Newbie, Baca Tips ini Sebelum Beli Tas Hermes di Pedagang Online Tas Hermes. (Foto: Instagram/@hermes)

GARA-GARA pengacaranya Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengaku biasa beli tas Hermes seharga Rp 1 miliar, merek Prancis ini kian naik daun. Anda yang biasa mengoleksi tas branded pun mungkin jadi penasaran ingin beralih ke Hermes.

Ini menariknya tas Hermes. Membeli tas Hermes berarti Anda membeli nama dan kemewahan. Harga termurah yang banderolnya Rp 35 juta saja dijual seharga Rp 50 juta rupiah bila sudah masuk Indonesia. Untuk mendapatkan kemewahan itu, Anda jelas harus mengorbankan banyak uang. Bagi Hermes, tas adalah karya seni. Jadi, tas yang Anda beli sudah pasti memiliki desain dan kualitas yang premium.

Di 'jaman now', beruntung lah Anda. Pedagang online yang menawarkan tas mewah banyak. Kaum adam dan hawa Tanah Air jadi lebih mudah mendapatkan tas impor itu. Setelah melihat modelnya di Facebook atau Instagram, Anda tinggal memesannya lewat WhatsApp pedagang online.

Meski begitu, kolektor tas mewah yang ingin beralih ke Hermes mesti berhati-hati. Memilih pedagang yang jujur harus diutamakan. Mengingat harganya yang mahal, pedagang yang jujur biasanya tidak asal-asalan melayani pesanan tas Hermes. Sebagai pembeli tas Hermes newbie, setidaknya ada dua hal yang perlu Anda perhatikan.

Pertama, sudah pasti, cari pedagang yang terpercaya. "Lihat track record-nya," terang pemilik toko online barang-barang mewah, Bunda Rico Authentic, Deasy Madina.

Alumni kedokteran Universitas Padjadjaran ini telah beberapa tahun terakhir menawarkan barang-barang bermerek prestisius, termasuk Hermes. Pembelinya selama ini kebanyakan ibu rumah tangga sosialita berusia 40 hingga 50 tahun. Bagi newbie, Deasy memberi tips. "Yang penting tau dulu seller-nya, beneran trusted gak," ujarnya.

Kiat mengecek

Untuk mengetahui apakah pedagangnya jujur, Anda mesti melihat track record-nya. Bisa melalui Facebook atau tanya ke grup WhatsApp yang anggotanya biasa membeli tas mewah pada pedagang online. Cek juga siapa yang menjawab pertanyaan tersebut dan bagaimana jawabannya.

Pencarian pedagang yang bisa dipercaya akan lebih mudah bila di dalam grup WhatsApp ada teman atau saudara yang sudah dikenal jujur. Sejumlah pedagang online seperti Deasy juga memiliki album Testimonial berisi testimoni pembeli di Facebook.

Kedua, calon pembeli juga harus tahu tanda-tanda tas Hermes yang autentik agar dapat membedakannya dengan tas palsu. Jadi jangan percaya begitu saja. Harga, kalau bedanya jauh, perlu dicurigai juga keaslian produknya.

Pengecekan keautentikan tas Hermes dapat dilihat pula dari warnanya. Anda harus tahu season-nya warna apa. Kalau ada pedagang yang menawarkan tas Hermes dengan warna di luar season, aneh juga. Bisa jadi mereknya palsu.

Pengecekan tas Hermes asli mesti detail. Nomor seri dan detail hot stamp harus dicek benar-benar. Stamps Hermes Paris biasanya amat jelas, rapi, dan posisinya di atas, dekat dengan jahitan tas.

Anda juga harus mengecek blind stamp. Blind stamp menunjukkan tahun pembuatan. Kemudian ada pula cap Q berukuran kecil dalam kotak. Jangan lupa, cek pula resleting, kunci, dan hardware plate pada tas. Resleting tas Hermes punya ciri khas. Anda dapat mempelajari ciri-ciri tas Hermes asli lebih detail di blog terpercaya seperti lollipuff.com.

Nah, newbie, cermat lah saat membeli tas Hermes. Jangan sampai tertipu! (*)

Kredit : rina


Rina Garmina