Tersangkut Narkoba, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Diperiksa di Polres Jakpus Nia Ramadhani. (Foto: MP/Albi)

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya punya tangkapan besar. Korps baju cokelat ini mengumumkan pihaknya sedang memeriksa figur publik berinisial NR dan AB. Keduanya diperiksa di Polres Metro Jakarta Pusat karena dugaan penyalahgunaan narkoba.

Inisial AR dn AB ini adalah publik figur Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie. Namun demikian, keterangan selengkapnya terkait kasus tersebut masih menunggu rilis dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat.

"Saya membenarkan NR dan AB sementara kita lakukan pemeriksaan di Polres Jakarta Pusat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus di Jakarta, Kamis.

Baca Juga:

Diduga Karena Narkoba, Suami Istri Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap Polisi

Yusri menjelaskan konferensi pers akan segera digelar pada Kamis siang nanti di Polres Metro Jakarta Pusat. "Setelah Dzuhur nanti saya akan preskon di sana," ujar dia.

Sebelumnya, warganet media sosial dihebohkan dengan kabar penangkapan dua orang tersohor berinisial NR dan suaminya AB terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

Kabar tersebut diunggah oleh salah satu akun instagram @jktnewss pada Rabu (7/7) malam.

Akun tersebut juga menulis keterangan penangkapan NR dan AB diduga terkait kasus penyalahgunaan narkoba. NR dan AB kini dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan.

Atas unggahan tersebut, netizen banyak yang menduga inisial tersebut merujuk pada Nia Ramadhani atau yang memiliki nama lengkap Ramadhania Ardiansyah Bakrie, beserta suaminya Ardiansyah Bakrie. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PN Jakpus Gelar Sidang Perdana Gugatan Pemecatan Jhoni Allen oleh AHY
Indonesia
PN Jakpus Gelar Sidang Perdana Gugatan Pemecatan Jhoni Allen oleh AHY

Jhoni menggugat surat Keputusan Dewan Kehormatan Partai Demokrat Nomor: 01/SK/DKPD/II/2021 Tertanggal 2 Februari 2021 tentang Rekomendasi Penjatuhan Sanksi Pemberhentian Tetap Sebagai Anggota Partai Demokrat kepada Saudara drh Jhonni Allen Marbun

Kemenkes Beberkan Penyebab Kericuhan saat Vaksinasi Pedagang Tanah Abang
Indonesia
Kemenkes Beberkan Penyebab Kericuhan saat Vaksinasi Pedagang Tanah Abang

Kemenkes mengakui bahwa kericuhan saat vaksinasi di Pasar Tanah Abang terjadi karena buruknya komunikasi publik kepada para pedagang.

Peringatan Hari Raya Idul Fitri, PBNU Peringatkan Umat Tak Abai Protokol Kesehatan
Indonesia
Peringatan Hari Raya Idul Fitri, PBNU Peringatkan Umat Tak Abai Protokol Kesehatan

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) manyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1442 H.

Menkes Minta Maaf Beri Nilai E soal Penanganan Corona di DKI
Indonesia
Menkes Minta Maaf Beri Nilai E soal Penanganan Corona di DKI

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin meminta maaf terkait nilai E yang disematkan kepada Pemprov DKI Jakarta terkait penanganan Corona.

Warga Ibu Kota Diminta Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang
Indonesia
Warga Ibu Kota Diminta Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di DKI Jakarta akan diguyur hujan disertai petir dan angin kencang pada malam dan dini hari.

 KTT G20 Jadi Panggung Jokowi Kenalkan Karbon Kredit
Indonesia
KTT G20 Jadi Panggung Jokowi Kenalkan Karbon Kredit

Besarnya luasan restorasi mangrove yang dilakukan Indonesia akan memberikan nilai berupa karbon kredit yang dinilai penting dan berharga serta menjadi nilai lebih bagi Indonesia.

Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Bertambah Tiga Orang
Indonesia
Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Bertambah Tiga Orang

Kapasitas RSDC Wisma Atlet Kemayoran saat ini mampu menampung 7.937 pasien

Legislator Tegaskan Perpanjangan Masa Jabatan Panglima TNI di Tangan Jokowi
Indonesia
Legislator Tegaskan Perpanjangan Masa Jabatan Panglima TNI di Tangan Jokowi

Revisi UU TNI tidak masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021

Imbas Perpanjangan PPKM, Tak Bawa Dokumen Perjalanan Dilarang Naik KRL
Indonesia
Imbas Perpanjangan PPKM, Tak Bawa Dokumen Perjalanan Dilarang Naik KRL

"Dokumen perjalanan masih menjadi syarat untuk pengguna di sektor esensial dan kritikal agar dapat naik KRL," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba