Nasdem Sentil PDIP: Kalau Mau Revisi UU Pemilu Ya Total! Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya (MP/Kanu)

MerahPutih.com - Anggota DPR Fraksi Partai Nasdem Willy Aditya menegaskan, konsistensi partainya dalam pembahasan Rancangan Undang-undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu). Hal tersebut disampaikan Willy menyikapi langkah sejumlah parpol koalisi pemerintah di DPR yang mengusulkan untuk kembali membuka opsi RUU Pemilu namun tidak mengubah jadwal pilkada.

"Kalau Nasdem prinsipnya kemarin untuk menjaga keutuhan koalisi ya konsisten, kalau tidak revisi ya tidak sama sekali. Kalau mau revisi ya revisi total seperti usungan komisi II. Jangan mempermainkan aspirasi rakyat," kata Willy kepada wartawan, Kamis, (25/2).

Baca Juga:

PPP Nilai UU Pemilu Tidak Perlu Direvisi

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR ini menagih konsistensi para parpol di DPR yang sebelumnya menolak untuk membahas RUU Pemilu dengan sejumlah alasan.

"Kemarin alasannya ini undang-undang belum di jalankan, harus konsisten dong. Kalau Nasdem sudah mengambil keputusan, ya itu lah konsistensi yang dibutuhkan," ujarnya.

Anak buah Surya Paloh ini memastikan, sikap partainya yang mengedepankan persatuan dan keutuhan koalisi dalam pembahasan RUU Pemilu. "Kalau kita kemudian lari-lari kecil itu kan namanya lucu-lucuan saja mempermainkan rakyat itu namanya," tegasnya.

Ilustrasi Pilkada
Ilustrasi Pilkada. (Foto: Antara)

Willy kembali mengingatkan, alasan partainya kala itu setuju untuk membahas RUU pemilu. Menurutnya, keinginan Nasdem untuk membahas RUU Pemilu lantaran ingin mematangkan demokrasi.

"Tapi sejauh ini kita ikut apa yang diminta oleh pemerintah, tidak perlu revisi ya tidak. Kemarin kita kenceng minta revisi yang lain tidak mau. Ini kan kadang-kadang yang kaya gini. Kita harus jaga saling hormat dan harus pro satu sama yang lain, itu kan inisiasi bersama revisi ini," pungkasnya.

Baca Juga:

Alasan PAN Tolak Revisi UU Pemilu

Sebelumnya, sejumlah parpol koalisi pemerintahan mendadak kembali membuka opsi untuk melakukan revisi UU Pemilu. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDI Perjuangan mendukung kembali dilanjutkanya revisi namun tanpa mengubah jadwal Pilkada. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Diminta Bikin Skema untuk Penerima Booster yang Tak Punya Gadget
Indonesia
Pemerintah Diminta Bikin Skema untuk Penerima Booster yang Tak Punya Gadget

Legislator dapil Jawa Barat VIII itu meminta pemerintah memastikan stok vaksin yang akan digunakan untuk booster

Riza Patria Minta Fatayat NU DKI Berperan Aktif Bangun Jakarta
Indonesia
Riza Patria Minta Fatayat NU DKI Berperan Aktif Bangun Jakarta

Fatayat NU DKI harus juga menjadi motor penggerak peningkatan SDM melalui diklat

Tak Ada PPKM Darurat, Pelajar Pangkalpinang Bakal Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Tak Ada PPKM Darurat, Pelajar Pangkalpinang Bakal Sekolah Tatap Muka

Secara tegas membatasi jumlah peserta dan memantau pelaksanaan sesuai aturan kesehatan

Indonesia Pimpin G20, Pemerintah Tidak Toleransi Ancaman Yang Bakal Rusak Citra
Indonesia
Indonesia Pimpin G20, Pemerintah Tidak Toleransi Ancaman Yang Bakal Rusak Citra

Mahfud menegaskan, evaluasi terhadap situasi pandemi akan dilakukan dua bulan sebelum acara berlangsung. Tidak hanya itu, penyelenggara juga akan memastikan jumlah penduduk yang divaksin di Indonesia akan mencapai di atas 80 persen sebelum acara G20 berlangsung.

PTM Bubar, Satpol PP Patroli Pantau Pelajar
Indonesia
PTM Bubar, Satpol PP Patroli Pantau Pelajar

Para pelajar diminta segera pulang ke rumah masing-masing usai PTM di sekolah selesai, mengingat kondisi masih pandemi COVID-19.

KPK Lantik 18 Pegawai Lulus Diklat Bela Negara Jadi ASN
Indonesia
KPK Lantik 18 Pegawai Lulus Diklat Bela Negara Jadi ASN

Para pegawai ini sebelumnya telah mengikuti diklat Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan di Universitas Pertahanan (Unhan). Mereka telah mendapatkan materi diklat meliputi studi dasar, inti, dan pendukung.

AHY Maafkan Eks Kader Demokrat Penggugat AD/ART yang Mengakui Kesalahan
Indonesia
AHY Maafkan Eks Kader Demokrat Penggugat AD/ART yang Mengakui Kesalahan

Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan memaafkan mantan kader penggugat AD/ART PD ke Mahkamah Agung (MA) yang mengakui kesalahan dan ingin kembali.

Lokataru Nilai Proses Vaksinasi di Tanah Air Banyak Kekurangan
Indonesia
Lokataru Nilai Proses Vaksinasi di Tanah Air Banyak Kekurangan

Kondisi ini menunjukan inkompetensi Pemerintah

Kendala PDIP Lobi Fraksi Lain Ikut Gulirkan Hak Interpelasi Formula E
Indonesia
Kendala PDIP Lobi Fraksi Lain Ikut Gulirkan Hak Interpelasi Formula E

Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta masih melakukan lobi kepada fraksi lain agar mau ikut bersama-sama menggulirkan hak interpelasi Formula E.

Perkiraan Cuaca DKI Jakarta Sepanjang Kamis
Indonesia
Perkiraan Cuaca DKI Jakarta Sepanjang Kamis

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca Jakarta cerah berawan sepanjang hari Kamis (22/7).