Nelayan Diminta Tak Takut Melaut ke Natuna Sejumlah kapal ikan asing yang ditahan di Pelabuhan PDSKP Batam beberapa waktu lalu. (Antara/Naim)

MerahPutih.com - Nelayan Indonesia yang berada di sekitar perairan Natuna diminta untuk tidak takut menjalankan aktivitas di wilayah teritorial laut Indonesia tersebut.

"Jadi mereka (nelayan) beroperasi di sekitar saya," kata Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya Achmad Taufiqoerrochman kepada wartawan di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (7/1).

Baca Juga:

Bakamla: Kapal-Kapal Tiongkok Masih Bertahan di Laut Natuna

Menurut Taufiqoerrochman, yang patut diwaspadai nelayan di Natuna saat ini adalah cuaca yang tidak menentu di lautan. Faktor cuaca harus dipertimbangkan apakah nelayan di Natuna perlu untuk melaut atau tidak demi keselamatan.

"Yang jadi masalah adalah musim sekarang musim ombaknya besar. Apakah nelayan kita mampu, itu yang nanti kita lihat. Jadi kita akan lebih mengedepankan keselamatan," ujar Taufiqoerrochman.

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman bersiap mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (30/1/2019). ANTARA FOTO
Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman bersiap mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (30/1/2019). ANTARA FOTO

Selain itu, Taufiq membenarkan bahwa kapal nelayan Tiongkok juga masih berada di Natuna. Menurut Taufiq, komunikasi dengan kapal-kapal itu tetap berjalan.

"Tapi sama isinya. Intinya begini, walaupun secara legal, kita tidak mengakui itu, karena kita berdasarkan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS), mereka (Tiongkok) berdasarkan sejarah. Jadi enggak akan ketemu," tutur dia.

Baca Juga:

Plt Gubernur Kepri Minta Jokowi Tetapkan Natuna Jadi Kawasan Khusus

"Tetapi apa pun itu yang ternyata ada di lapangan adalah dia punya klaim di sana. Jadi kalau itu enggak selesai maka sampai kapan pun akan seperti ini. Makanya kemarin saya sampaikan bahwa harus ada orkestra tim antara operasi dan diplomasi," kata Taufiq.

Sebelumnya, kapal pencari ikan dan Coast Guard China berlayar di kawasan perairan Natuna yang berdasarkan Konvensi United Nations Convention on The Law of The Sea (UNCLOS) 1982 masuk dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. (Knu)

Baca Juga:

Alasan Mengapa Natuna Layak Ditetapkan Sebagai Kawasan Khusus

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Jateng Tangkap Ketua RT di Semarang yang Tolak Pemakaman Perawat Terpapar COVID-19
Indonesia
Polda Jateng Tangkap Ketua RT di Semarang yang Tolak Pemakaman Perawat Terpapar COVID-19

"Hasil pendalaman penyelidikan, apa yang dilakukan ketiganya sudah masuk dalam pelanggaran hukum," ujar Budhi

Belasan Buku Jihad Berbagai Judul Diamankan di Indekos Terduga Teroris Solo
Indonesia
Belasan Buku Jihad Berbagai Judul Diamankan di Indekos Terduga Teroris Solo

Penggeledahan hanya berlangsung selama 30 menit

 KPK Cecar Mantan Bupati Bogor Nurhayanti Soal Pengumpulan Uang dari Rachmat Yasin
Indonesia
KPK Cecar Mantan Bupati Bogor Nurhayanti Soal Pengumpulan Uang dari Rachmat Yasin

"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait dengan dugaan perintah tersangka RY untuk mengumpulkan uang dari dinas-dinas di Pemkab Bogor," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Kesaksian Warga Kwitang saat Kerusuhan, Polisi Tembakan Gas Air Mata dan Tendang Portal
Indonesia
Kesaksian Warga Kwitang saat Kerusuhan, Polisi Tembakan Gas Air Mata dan Tendang Portal

"Tapi brimob tidak sampai masuk, kalau tidak di portal, pasti masuk. Karena mereka terhalang portal, polisi saja sampai nendang-nendang portal," beber Bambang.

PN Jaksel Gelar Sidang Putusan Kasus Dugaan Penggelapan
Indonesia
Para Pemenang Nobel Terima Penghargaan dari Rumah Masing-masing
Dunia
Para Pemenang Nobel Terima Penghargaan dari Rumah Masing-masing

Para pemenang Nobel 2020 menerima penghargaan mereka dalam siaran yang ditayangkan pada Kamis (10/12).

Simalakama COVID-19 Jadi Ujian Berat Presiden Jokowi
Indonesia
Simalakama COVID-19 Jadi Ujian Berat Presiden Jokowi

"Kebijakan yang akhirnya mulai diberlakukan pada awal April 2020 yakni PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) belum mampu menertibkan masyarakat lantaran belum diterapkan sanksi tegas," kata Kreshna.

Satu Calon Mundur, Gibran Belum Tentu Diusung PDIP di Pilwakot Solo
Indonesia
Satu Calon Mundur, Gibran Belum Tentu Diusung PDIP di Pilwakot Solo

"Mundurnya Purnomo dari bakal cawali di Pilwakot Solo baru sebatas sikap pribadi belum sacara organisasi," ujar Bambang

Kapolri Pengganti Idham Azis Harus Bisa Merangkul dan Mendengar
Indonesia
Kapolri Pengganti Idham Azis Harus Bisa Merangkul dan Mendengar

Masa sidang DPR kali ini berlangsung cukup singkat

Rumah Tangga Bisa Jadi Klaster Baru COVID-19?
Indonesia
Rumah Tangga Bisa Jadi Klaster Baru COVID-19?

Penularan COVID-19 dalam keluarga bisa memunculkan kluster baru