NasDem Sindir Telak Anies, Buru-Buru Amat Pengin Jadi Presiden Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Partai NasDem menyindir langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk ikut maju dalam pertarungan Pilpres 2019 terlalu terburu-buru. Anies dinilai belum berhasil merealisasikan janji-janjinya selama Pilkada DKI selama menjabat sebagai gubernur sampai saat ini.

"Kenapa buru-buru? kan masih muda. Masih lebih muda dari saya loh itu satu tahun lebih muda dari saya. Wong saya saja belum mau jadi gubernur, kok dia malah mau jadi presiden. Ya, jangan terlalu buru buru," kata Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (9/7).

Prabowo Subianto dan Anies Baswedan
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat mengusung pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilkada DKI 2017 silam. (MerahPutih/Dery Ridwansyah)

Meski demikian, Bestari tidak melarang jika akhirnya benar Anies memilih naik kelas meninggalkan jabatannya sebagai Gubernur DKI. "Kalau dari saya gini ya, hak untuk mencalonkan diri itu adalah menjadi hak orang perorangan yang tidak di halang-halangi hukum sekalipun," imbuh dia.

Bestari hanya saja mengingatkan Anies untuk tetap memimpin Jakarta sampai seluruh janji kampanyenya lalu terwujud. "Selesaikan masalah Jakarta kan masih banyak contohnya masalah pelayanan umum yang masih harus di tingkatkan," ujar dia.

Tak hanya selesaikan janji saat kampanye, kata Bestari, Anies juga harus mengkoordinasikan kebijakan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar berjalan dengan baik.

"Hari ini aja kan kita masih melihat bahwa ada 13 triliun yang belum terbelanjakan, kalau kemudian konsentrasi terpecah, akhirnya keluhan masyarakat ya kembali lagi itu haknya. Tapi amanahnya selesaikan," tandas politikus NasDem. (Asp)

Baca Juga: Anies Baswedan Nyatakan Siap Tantang Jokowi di Pilpres 2019

Kredit : asropih


Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH