MerahPutih.com - Rumah produksi independen asal Amerika Serikat, Neon, kembali mencatat sejarah di ajang Cannes Film Festival 2026.
Film terbaru mereka, Fjord karya sutradara Cristian Mungiu, berhasil meraih penghargaan tertinggi Palme d'Or. Pencapaian itu menjadikan Neon sebagai rumah produksi dengan koleksi tujuh Palme d'Or dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir.
Baca juga:
Aktor Muda Rimu Kuwaki Curi Perhatian di Festival Film Cannes Usai Berperan Jadi Robot Humanoid
Dominasi Neon di Cannes
Sejak 2019, Neon konsisten mendominasi Cannes dengan deretan film pemenang Palme d'Or: Parasite (2019), Titane (2021), Triangle of Sadness (2022), Anatomy of a Fall (2023), Anora (2024), It Was Just an Accident (2025), dan kini Fjord (2026).
Berbeda dengan Oscar yang menekankan kelayakan rilis komersial, Palme d'Or lebih menitikberatkan pada kekuatan narasi dan visi artistik. Hal ini membuat film-film pemenang Cannes sering dianggap sebagai karya dengan kualitas artistik tinggi.
Baca juga:
Fjord Sukses di Festival Cannes Sabet Penghargaan Palme d'Or, Sinopsisnya Bikin Merinding
“Fjord” dan Isu Imigrasi Global
Fjord menjadi salah satu film paling diperbincangkan selama festival. Dibintangi Renate Reinsve, Sebastian Stan, dan Lisa Loven Kongsli, film ini mengisahkan keluarga imigran asal Rumania di Norwegia yang menghadapi pengawasan ketat sistem peradilan serta diskriminasi sosial.
Tema inilah yang membuat Fjord begitu dilirik Cannes, karena dinilai relevan dengan kondisi global saat ini, ketika isu imigrasi, identitas budaya, dan diskriminasi masih menjadi persoalan besar di berbagai negara.
Tak hanya mengangkat isu sosial yang kuat, “Fjord” juga dipuji karena pendekatan emosional dan realistisnya dalam menggambarkan kehidupan para imigran. Penampilan para pemain yang intens disebut menjadi salah satu kekuatan utama film ini, membuat konflik yang dihadirkan terasa dekat dan manusiawi. (Tka)