New Delhi Dilanda Badai Debu, Polusi Udara Masuk Tingkat Berbahaya Seorang anak lelaki berlari dari badai debu di New Delhi, India. (ANTARA FOTO/REUTERS/Adnan Abidi)

MerahPutih.Com - Sejumlah wilayah di India dihantam badai debu. Selama beberapa hari belakangan Ibu Kota India New Delhi memberlakukan keadaan darurat lingkungan.

Pada Jumat (15/6) pihak berwenang di ibu kota India menghentikan semua pembangunan dan mengirim lebih banyak truk air untuk menyemprot jalan dengan harapan meningkatkan mutu udara kota itu, yang dilanda badai debu berhari-hari.

Tingkat mutu udara di Delhi, salah satu kota paling tercemar di dunia berdasarkan atas data Badan Kesehatan Dunia, berkisar dari "sangat tidak sehat" hingga "berbahaya" pada Jumat saat angin sepoi-sepoi tetap bertiup.

Badai debu di Kota New Delhi
Seorang pawang gajah menaiki gajahnya di sungai Yamuna pada sebuah hari yang panas di New Delhi, India (ANTARA FOTO/REUTERS/Adnan Abidi)

"Keputusan meningkatkan percikan, menghentikan kegiatan pembangunan berlaku hingga Minggu," kata pegiat lingkungan Sunita Narain di Twitter sesudah menghadiri pertemuan darurat, yang diselenggarakan petinggi kota itu, Anil Baijal.

"Pusatkan perhatian pada penanamanan pohon besar pada musim hujan ini," kata Narain.

Dataran tengah Asia selatan itu mengalami suhu sangat panas dan angin kencang, yang menimbulkan badai debu dahsyat pada tahun ini, tepat sebelum musim hujan dimulai.

Sebagaimana dilansir Antara dari Reuters, Dewan Pengawas Pencemaran Pusat menyatakan angin itu meniupkan debu dari negara bagian gurun Rajasthan ke Delhi.

Masker penangkal debu di New Delhi
Seorang wanita menutupi dirinya dengan selendang dari terik matahari saat berjalan di siang musim panas di New Delhi, India (ANTARA FOTO/REUTERS/Saumya Khandelwal)

Warga, yang mengeluhkan masalah pernapasan, berbondong-bondong ke rumah sakit kota New Delhi.

"Penderita tanpa riwayat penyakit pernapasan mengeluhkan batuk dan pernapasan," kata Prashant Saxena, ahli paru-paru di rumah sakit sangat khusus Max Smart.

India adalah tempat 14 kota paling tercemar di dunia berdasarkan atas jumlah zarah di bawah 2,5 mikrogram ditemukan di setiap meter kubik udara.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Anies dan Sandi Kompak Bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH