NasDem Sebut Pilkada Bisa Berdampak Serius Jika Tetap Digelar pada 2024 Sekretaris Fraksi Partai Nasdem, Saan Mustopaa - Antara

MerahPutih.com - Sekretaris Fraksi Partai Nasdem, Saan Mustopa mengatakan, pihaknya menyetujui ketentuan dalam draf Revisi Undang-undang Pemilu terkait pelaksanaan Pilkada 2022 dan 2023.

Menurut Saan, pilihan paling rasional adalah menggelar Pilkada pada 2022 dan 2023, ketimbang 2024 seperti yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pilkada.

Baca Juga

Partai Gelora Usul Pilkada Serentak Digelar 2024

"Kalau alasan pandemi COVID-19 kan kita bisa jawab, tahun 2020 saja ketika puncak pandemi kita bisa lakukan Pilkada dengan baik bahkan protokol kesehatan juga sampai 96 persen," kata Saan dalam diskusi daring, Sabtu (30/1).

Dia menyebut, ada hal-hal teknis kepemiluan yang dapat berdampak serius apabila Pilkada tetap dilaksanakan pada 2024. Yakni tahapan Pileg dan Pilpres yang berhimpitan secara tenggat waktu.

"Misalnya pungut hitung Pileg dan Pilpres di bulan April, tapi itu juga masih ada tahapan berikutnya, ada perselisihan di MK (Mahkamah Konstitusi). Disaat yang sama, tahapan Pilkada sudah berlangsung, kira-kira sudah masuk tahapan calon perseorangan bahkan sudah pemutakhiran data," ujarnya.

Ilustrasi Pilkada

Wakil Ketua Komisi II DPR ini mengingatkan, Pilpres 2024 bisa terjadi dua putaran sehingga memakan waktu yang cukup panjang. Pasalnya, Presiden Jokowi tidak akan maju kembali yang membuat semua partai berangkat dari titik yang sama.

"Karena berangkat sama-sama dari nol. Anggaplah putaran kedua di Juli, Agustus itu sudah masuk tahapan Pilkada yang justru juga buat partai cukup melelahkan. Di satu sisi belum selesai Pileg dan Pilpres, disatu sisi sudah masuk ke tahapan pendaftaran calon (Pilkada)," ungkapnya.

Untuk itu, Fraksi partai besutan Surya Paloh itu kekeh pelaksanaan Pilkada serentak digelar pada 2022 dan 2023.

"Kita kesampingkan lah asumsi-asumsi politik bahwa yang 2022 mau memberikan panggung terhadap para kandidat capres misalnya, atau yang pengen 2024 pengen menghilangkan panggung bagi panggung capres. Kita hilangkan itu," tutup Saan. (Pon)

Baca Juga

Kemendagri Tegaskan Pilkada Serentak Tetap Diadakan pada 2024

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pangdam Pastikan Wisma Atlet Siapkan Ribuan Kamar untuk Pasien OTG di Jakarta
Indonesia
Pangdam Pastikan Wisma Atlet Siapkan Ribuan Kamar untuk Pasien OTG di Jakarta

Angka penularan COVID-19 di DKI Jakarta sangat tinggi dengan ribuan orang terpapar setiap harinya.

Sebut Jokowi Orang Lapangan, Wagub Jakarta Laksanakan Perintah Kendalikan COVID-19
Indonesia
Sebut Jokowi Orang Lapangan, Wagub Jakarta Laksanakan Perintah Kendalikan COVID-19

"Pak Jokowi itu orang lapangan, tahu betul bagaimana kondisinya," ucap Wagub Riza.

Polisi Tertibkan Balap Liar Serta Tongkrongan Klub Motor
Indonesia
Polisi Tertibkan Balap Liar Serta Tongkrongan Klub Motor

Balap liar tersebut diunggah di media sosial dan menjadi viral. Tetapi, berdasarkan keterangan para pelaku, aksi balapan liar itu tidak dilakukan secara terencana atau melalui proses janjian dan tidak saling kenal.

Jokowi Lantik 20 Duta Besar Indonesia
Indonesia
Jokowi Lantik 20 Duta Besar Indonesia

Suryopratomo diipilih Jokowi buat jadi Dubes LBBP RI untuk Republik Singapura berkedudukan di Singapura.

Kejaksaan Agung Periksa Dirut Pelindo II
Indonesia
Kejaksaan Agung Periksa Dirut Pelindo II

"Ada dua saksi yang diperiksa, AS dan YI," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak

Listyo Jadi Kapolri, Generasi Muda Polri Bakal Berlomba Bikin Prestasi
Indonesia
Listyo Jadi Kapolri, Generasi Muda Polri Bakal Berlomba Bikin Prestasi

Jenderal Tito Karnavian yang menjadi Kapolri di usia 51 tahun, melewati lima angkatan seniornya, terbukti, Pak Tito berhasil memimpin Polri.

Serang Polisi, 6 Orang Diduga Pengikut Rizieq Shihab Tewas Ditembak
Indonesia
Serang Polisi, 6 Orang Diduga Pengikut Rizieq Shihab Tewas Ditembak

"Mereka sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan Rizieq Shihab yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB," kata Fadil

Perayaaan Kemenangan Jangan Jadi Ajang Pelanggaran Protokol
Indonesia
Perayaaan Kemenangan Jangan Jadi Ajang Pelanggaran Protokol

Bawaslu mengimbau masyarakat tidak berkumpul saat proses penghitungan surat suara Pilkada serentak 2020 di TPS.

RSD COVID-19 Asrama Haji Pondok Gede Mulai Beroperasi Akhir Pekan Ini
Indonesia
RSD COVID-19 Asrama Haji Pondok Gede Mulai Beroperasi Akhir Pekan Ini

Diperkirakan Asrama Haji Pondok Gede mampu menampung 1.000 pasien COVID-19

Satgas Nemangkawi Tangkap Anggota KKB Litiron Weya
Indonesia
Satgas Nemangkawi Tangkap Anggota KKB Litiron Weya

Satuan Tugas (satgas) Nemangkawi menangkap Litiron Weya (LW), salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). LW diduga penembak Letda Inf Amran Blegur, di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.