Selebritas
Nasihat Tompi untuk Masyarakat yang Pilih-pilih Vaksin COVID-19 Tompi angka bicara perihal masyarakat yang pilih-pilih vaksin (Foto: instagram @dr_tompi)

MUSISI sekaligus dokter Teuku Adifitrian atau yang lebih dikenal dengan Tompi, belum lama ini mengajak masyarakat agar bijak saat melakukan vaksinasi COVID-19.

Tompi menjelaskan bahwa masyarakat sebaiknya menggunakan jenis vaksin sesuai ketersediaan di lokasi terdekat. Tidak perlu khawatir jenis vaksin apa yang akan digunakan.

Baca Juga:

Seorang Pria Terima 5 Dosis dari 3 Vaksin COVID-19 Berbeda

"Kalau saya pribadi, sih, enggak milih-milih. Apa yang ada, saya ambil saja dulu. Jadi enggak milih harus Pfizer, Sinovac, AstraZeneca, atau Moderna. yang penting sekarang tervaksin terlebih dahulu," ujar Tompi, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Bagi Tompi, tidak bijak rasanya bila masyarakat memilih-milih vaksin. (Foto: pixabay/wir_pix)

Belakangan ini, banyak masyarakat yang 'memburu' vaksin Pfizer. Hal itu lantaran vaksin Pfizer dianggap lebih baik dibanding dengan vaksin lainnya. Vaksin ini buatan Amerika Serikat, yang sudah tiba di Indonesia sebanyak 1.560.780 juta dosis pada Kamis (20/8).

Menurut laman covid-19.go.id, tingkat efikasi vaksin Pfizer pada usia di atas 16 tahun mencapai 95,5 persen. Kemudian untuk usia 12-15 tahun sebesar 100 persen.

Baca Juga:

Dokter Reisa Angkat Bicara Seputar Mitos Vaksin dan COVID-19

Menurut Tompi, nilai efikasi suatu jenis vaksin, dapat berubah-ubah tergantung situasi dan kondisi. Karenanya, bagi Tompi sebaiknya masyarakat tak perlu meributkan dan berebut vaksin Pfizer hanya karena nilai efikasi lebih tinggi dibanding jenis vaksin lainnya.

"Perkara efikasinya, ada yang 98 persen, 96 persen, 60 sampai 70 persen. Kalau kita amati, angka itu juga kan terus berubah-ubah," ungkap Tompi.

Tompi menjelaskan berdasarkan data-data yang diluncurkan beberapa waktu lalu tentang bagaimana efikasi Sinovac terhadap virus COVID-19. Data tersebut menjelaskan efikasi vaksin Sinovac tadinya tidak terlalu tinggi yaitu sekitar 60 persen. Tapi Sinovac terbukti cukup efektif, begitu juga varian-varian tertentu.

Kemudian, pria yang berkarir sebagai penyanyi dan dokter itu mengingatkan COVID-19 bukanlah penyakit baru. Jadi masih terus dilakukan penelitian jangka panjang yang cukup kompleks.

Menurut Tompi, masyarakat sebaiknya mendapatkan vaksin sesuai ketersediaan. (Foto: pixabay/geralt)

Karena itu, untuk saat ini, lebih bijak apabila masyarakat mendapatkan vaksin sesuai ketersediaan di lokasi vaksin terdekat.

Menurut Tompi, karena ketersediaan vaksin yang terbatas dan populasi penduduk Indonesia sangat banyak, tidak bijak apabila masyarakat menunda vaksinasi karena ingin memilih jenis vaksin tertentu.

Tompi pun berpendapat sebaiknya orang sehat bisa mengalah dan mendahulukan kelompok penerima yang direkomendasikan pemerintah untuk mendapat vaksin Pfizer. (ryn)

Baca Juga:

Sejumlah Pengelola Mal Dukung Penuh Aturan Pengunjung Wajib Vaksin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Risiko Membangun Bisnis Bersama Sahabat
Fun
Risiko Membangun Bisnis Bersama Sahabat

Tetap ada rintangan walau rekan bisnismu ialah sahabatmu.

Alat Pemanen Air untuk Wilayah dengan Kondisi Kekurangan Air
Fun
Alat Pemanen Air untuk Wilayah dengan Kondisi Kekurangan Air

Panel yang bisa memanen air di daerah perkotaan.

Vaksinasi COVID-19 Dimulai, Apakah Pandemi Berakhir?
Hiburan & Gaya Hidup
Vaksinasi COVID-19 Dimulai, Apakah Pandemi Berakhir?

Antibodi baru terbentuk 14 hari setelah diberikan vaksin kedua COVID-19.

MSI Perluas Kategori Laptopnya di 2021
Fun
MSI Perluas Kategori Laptopnya di 2021

Tidak hanya berfokus pada laptop gaming, MSI akan menjangkau lebih banyak pasar.

Gorila di Zoo Atlanta, Positif Terkena COVID-19
Fun
Gorila di Zoo Atlanta, Positif Terkena COVID-19

Pengujian dimulai dan sampel usap tinja, hidung, dan mulut dikirim ke Laboratorium Diagnostik Hewan Athena

Baikal Zen, Fenomena Batuan Mengambang di Atas Air
Fun
Baikal Zen, Fenomena Batuan Mengambang di Atas Air

Fenomena ini terjadi di Danau Baikal Siberia.

‘Alice in Borderland’, Bertahan Hidup lewat Lika-Liku Permainan
ShowBiz
‘Alice in Borderland’, Bertahan Hidup lewat Lika-Liku Permainan

Banyak penggemar yang sudah tidak sabar menyaksikan musim kedua Alice in Borderland.

Kehadiran BPRS di Tengah Pertumbuhan Perusahaan Fintech
Fun
Kehadiran BPRS di Tengah Pertumbuhan Perusahaan Fintech

Pertumbuhan BPRS di Indonesia masih mendapat banyak tantangan.

Telkomsel dan Huawei Perluas Jaringan 4G LTE di Perdesaan
Hiburan & Gaya Hidup
Telkomsel dan Huawei Perluas Jaringan 4G LTE di Perdesaan

Dukung Pemerataan Konektivitas Broadband, Telkomsel dan Huawei Indonesia Perluas Jaringan 4G LTE di Kawasan Pedesaan

Arsy Widianto dan Tiara Andini Rilis Lagu Kolaborasi 'Diam-Diam'
ShowBiz
Arsy Widianto dan Tiara Andini Rilis Lagu Kolaborasi 'Diam-Diam'

Lagu Diam-Diam berkisah tentang proses awal seorang Arsy Widianto, mulai mendekati Tiara Andini