Natalius Pigai Dilaporkan atas Dugaan Penyebaran SARA Ilustrasi - Polisi (ANTARA FOTO)

MerahPutih.com - Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Natalius dilaporkan karena diduga telah melakukan tindakan rasisme terhadap suku Minang melalui media sosial.

Natalius dilaporkan oleh seseorang bernama Aznil hari ini. Laporan Aznil diterima Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/0061/II/2021/Bareskrim tanggal 1 Februari 2021.

Baca Juga:

Kasus Natalius Pigai Ditangani Bareskrim, Masyarakat Papua Diminta Tak Lakukan Aksi

Laporan Aznil ini terkait cuitan akun Twitter @NataliusPigai2. Akun tersebut mengunggah berita berjudul "Bola Salju Ucapan Puan Semoga Sumbar Dukung Negara Pancasila".

Dalam unggahannya itu, akun @NataliusPigai2 mengatakan bahwa Minang anti-Pancasila dan jangan bermimpi bisa menjadi presiden. Cuitan itu diunggah pada 5 September 2020.

Selain itu, akun @NataliusPigai2 juga menyebut nama anggota DPR Fadli Zon. Natalius mengatakan, jika harapan Fadli Zon menjadi presiden sudah tertutup. Fadli Zon merupakan Ketua DPP Ikatan Keluarga Minang (IKP).

"Jk dianalisis: 1. Minang Anti Pancasila. 2. Minang jgn mimpi jd Presiden krn mrk labeli tdk Pancasilais. 3. Bro Fadli Zon harapanmu jd Presiden sdh ditutup. Mrk Kandangkan Minang sbg PARASIT ngr spt yg dilakukan Hitler pd Jahudi. KEJAM! Kekerasan Verbal," cuit Natalius dalam akun Twitter-nya.

Dokumentasi aktivitas Natalius Pigai (tengah). ANTARA FOTO/Reno Esnir
Dokumentasi aktivitas Natalius Pigai (tengah). ANTARA FOTO/Reno Esnir

Cuitan tersebutlah yang dipersoalkan Aznil. Dia menilai, cuitan tersebut diskriminatif terhadap suku Minang.

"Laporan kita sudah diterima oleh Bareskrim atas tindakan tidak menyenangkan atau diskriminatif terhadap suku Minang yang mengatakan bahwa suku Minang itu tidak bisa jadi presiden," kata Aznil di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/2).

Aznil mengaku sebagai warga suku Minang. Dia menilai menuturkan cuitan Natalius Pigai itu berpotensi membuat perpecahan. Dia mengatakan, laporan tersebut bertujuan untuk menjaga kesatuan NKRI.

"Ini adalah potensi akan terjadi perpecahan belah di bangsa negara kita. Potensinya besar," tuturnya.

Aznil mengaku dirinya dirugikan dengan cuitan tersebut. Dia juga merasa tidak nyaman dengan anggapan Natalius yang menyebut suku lain selain Jawa adalah budak.

Baca Juga:

LPSK Siap Lindungi Korban dan Saksi Kasus Rasisme terhadap Natalius Pigai

Aznil menyampaikan, dia sudah membawa hasil tangkapan layar cuitan Natalius Pigai di Twitter sebagai barang bukti.

Selain cuitan, dia juga membawa video untuk dijadikan barang bukti lain.

"Kita bawa video dan hasil Twitter beliau. Yang terdapat pada tanggal 27 malam Januari kemarin saya dapat hasil Twitter Pigai. (yang dilaporkan) Twitter dan videonya," ucapnya.

Sementara kuasa hukum Aznil, Bambang Sri Puji yang ikut mendampingi mengatakan, apa yang dikatakan Natalius dalam Twitter-nya itu hoaks. Bambang menyampaikan Natalius Pigai harus lebih banyak belajar sejarah. (Knu)

Baca Juga:

Bareskrim Janji Transparan Usut Dugaan Rasisme terhadap Natalius Pigai

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Seberapa Besar Kans Jokowi Dimakzulkan Gegara Kebijakan Corona?
Indonesia
Seberapa Besar Kans Jokowi Dimakzulkan Gegara Kebijakan Corona?

Di indonesia sejak amandemen UUD 1945 proses pemakzulan Presiden menggabungkan intermixture structural process

Polda Jateng Turun Tangan Atasi Klaster Piknik di Boyolali
Indonesia
Polda Jateng Turun Tangan Atasi Klaster Piknik di Boyolali

Polda Jawa Tengah bergerak terjun ke Dusun Gondang, Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali untuk melakukan tracing kasus klaster piknik di wilayah tersebut.

Rizieq Shihab Tak Hadiri Sidang Perdana Praperadilan
Indonesia
Rizieq Shihab Tak Hadiri Sidang Perdana Praperadilan

Rizieq Shihab disebut tidak akan menghadiri sidang perdana praperadilan penetapan tersangka kasus kerumunan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Begini Cara DKI Tumbuhkan Kembali Ekonomi di Tengah Pandemi
Indonesia
Begini Cara DKI Tumbuhkan Kembali Ekonomi di Tengah Pandemi

Ekonomi di Jakarta hingga kini masih melemah akibat pandemi virus corona.

Rapid Tes Massal, Delapan Warga Kota Cirebon Reaktif COVID-19
Indonesia
Rapid Tes Massal, Delapan Warga Kota Cirebon Reaktif COVID-19

Rapid tes dilakukan karena ada warga di daerah tersebut yang positif terpapar COVID-19

Gibran Awali Kampanye dengan Blusukan Online, Bajo Giat Internal
Indonesia
Gibran Awali Kampanye dengan Blusukan Online, Bajo Giat Internal

Dua paslon yang bertarung di Pilwakot Solo mulai memanfaatkan waktu kampanye dengan baik untuk mencari simpati warga.

Selama AKB, Masyarakat Diminta Berwisata Secara Aman
Indonesia
Selama AKB, Masyarakat Diminta Berwisata Secara Aman

Kemenparekraf juga sudah menggandeng setiap pemangku kepentingan di industri pariwisata

Satu Pedagang Sayur Pasar Beringharjo Yogyakarta Positif COVID-19
Indonesia
Satu Pedagang Sayur Pasar Beringharjo Yogyakarta Positif COVID-19

Petugas kemudian melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi pedagang berjualan.

Nasib Pembukaan Bioskop Ada di Pergub PSBB Total
Indonesia
Nasib Pembukaan Bioskop Ada di Pergub PSBB Total

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparekraf DKI Gumilar Ekalaya menyampaikan, bila Pergub PSBB total sudah keluar, akan dipastikan hiburan bioskop ditunda.

Di Ulang Tahunnya ke-130, Bio Farma Mulai Uji Klinis Tahap Ketiga Vaksin COVID-19
Indonesia
Di Ulang Tahunnya ke-130, Bio Farma Mulai Uji Klinis Tahap Ketiga Vaksin COVID-19

Vaksin COVID-19 inilah yang sebenarnya sangat ditunggu oleh hampir semua negara