Nekat Mudik Lebaran, Pemkot Solo Karantina 5 Hari Pemudik di Technopark Mudik. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah resmi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro berlaku tanggal 19 April sampai 2 Mei. Dalam aturan PPKM tersebut, Pemkot Solo bakal melakulan karantina selama lima hari bagi warga Solo yang nekat mudik Lebaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ahyani mengatakan, pihaknya menyertakan aturan baru berupa karantina bagi warga Solo perantauan yang nekat mudik Lebaran. Aturan karantina tersebut sebagai upaya menindaklanjuti kebijakan larangan mudik pada tanggal 6-17 Mei.

Baca Juga:

Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei, Kemenhub Tidak Bisa Berikan Sanksi

"Kami akan melakukan karantina selama lima hari bagi warga Solo yang nekat mudik Lebaran," ujar Ahyani di Balai Kota Solo, Senin (19/4).

Dikatakannya, untuk lokasi karantina selama lima hari ada di Solo Technopark. Sementara bagi pemudik yang hasil tes antigen reaktif akan langsung dilakukan karantina selama 14 hari di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Ia mengatakan, pemudik negatif corona boleh melakukan karantina di hotel, dengan syarat harus membayar sendiri. Terkait teknis karantina pemudik, akan dijemput tim Jogo Tonggo di tingkat RT/RW.

Gibran dan Pimpinan Dearah Solo. (Foto: MP/Ismail)
Gibran dan Pimpinan Dearah Solo. (Foto: MP/Ismail)

"Jadi Jogo Tonggo di tingkat RT/RW yang mengawasi warganya masing-masing. Jika ada yang nekat mudik langsung dijemput dan dibawa ke Solo Technopark," katanya.

Terkait adanya pemudik yang mencuri start sebelum larang mudik diberlakukan tanggal 6-17 Mei, Ahyani mengaku tidak bisa berbuat banyak dalam memberikan sanksi. Hal itu kewenangannya ada di Pemprov Jawa Tengah.

"Kalau mudiknya dalam provinsi boleh. Kita tidak boleh memutar balik. Datang ke Solo ya, kita sesuaikan dengan ketentuan isolasi," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Pekerja Indonesia di Luar Negeri Dilarang Mudik, Uang Lebarannya Ditransfer Saja

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wakil Ketua Komisi I Buka Peluang Uji Kelayakan Jenderal Andika Digelar Jumat Besok
Indonesia
Wakil Ketua Komisi I Buka Peluang Uji Kelayakan Jenderal Andika Digelar Jumat Besok

Pimpinan DPR menyebut Komisi I akan menggelar uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, pada Jumat (5/11) besok.

Kasus Suap Pajak, KPK Geledah Kantor Jhonlin Baratama
Indonesia
Kasus Suap Pajak, KPK Geledah Kantor Jhonlin Baratama

"Di dua lokasi tersebut, tidak ditemukan bukti yang dicari oleh KPK karena diduga telah sengaja dihilangkan oleh pihak-pihak tertentu," ujar Ali.

Kemenag Salurkan Rp 1,3 Triliun Bagi Siswa Madrasah
Indonesia
Kemenag Salurkan Rp 1,3 Triliun Bagi Siswa Madrasah

Seluruh anggaran bantuan sosial PIP madrasah tahun ini sudah dicairkan dalam dua tahap pencairan.

Pemerintah Indonesia Tunda Matikan TV Analog Pas 17 Agustus
Indonesia
Pemerintah Indonesia Tunda Matikan TV Analog Pas 17 Agustus

Penjadwalan ulang dilakukan karena pemerintah dan seluruh elemen masyarakat saat ini fokus menangani pandemi virus corona.

Bakal Diadili Kasus Terorisme, Munarman FPI Resmi Berpindah Tangan
Indonesia
Bakal Diadili Kasus Terorisme, Munarman FPI Resmi Berpindah Tangan

Kejaksan Negeri Jakarta Timur (Kejari Jaktim) menerima penyerahan tersangka kasus dugaan terorisme Munarman.

Jawab Isu Perpanjangan Jabatan Presiden, Mahfud Pinjam Ucapan Jokowi
Indonesia
Jawab Isu Perpanjangan Jabatan Presiden, Mahfud Pinjam Ucapan Jokowi

Soal jabatan presiden tiga periode, Mahfud menegaskan hal itu urusan partai politik dan MPR

Ridwan Kamil Tanam 10 Juta Bibit Pohon di Lahan kritis Jawa Barat
Indonesia
Ridwan Kamil Tanam 10 Juta Bibit Pohon di Lahan kritis Jawa Barat

Penaman dilakukan bibit pohon ini dilakukan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil bersama bupati/wali kota se-Jabar di Area Bantaran Anak Sungai Ciliwung di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (30/11).

Jaksa Agung Siapkan Sanksi Tegas Agar Ada Efek Jera Pelanggar Prokes
Indonesia
Jaksa Agung Siapkan Sanksi Tegas Agar Ada Efek Jera Pelanggar Prokes

"Memastikan sanksi yang dijatuhkan tersebut mampu memberikan efek jera baik kepada pelaku maupun anggota masyarakat lainnya," kata Burhanuddin

Virus Corona DKI Menggila, PSI Minta Anies Terapkan Jam Malam
Indonesia
Virus Corona DKI Menggila, PSI Minta Anies Terapkan Jam Malam

Pemprov DKI diminta untuk menerapkan kebijakan pengetatan dalam menekan lonjakan virus corona.

Keluarga Korban Meninggal Kebakaran Lapas Tangerang Akan Dapat Santunan Rp 30 Juta
Indonesia
Keluarga Korban Meninggal Kebakaran Lapas Tangerang Akan Dapat Santunan Rp 30 Juta

"Sebagai sebagian perwujudan duka, kami akan memberikan santunan senilai Rp 30 juta kepada keluarga dari masing-masing korban yang meninggal dunia dalam musibah ini," kata Yasonna