Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Disebut Nyabu Bareng Selama Setengah Tahun Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. (Foto: Instagram Nia)

MerahPutih.com - Suami Istri sekaligus Artis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie keduanya sudah hampir setengah tahun konsumsi narkoba bersama.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkap, harga satu klip sabu yang ditemukan dari tangan sopir Nia Ramadhani berinisial ZN.

"Harganya per satu klip ini Rp 1,5 juta," tegas Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (8/7).

Baca Juga:

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Tak Dihadirkan di Konferensi Pers

Dari penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, polisi mendapatkan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,78 gram dan alat isap sabu atau bong.

Barang bukti sabu pertama kali ditemukan dari sopir yang berinisial ZN. Satu klip sabu dari tangan ZN dikatakan untuk dipakai oleh majikannya.

"Itulah kemudian penyidik melakukan penggeledahan di kediaman. Hasil penggeledahan ditemukan lagi bong atau alat isap sabu milik Saudara RA," sambungnya.

Konferensi pers penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. (Foto: MP/Kanugrahan)
Konferensi pers penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. (Foto: MP/Kanugrahan)

Lalu, polisi melakukan pendalaman dan diketahui jika Ardi mengisap bersama istrinya.

"Tetapi saat di TKP, Saudara AAB tidak ada. Saudara ZN dan RA dibawa ke Polres Jakarta Pusat. Barulah setelah istrinya menghubungi suaminya, Saudara AAB datang," jelas Yusri Yunus.

Penangkapan ini dilakukan di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada 7 Juli 2021, malam. Penangkapan dilakukan oleh Unit 1 Subnit 2 Satresnarkoba Polres Jakarta Pusat. (Knu)

Baca Juga:

Alat Isap dan Sabu 0,78 Gram Ditemukan di Rumah Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ganji Genap di Bogor Bakal dilanjutkan
Indonesia
Ganji Genap di Bogor Bakal dilanjutkan

Minggu (14/2), masih ada pelaksanaan aturan ganjil genap bagi kendaraan bermotor di Kota Bogor. Setelah itu, akan dievaluasi dan dikaji lagi.

Pegawai KPK Lengkapi Bukti Judicial Review ke MK
Indonesia
Pegawai KPK Lengkapi Bukti Judicial Review ke MK

Sehingga, putusan MK tersebut dapat dimanfaatkan, berguna, dan tidak sia-sia

Polda Jateng Tetapkan Nahkoda Kapal Pengayom IV sebagai Tersangka
Indonesia
Polda Jateng Tetapkan Nahkoda Kapal Pengayom IV sebagai Tersangka

Polda Jawa Tengah akhirnya menetapkan nahkoda kapal tenggelam Pengayom IV di Cilacap berinisial SA (53) sebagai tersangka. Hal itu berdasarkan hasil penyelidikan Polda Jateng

Indonesia Keluar dari Resesi di Tengah Pandemi, Luhut Tegaskan Kuartal III Harus Naik
Indonesia
Indonesia Keluar dari Resesi di Tengah Pandemi, Luhut Tegaskan Kuartal III Harus Naik

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang kuartal II 2021 positif, tumbuh 7,07 persen.

Bareskrim Periksa Pejabat BPJS Kesehatan Soal Kebocoran Data Penduduk
Indonesia
Bareskrim Periksa Pejabat BPJS Kesehatan Soal Kebocoran Data Penduduk

Bareskrim Polri masih mendalami kasus kebocoran data 279 juta penduduk.

BMKG Beberkan Bahaya Awan 'UFO' di Langit Banda Aceh
Indonesia
BMKG Beberkan Bahaya Awan 'UFO' di Langit Banda Aceh

Awan Mirip UFO muncul di Langit Banda Aceh sejak Selasa (6/7) hingga hari ini.

Wartawan Surabaya Tuntut Kapolda Jatim Usut Tuntas Penganiayaan Jurnalis Tempo
Indonesia
Wartawan Surabaya Tuntut Kapolda Jatim Usut Tuntas Penganiayaan Jurnalis Tempo

Dalam aksinya, mereka menuntut pelaku penganiayaan terhadap Nurhadi pewarta Tempo, segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

LIPI Apresiasi Gerak Cepat Airlangga Cari Pengganti Azis Syamsuddin
Indonesia
LIPI Apresiasi Gerak Cepat Airlangga Cari Pengganti Azis Syamsuddin

Airlangga juga menunjuk Adies Kadir sebagai Waketum Bidang Polhukam

Kasus COVID-19 DKI Capai 7.680 Orang, 12 Persen Sasar Anak-anak
Indonesia
Kasus COVID-19 DKI Capai 7.680 Orang, 12 Persen Sasar Anak-anak

Dwi menyebut, jika sebanyak 12 persen dari 7.680 kasus positif hari ini adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun, dengan rincian, yaitu 695 kasus adalah anak usia 6-18 tahun dan 252 kasus adalah anak usia 0-5 tahun.

Setuju Deklarasi Dukun di Banyuwangi, PKB: Bagus, Daripada Praktik Liar dan Merugikan
Indonesia