Negara Akan Memastikan Hak Anak Terpenuhi Saat Pandemi COVID-19 Ilustrasi anak-anak (Foto: Pixabay/StartupStockPhotos)

Merahputih.com - Pemerintah akan memastikan hak setiap anak Indonesia terpenuhi selama pandemi COVID-19 melanda Tanah Air dan juga dunia.

"Dalam kondisi pandemi COVID-19 saat ini, negara akan memastikan anak-anak harus terpenuhi haknya," ujar Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Abetnego Tarigan saat menghadiri Pemberian Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Anak dalam Rangka Hari Anak Nasional Tahun 2020 di Cibubur, Jakarta, Sabtu (11/7).

Pandemi COVID-19 tidak hanya berdampak pada orang dewasa melainkan juga anak-anak. Merebaknya virus ini menimbulkan dampak signifikan pada melemahnya perekonomian keluarga.

Baca Juga

Solo Wajibkan Ibu Hamil Positif COVID-19 Harus Operasi Sesar

Akibatnya anak-anak juga turut merasakan berbagai efek negatif dari situasi saat ini seperti tak terpenuhinya asupan gizi yang merupakan hak dasar.

"Anak-anak adalah salah satu kelompok paling rentan terdampak wabah virus corona," ucap Abetnego.

Pemerintah akan memastikan setiap anak Indonesia terpenuhi kebutuhan dan haknya. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dengan menyalurkan paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak secara langsung.

Menurutnya, pemenuhan gizi anak ini sangat penting demi mencapai pertumbuhan fisik, apalagi Indonesia sedang gencar melaksanakan program pencegahan stunting.

Abetnego mengatakan isu kesehatan anak khususnya stunting juga menjadi prioritas kerja Kantor Staf Presiden (KSP). "Bantuan ini sangat penting karena pencegahan stunting merupakan investasi pembangunan sumber daya manusia dalam jangka panjang," ungkap Abetnego.

Selain itu, tema Hari Anak Nasional "Melindungi Anak Indonesia Maju" menjadi momentum bersama untuk memberikan perhatian dan perlindungan terhadap anak Indonesia. Oleh karena itu KSP akan memastikan setiap program dan kegiatan strategis lintas K/L menyasar pada perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak.

Sementara itu ditempat yang sama Menteri PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Bintang Puspayoga menjelaskan perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama.

Suasana belajar mengajar di salah satu sekolah di Kota Surabaya, Jatim. (FOTO ANTARA/HO/Humas Pemkot Surabaya)
Suasana belajar mengajar di salah satu sekolah di Kota Surabaya, Jatim. (FOTO ANTARA/HO/Humas Pemkot Surabaya)

Dalam kondisi khusus saat ini, diperlukan upaya pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak agar tetap dapat bertahan dan berdaya untuk dapat melalui pandemi ini.

"Dengan adanya COVID-19, risiko tidak terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan ini pun menjadi lebih tinggi," jelas Bintang.

Selain gizi, anak juga memiliki kebutuhan akan pendidikan dan pengasuhan yang baik dan bebas dari diskriminasi, kekerasan, eksploitasi dan perlakuan salah lainnya. Penyaluran paket pemenuhan kebutuhan spesifik bagi anak ini merupakan upaya negara agar anak Indonesia tetap dapat melalui pandemi ini dengan keadaan sehat.

Penyaluran paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak secara langsung ini juga dimanfaatkan untuk melihat kondisi masyarakat selama masa pandemi, khususnya kondisi kesehatan serta kondisi sosial dan ketahanan ekonominya. Selain itu, kesempatan ini juga untuk memastikan pemenuhan hak anak untuk tetap sekolah tetap terpenuhi.

Baca Juga

Antrean Perpanjangan SIM Membludak hingga Timbulkan Kerumunan Warga

Pemberian paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak kali ini antara lain dilakukan di lokasi TPS Bantar Gebang dan akan diberikan kepada 1.000 anak dari berbagai kelompok umur. Selain itu lebih dari 900 paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak juga dibagikan untuk wilayah Depok dan Cibubur.

Selain bantuan paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak, pemerintah sudah memberikan bantuan melalui berbagai program seperti bantuan langsung tunai, dana desa, program keluarga harapan dan lainnya untuk masyarakat terdampak COVID-19. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengacara Djoko Tjandra Minta Perlindungan LPSK
Indonesia
Pengacara Djoko Tjandra Minta Perlindungan LPSK

LPSK memanggil Anita Kolopaking untuk dimintai keterangan

Salat Jumat Dengan Protokol Kesehatan COVID-19
Foto
Salat Jumat Dengan Protokol Kesehatan COVID-19

Pemerintah Kabupaten Tangerang membuka kembali tempat ibadah dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19

Gempa Majene, Ketua DPD Minta Pemerintah Pusat Cepat Hadir di Lokasi
Indonesia
Gempa Majene, Ketua DPD Minta Pemerintah Pusat Cepat Hadir di Lokasi

La Nyalla berharap musibah ini bisa segera diatasi dan masyarakat bisa kembali beraktivitas.

Hadapi Liburan Panjang, KAI Daop 6 Tambah 12 Perjalanan KA
Indonesia
Hadapi Liburan Panjang, KAI Daop 6 Tambah 12 Perjalanan KA

Guna menjaga jarak selama perjalanan, KAI juga hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

 Aparat Didesak Tangkap Pelaku Teror Diskusi 'Pemberhentian Presiden'
Indonesia
Aparat Didesak Tangkap Pelaku Teror Diskusi 'Pemberhentian Presiden'

Salah satu pemateri yang mendapat teror adalah Guru Besar FH UII Prof Ni'matul Huda. Acara Diskusi dan Silaturahmi Bersama Negarawan (Dilawan) itu rencananya digelar melalui aplikasi zoom meeting.

Usai Raih WTP, Kejagung Diingatkan Kasus Jiwasraya dan Djoko Tjandra
Indonesia
Usai Raih WTP, Kejagung Diingatkan Kasus Jiwasraya dan Djoko Tjandra

WTP merupakan langkah yang cukup baik bagi Kejagung

Mulai 1 Juli Pemprov DKI Larang Penggunaan Kantong Plastik
Indonesia
Mulai 1 Juli Pemprov DKI Larang Penggunaan Kantong Plastik

Pengelola wajib memberitahukan aturan itu kepada seluruh pelaku usaha

Misa Natal di Katedral Jakarta Hanya Diikuti Jemaah Yang Miliki QR Code
Indonesia
Misa Natal di Katedral Jakarta Hanya Diikuti Jemaah Yang Miliki QR Code

Misa Natal tatap muka hanya boleh diikuti oleh anggota keluarga Paroki Gereja Katedral Jakarta yang berusia 18 tahun hingga 59 tahun dan telah mendaftar secara daring sebelumnya.

Lebih dari 1.000 Penyintas COVID-19 di DKI Donorkan Plasma Konvalesen
Indonesia
Lebih dari 1.000 Penyintas COVID-19 di DKI Donorkan Plasma Konvalesen

Darah itu nantinya diperuntukan bagi warga yang membutuhkan dalam penanganan medis

Polisi Hadirkan Lebih dari 25 Saksi Saat Rekonstruksi di Tol Japek
Indonesia