NBA 2K20 Jadi Game dengan Rating Terburuk Kedua di Steam Belum lama rilis, NBA 2K20 meraih sesuatu yang seharusnya tak diraihnya (Foto: WallpaperCave)

BARU saja rilis tanggal 6 September 2019, NBA 2K20 sudah meraih pencapaian yang cukup memalukan. Kini franchise permainan basket terkenal itu menjadi game dengan rating terendah kedua setelah FlatOut 3: Chaos & Destruction.

FlatOut 3 memang pantas diberi rating buruk, itu karena berbagai masalah teknis dalam game. Berbeda kasus dengan game NBA 2K20. Game ini memperoleh banyak ulasan buruk dari karena alasan microtransaction.

Baca juga:

NBA 2K20 Dirilis, Cek Trailer untuk 'Gameplay' Terbarunya

NBA 2K20 Jadi Game dengan Rating Terburuk Kedua di Steam
Gamer geram dengan adanya fitur microtransaction dalam game (Foto: MP/Andrew Septian)

Ya, microtransaction atau fitur pembelian di dalam game. Menjadi yang sangat dibenci oleh para pemain game. Bagaimana tidak? Dengan adanya fitur tersebut, terkadang gamer seakan dipaksa untuk mengeluarkan uang lebih. Padahal mereka sudah membeli game tersebut. Tapi demi mendapatkan keuntungan, pengembang game menjual barang-barang virtual yang dapat mempengaruhi permainan.

Hal tersebut yang terjadi dalam game NBA 2K20. Selaku pengembang game, 2K, membuat mata uang virtual bernama Virtual Currency (VC). Mata uang tersebut yang nantinya digunakan untuk membeli barang seperti sepatu, seragam, hingga animasi slam dunk saat bermain.

Selain itu, hal lain yang membuat para gamer geram yaitu VC juga diperlukan untuk meningkatkan status pemain di mode karir NBA 2K20. Tak hanya itu, gamer juga membutuhkan VC untuk membuka karakter baru di mode multiplayer. Meski gamer dapat memperoleh VC saat bermain, artinya orang yang rela mengeluarkan uang lebih memiliki keuntungan dibandingkan yang tidak.

Satu lagi hal yang makin membuat geram gamer, adalah karakter yang didapatkan bersifat acak. Sistem ini dianggap banyak orang sama seperti berjudi. Beberapa hal tersebut membuat para gamer banyak memberikan ulasan dengan rating buruk tanpa berpikir panjang.

Baca juga:

Electronic Arts Dikomplain 'Gamer' sampai Pecahkan Rekor Dunia

NBA 2K20 Jadi Game dengan Rating Terburuk Kedua di Steam
Pencapaian EA yang memalukan tercatat dalam buku rekor dunia Guinness (Foto: Reddit -amsha-)

Sangat membingungkan kenapa 2K membuat adanya fitur microtransaction dalam game NBA 2K20. Padahal kasus yang serupa belum lama terjadi. Pengembang game ternama Electronic Arts, baru saja tercatat dalam buku Guinness Record karena fitur serupa. Unggahan EA di situs Reddit menjawab komplain soal Star Wars Battlefront 2, yang mendapatkan downvotes terbanyak di situs.

Pencapaian EA seharusnya menjadi pelajaran bagi para pengembang game lain agar tidak terlalu tergiur dengan keuntungan in-game purchase. Namun 2K mengulangi kesalahan yang dilakukan EA. Alhasil, mendapatkan perlakuan yang serupa dari para gamer.

NBA 2K20 memperoleh skor 1,47 dari total 2.945 suara. Tepat dibawah Flatout 3 yang memiliki skor 1,37 dari total 2.249 suara. Skor NBA 2K20 masih dapat berubah, entah ke arah yang baik atau buruk. Tidak menutup kemungkinan bahwa NBA 2K20 akan menyusul Flatout 3 menjadi game dengan rating terburuk. (sep)

Baca juga:

Sejarah Baru, Pebasket WNBA Ramaikan NBA 2K20


Tags Artikel Ini

Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH