahputih.com - Penangkapan terhadap artis Nia Ramadhani dan Ardi Bakri menandakam bahwa peredaran narkoba merupakan hal 'biasa' di kalangan public figure.

Pengamat sosial budaya Antonius Benny Susetyo menilai, narkoba menyasar orang terpandang karena mereka memiliki banyak uang. Sementara, para bandar menyasar mereka karena rentan, banyak masalah dan menggunakan narkoba untuk menjaga citra di masyarakat.

Baca Juga:

Polisi Temukan Barang Bukti Sabu saat Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

Hal ini menjadi fenomena gunung es yang berbahaya. Karena, ancamannya besar terhadap masa depan bangsa.

"Orang bisa menjadi 'goblok permanen' karena otak jadi kosong dan tak punya daya tawar karena tunduk pada obat itu. Jadi tak punya daya," ungkap rohaniwan Katolik ini dalam keterangannya, Jumat (9/7).

Benny yang juga pengurus di Setara Institute ini menambahkan, narkoba di kalangan artis seolah menandakan adanya 'panggung sandiwara' di kelompok orang terpandang. "Seolah ada wajah ganda. Karena fenomena hidup orang mau jaga citra. Ini bahaya sekali," terang Benny.

Benny menyarankan agar ada perubahan dalam mental diri masyarakat untuk menjauh dari narkoba. Hal ini bisa dilawan dengan energi positif. "Bagaimana kita merawat nalar akal sehat. Bisa lewat kegiatan sosial, kemanusiaan dan kreativitas," terang Benny.

Konferensi pers penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. (Foto: MP/Kanugrahan)
Konferensi pers penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. (Foto: MP/Kanugrahan)

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 0,78 gram milik tersangka dugaan kasus narkoba Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. Penangkapan dilakukan tim reserse narkotika Polres Metro Jakarta Pusat pada Rabu sore sekitar pukul 15.00 WIB di daerah Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Tidak hanya pasangan pasutri pesohor itu saja, polisi juga menangkap seorang pria berusia 43 tahun berinisial ZN. ZN berprofesi sebagai sopir serta yang membantu di kediaman tersangka lainnya. Selain sabu seberat 0,78 gram, polisi juga menyita alat hisap sabu atau bong.

Baca Juga:

Alat Isap dan Sabu 0,78 Gram Ditemukan di Rumah Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

Penangkapan bermula dari penyelidikan polisi atas laporan bahwa salah seorang tersangka, Nia Ramadhani, sering menggunakan sabu. Dari laporan itu polisi kemudian melakukan pendalaman dan penyelidikan. Polisi lalu menangkap ZN yang merupakan sopir dari Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.

"ZN mengakui barang tersebut milik saudara RA (Nia),: kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mantan Pebulutangkis Debby Susanto Bantah Terima Apartement dari Edhy Prabowo
Indonesia
Mantan Pebulutangkis Debby Susanto Bantah Terima Apartement dari Edhy Prabowo

Debby mengatakan tidak pernah menerima apapun dari Edhy Prabowo termasuk unit apartemen yang disebutkan tersebut.

Perlu Perubahan Radikal karena Korupsi di Indonesia Masuk Level Akut
Indonesia
Perlu Perubahan Radikal karena Korupsi di Indonesia Masuk Level Akut

Corruption Perception Indeks (CPI) yang dikeluarkan Transparency International menilai Indonesia masih merah dalam indeks persepsi korupsi.

Vaksin Tokoh Agama DKI, Anies: Mereka Harus Jaga Umat
Indonesia
Vaksin Tokoh Agama DKI, Anies: Mereka Harus Jaga Umat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk para alim ulama.

6 Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya Air Terindentifikasi, Salah Satunya Mantan Ketua HMI
Indonesia
6 Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya Air Terindentifikasi, Salah Satunya Mantan Ketua HMI

"Seluruh korban teridentifikasi atau berhasil direkonsiliasi dengan DNA," ungkapnya.

Pesawat Latih TNI AU Jatuh di Yogyakarta, Ini Kronologinya
Indonesia
Pesawat Latih TNI AU Jatuh di Yogyakarta, Ini Kronologinya

Sebuah pesawat latih TNI AU KT-1B Wong Bee Nomor Registrasi LL-0111 terjatuh di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Senin (07/12).

Sambil Dorong-dorongan dengan Polisi, Massa 1812 Lantunkan Selawat
Indonesia
Sambil Dorong-dorongan dengan Polisi, Massa 1812 Lantunkan Selawat

Petugas kepolisian dengan tameng berjaga agar massa tidak maju ke depan Gedung Sapta Pesona

Selama Periode Lebaran Tarikan Duit Capai Rp34,8 Triliun
Indonesia
Selama Periode Lebaran Tarikan Duit Capai Rp34,8 Triliun

Penyediaan kebutuhan uang tunai tersebut telah memperhatikan berbagai asumsi makroekonomi terkini dan kondisi terkait penyebaran pandemi COVID-19.

Luncuran Awan Panas Gunung Semeru Mirip Kejadian 26 Tahun Lalu
Indonesia
Luncuran Awan Panas Gunung Semeru Mirip Kejadian 26 Tahun Lalu

Guguran awan panas gunung yang memiliki tipe strato ini mirip kejadian pada 26 tahun lalu.

Waspadai Konten Radikalisme Melalui Internet
Indonesia
Waspadai Konten Radikalisme Melalui Internet

Dia menjelaskan perlunya peran media masa mengingatkan para orangtua maupun para guru kita tentang bahaya paham radikalisme melalui internet.

Polisi Wajib Serahkan Dua Jenazah Anak Buah Ali Kalora ke Keluarga
Indonesia
Polisi Wajib Serahkan Dua Jenazah Anak Buah Ali Kalora ke Keluarga

Rusdi juga memastikan pada saat pemakaman dapat pengamanan dari aparat