Nasihat Jokowi untuk Diplomat Muda Indonesia Presiden Joko WIdodo (kiri) didampingi Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi (kanan). (Antara Foto/Wahyu Putro A)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo bertemu dengan para diplomat muda Indonesia di Kantin Diplomasi, Kementerian Luar Negeri di Jakarta usai membuka Rapat Kerja Kepala Perwakilan.

Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi mendorong para diplomat muda di Kementerian Luar Negeri untuk memahami isu-isu yang menjadi kepentingan Indonesia.

Menurut Jokowi, menjadi diplomat pada zaman ini tidaklah mudah dan tantangan yang harus dihadapi diplomat Indonesia pada masa yang akan datang lebih besar lagi.

Presiden Jokowi berbincang santai dengan para diplomat muda sambil menikmati makanan dan minuman di Kantin Diplomasi Kementerian Luar Negeri.

Sebelumnya, seperti dilansir Antara, dalam sambutan pada Raker Kepala Perwakilan, Jokowi mengakui bahwa menjadi diplomat pada zaman sekarang tidaklah mudah dan tugas diplomat makin tidak mudah karena banyaknya ketidakpastian yang terjadi di dunia.

"Konflik dan perang banyak terjadi di dunia. Krisis kemanusiaan dan pengungsian juga terus terjadi. Kejahatan lintas negara dan terorisme mengancam semua negara, bukan hanya Indonesia. Persaingan ekonomi yang semakin tajam dan semua negara ingin jadi pemenang. Kecenderungan proteksionis semakin meningkat, baik dalam bentuk hambatan tarif dan non-tarif. Inilah tantangan yang harus kita hadapi. Tantangan bagi diplomat," ucap Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, pendekatan baru diplomasi diperlukan untuk mengutamakan kepentingan masyarakat Indonesia.

"Kita perlu diplomasi yang cepat, responsif, dan tanggap. Bukan lagi diplomasi yang membuang uang, tetapi yang menghasilkan uang. Diplomasi yang berpihak pada kepentingan masyarakat," ujar Jokowi.

Presiden juga menekankan bahwa diplomasi Indonesia harus dapat membela dan menjaga kedaulatan negara serta berkontribusi bagi perdamaian dan kesejahteraan dunia. (*)



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH