Negara Produsen Batasi Penjualan, Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Harus Diperluas Vaksinasi COVID-19. (Foto: Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Politisi Senayan mendesak pemerintah melakukan berbagai cara atau membuat berbagai kebijakan untuk mendapatkan vaksin COVID-19. Saat ini, pasokan vaksin sangat penting untuk bisa menekan kasus penularan.

"DPR tentu mendukung setiap kebijakan pemerintah dalam mendapatkan vaksin sesuai regulasi yang ada," kata Ketua Komisi IX DPR, Felly Estelita, di Jakarta, Senin (12/4).

Baca Juga:

Pramuka Diminta Bantu Sosialisasikan Vaksinasi COVID-19

Ia mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami tantangan dalam pengadaan vaksin setelah negara produsen membatasi penjualan vaksin ke negara lain. Bahkan, Presiden Joko Widodo dalam KTT D-8 mengajak pemimpin negara lain menolak nasionalisme vaksin.

"Vaksin merupakan barang publik sehingga tidak boleh ada pembatasan terhadap produksi dan distribusi. Komisi IX DPR sejalan dengan sikap presiden yang menolak nasionalisme vaksin," katanya.

Ia menilai ada beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah untuk mencegah kekurangan stok vaksin karena ada embargo dari negara produsen. Pertama, tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Berikutnya, pemerintah membuat penyesuaian penerima vaksin harus benar-benar tepat sasaran dan orang yang berisiko tinggi, seperti lanjut usia dan tenaga pendidik.

"Kemudian, pemerintah sudah saatnya memberikan kesempatan selebar-lebarnya dan seluas-luasnya untuk pengembangan vaksin dalam negeri," katanya.

Ia melihat, pemerintah sudah berupaya memenuhi kebutuhan stok vaksin. Kemenlu dan Kemenkes katanya telah melakukan upaya diplomasi dalam pemenuhan kebutuhan stok vaksin.

Kedatangan
Kedatangan vaksin. (Foto: Tangkapan Layar)

Menteri Kesehatan Budi Sadikin dinilai telah menjalankan berbagai upaya untuk menjaga pasokan vaksin. Seperti, negosiasi dengan Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI) dan juga AstraZeneca. Pemerintah pun meminta GAVI dan AstraZeneca memenuhi komitmen dalam penyediaan vaksin. Khusus terkait AstraZeneca, pemerintah sudah melakukan pembicaraan tingkat tinggi di level bilateral.

Langkah lainnya, pemerintah mendorong pengadaan vaksin gotong-royong. Pengadaan untuk vaksin gotong-royong saat ini sudah mendapatkan komitmen dari Sputnik (Rusia), Cansino, dan Sinopharm,

Sebelumnya, sebanyak 1,1juta vaksin AstraZeneca produksi SK Bioscience Co, Ltd, Republic of Korea telah tiba di Indonesia, yang merupakan dukungan COVAX Facility. COVAX adalah sebuah inisiatif global untuk memberikan akses setara bagi seluruh masyarakat di dunia dalam mendapatkan vaksin COVID-19.

Vaksin telah didistribusikan ke beberapa kabupaten/kota di 7 provinsi, yakni Kepulauan Riau, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, Ogan Komering Ilir, Jakarta dan Maluku, serta bagi TNI/POLRI di seluruh provinsi. Vaksin AstraZeneca yang telah didistribusikan tersebut memiliki Expired Date 31 Mei 2021. Vaksin COVID-19 AstraZeneca harus disimpan pada suhu 2 sd 8C. Vaksin dapat digunakan sampai 6 jam setelah vial dibuka. (Pon)

Baca Juga:

Vaksinasi Lansia di DKI Paling Tinggi Se-Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tolak Hasil KLB Demokrat, Mahfud Sebut Tudingan Miring ke Pemerintah Terbantahkan
Indonesia
Tolak Hasil KLB Demokrat, Mahfud Sebut Tudingan Miring ke Pemerintah Terbantahkan

Menko Polhukam, Mahfud MD menepis anggapan yang menyebut pemerintah lambat dalam menangani kisruh Partai Demokrat di bidang hukum administrasi negara. Mahfud menilai kinerja pemerintah terkait kisruh PD sudah cepat.

DPD: Pemerintah Harus Cepat Tanggap Atasi Banjir Kalsel
Indonesia
DPD: Pemerintah Harus Cepat Tanggap Atasi Banjir Kalsel

Dia juga meminta BNPB dan Kemensos segera bertindak cepat dalam mengatasi banjir yang terjadi, serta dapat segera mengirimkan bantuan yang diperlukan masyarakat.

Anggota Brimob Tewas Ditembak Kelompok Teroris di Poso
Indonesia
Anggota Brimob Tewas Ditembak Kelompok Teroris di Poso

Baku tembak kembali terjadi antara Satgas Madago Raya dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di wilayah Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

[HOAKS atau FAKTA]:  Anak 4 Tahun Ikut Ibunya Dipenjara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anak 4 Tahun Ikut Ibunya Dipenjara

Akun Facebook bernama Joes Andy membagikan sebuah gambar yang di dalamnya terdapat foto artis Gisella Anastasia dan foto seorang ibu beserta anaknya di balik jeruji penjara.

 Pasar Ramadan di Yogyakarta Diminta Terapkan Sistem Drive Thru
Indonesia
Pasar Ramadan di Yogyakarta Diminta Terapkan Sistem Drive Thru

Acuan zona risiko penularan yang akan dijadikan acuan adalah aturan zonasi berdasarkan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro

Jawaban Juliari Ditanya Jaksa Bayar Pedangdut Cita Citata Rp150 Juta
Indonesia
Jawaban Juliari Ditanya Jaksa Bayar Pedangdut Cita Citata Rp150 Juta

Hal itu disampaikan Juliari dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap bansos COVID-19 dengan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/3).

KAI Cirebon Kembali Operasikan Dua KA Tujuan Jakarta
Indonesia
KAI Cirebon Kembali Operasikan Dua KA Tujuan Jakarta

Sebelumnya, KA Ranggajati relasi Cirebon - Jember sudah lebih dulu dioperasikan pada 12 Juni kemarin.

Kasus COVID-19 Melonjak, Aljazair Kembali Berlakukan Pembatasan
Dunia
Kasus COVID-19 Melonjak, Aljazair Kembali Berlakukan Pembatasan

Pemerintah Aljazair akan memberlakukan kembali pembatasan untuk memerangi penyebaran COVID-19 mulai 17 November.

Positif COVID-19, Bupati Bogor Minta Dinkes Tracing Orang di Sekitarnya
Indonesia
Positif COVID-19, Bupati Bogor Minta Dinkes Tracing Orang di Sekitarnya

ia meminta kepada pihak terkait untuk melakukan tracing terhadap siapa saja yang kontak erat dalam beberapa hari terakhir.

Pemprov DKI Tak Beri Celah Warga Mudik Lebaran
Indonesia
Pemprov DKI Tak Beri Celah Warga Mudik Lebaran

Pemprov DKI Jakarta akan melakukan antisipati aksi curang warga dengan memilih jalur kampung untuk dapat mengelabui petugas agar lolos dari larangan mudik Idulfitri 2021.