Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie bakal Diseret ke Pengadilan Nia Ramadhani (kedua kanan) dan Ardi Bakrie (ketiga kanan) menyampaikan permohonan maaf saat konferensi pers di Polres Jakarta Pusat, Sabtu (10/7). ANTARA FOTO/Kilauan Dinanti

MerahPutih.com - Proses hukum Nia Ramadhani dan Ardie Bakrie serta sang sopir berinisial ZN dalam kasus penyalahgunaan narkotika dipastikan berjalan terus. Ketiga bakal segera diseret ke pengadilan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi menegaskan, meskipun permohonan rehabilitasi dikabulkan, kasus narkoba yang menjerat ketiga tersangka tersebut tetap akan bergulir di meja persidangan.

Baca Juga

Bawa Laras Panjang Ketika Pengembangan, Pihak Nia dan Ardi Bakrie Sebut Polisi Berlebihan

"Kami bawa ke sidang nanti dan akan divonis oleh hakim dimana ancaman maksimal 4 tahun. Ini yang perlu diluruskan," kata Hengki kepada wartawan, Minggu (11/7).

Hengki menjelaskan, terkait proses rehabilitasi bukan dilakukan oleh jajaran Polres Metro Jakarta Pusat. Melainkan tim dokter Badan Narkotika Nasional.

Jenderal bintang tiga yang dikenal hobi menaiki mobil jenis adventure ini menyatakan tidak akan melakukan tindakan istimewa terhadap ketiga tersangka, terutama Nia dan Ardi Bakrie.

"Kami laksanakan penyidikan secara profesional. Ini yang perlu kami jelaskan kepada rekan sekalian, bahwa tidak ada diskriminasi," jelas pria berbadan tinggi tegap ini.

Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani (Foto: Antara)
Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani (Foto: Antara)

Hengki menambahkan, sebelum tersangka Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ditangkap, Polres Metro Jakarta Pusat juga sudah berhasil tangkap bandar-bandar narkoba untuk kalangan orang elite.

"Sebelumnya kami sudah menangkap bandar-bandar narkoba untuk orang - orang elite. Sehingga dalam penanganan kasus ini tidak ada diskriminisasi," tutup Hengki yang juga mantan Kapolsek Metro Gambir ini.

Sebelumnya, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan pasangan selebritas Nia Ramadhani dan Ardie Bakri serta sopir pribadi mereka ZN sebagai tersangka kasus kepemilikan narkoba jenis sabu.

Ardie menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat saat mengetahui istrinya NR ditangkap polisi. Polisi mengungkap hasil tes urine dari ketiganya juga positif mengandung sabu atau metamfetamin.

Keduanya meminta maaf kepada publik atas tindakan tak pantas yang dilakukan mereka. (Knu)

Baca Juga

Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani Ajukan Rehabilitasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menhub dan PUPR Dijadwalkan Groundbreaking Proyek Rp 980 Miliar di Solo
Indonesia
Menhub dan PUPR Dijadwalkan Groundbreaking Proyek Rp 980 Miliar di Solo

Groundbreaking proyek senilai Rp 980 miliar tersebut rencananya akan dilakukan langsung Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Kemenhub Siapkan 428 Bus untuk PON XX dan Peparnas XVI Papua
Indonesia
Kemenhub Siapkan 428 Bus untuk PON XX dan Peparnas XVI Papua

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan 428 bus dan 472 awak untuk mendukung penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Papua.

Tim Pansel Anggota KPU-Bawaslu Susun Kode Etik
Indonesia
Tim Pansel Anggota KPU-Bawaslu Susun Kode Etik

Mudah-mudah sampai selesai kita bisa bekerja sesuai dengan harapan

Soal Hepatitis Akut Misterius, NasDem Minta Jajaran Anies Pantau Seluruh Faskes di DKI
Indonesia
Soal Hepatitis Akut Misterius, NasDem Minta Jajaran Anies Pantau Seluruh Faskes di DKI

Hepatitis akut misterius saat ini paling hangat diperbincangkan. Sebab dari dari laporan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengumumkan telah menemukan 15 kasus hepatitis akut di Indonesia.

[Hoaks atau Fakta]: Vaksin COVID-19  AstraZeneca Dipersiapkan Satu Tahun Sebelum Pandemi
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Vaksin COVID-19 AstraZeneca Dipersiapkan Satu Tahun Sebelum Pandemi

Unggahan tersebut adalah hasil proses penyuntingan. Foto kemasan asli vaksin Covid-19 pernah diunggah oleh akun Twitter.

Masih Tertutup Kabut, BNPB Belum Terima Laporan Korban Jiwa Letusan Semeru
Indonesia
Masih Tertutup Kabut, BNPB Belum Terima Laporan Korban Jiwa Letusan Semeru

Tim BPBD Kabupaten Lumajang mengupayakan untuk mendirikan titik pengungsian sektoral di Lapangan Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Wagub DKI Pastikan 8 Warganya Terjangkit Virus dari Tikus Hoaks
Indonesia
Wagub DKI Pastikan 8 Warganya Terjangkit Virus dari Tikus Hoaks

Beredar kabar bahwa 8 warga Jakarta terpapar virus yang berasal dari hewan tikus.

Sesuai Aturan Jokowi, Penerima Bantuan Beras DKI Diminta Divaksin
Indonesia
Sesuai Aturan Jokowi, Penerima Bantuan Beras DKI Diminta Divaksin

Dinas sosial DKI Jakarta akan menyalurkan bantuan sosial tunai berupa beras.

[HOAKS atau FAKTA]: Bendera PDIP Dilarang Beredar di Sumatera Barat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bendera PDIP Dilarang Beredar di Sumatera Barat

Akun Facebook dengan nama pengguna “Debu Hati” mengunggah sebuah narasi yang menyatakan bahwa di Sumatera Barat, bendera dan atribut PDIP dilarang beredar karena telah ditetapkan sebagai partai terlarang.

KPK Pisahkan Rutan Bupati Probolinggo dan Suami Tersangka Suap
Indonesia
KPK Pisahkan Rutan Bupati Probolinggo dan Suami Tersangka Suap

Selain Puput dan Hasan, KPK juga menetapkan 20 orang lainnya sebagai tersangka kasus suap ini. Namun, dari jumlah itu, baru lima tersangka yang dijebloskan ke sel tahanan, termasuk Puput dan Hasan.