NasDem 'Perang Dingin' dengan PDIP, Pengamat: Itu Normal Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di sela-sela acara Kongres dan HUT Partai NasDem, di Jakarta, Sabtu (9/11). ANTARA FOTO/Imam B.

Merahputih.com - Pengamat politik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Mikhael Raja Muda Bataona menilai apa yang dilakukan Partai Nasdem saat ini adalah murni strategi politik.

"Karena sebagai partai politik, Partai NasDem tentu punya strategi dan itu normal," kata Mikhael Bataona, Selasa (12/11).

Baca Juga

Nasdem Gandeng Partai Oposisi, Poros PDIP Diprediksi Bakal Keok di Pilpres 2024

Hal itu dikatakan terkait 'perang dingin' antara NasDem dan PDIP buntut dari sindiran Surya Paloh yang menyebut ada partai nasionalis padahal masih konservatif.

Hanya saja, dari aspek etika politik, elit politik lain membacanya secara lain. Dan juga karena ini era keterbukaan sehingga publik mempersepsikannya secara berbeda.

"Padahal kita tahu bersama bahwa politik itu kan soal kepentingan, sehingga di dalamnya adalah manajemen 'oportunity' atau peluang, kompromi dan konsensus bahkan pragmatisme dan manajemen konflik," jelas dia.

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di kantor DPP PKS, Rabu (30/10) (Donny/PKSFoto)

Dan semuanya akan diuji oleh waktu dan persepsi publik. "Karena itu, Surya Paloh dan NasDem sedang memperagakan strategi itu," kata pengajar Ilmu Komunikasi Politik dan Teori Kritis pada Fakultas Ilmu Sosial Politik Unwira itu.

Baca Juga

Manuver Politik Surya Paloh Bentuk Sakit Hati kepada Jokowi

Bahkan, sebagaimana dikutip Antara, jauh sebelum Jokowi umumkan kabinet, Nasdem sudah bermanuver dengan mengumpulkan koalisi lain selain PDIP dan Surya Paloh melakukan pertemuan dengan Anis Baswedan saat Megawati bertemu Prabowo. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Terima Laporan Gratifikasi dari Pejabat Negara Hingga Belasan Miliyar
Indonesia
KPK Terima Laporan Gratifikasi dari Pejabat Negara Hingga Belasan Miliyar

Sedangkan jenis laporan yang paling banyak diterima adalah berupa uang/setara uang

4.100 Kamar Hotel Berbintang di Jakarta Sudah Dibuka untuk Tampung OTG
Indonesia
4.100 Kamar Hotel Berbintang di Jakarta Sudah Dibuka untuk Tampung OTG

Selain itu, ada ribuan tempat tidur yang disiapkan di provinsi lainnya

Pemda NTT Gandeng Perusahaan Singapura Pantau Aktivitas di TN Komodo
Indonesia
Pemda NTT Gandeng Perusahaan Singapura Pantau Aktivitas di TN Komodo

Semua aktifitas dalam kawasan Taman Nasional Komodo akan mudah dimonitor

Mal di Solo Mulai Ramai Jelang Lebaran, Rudy: Langgar Protokol Kesehatan Saya Segel
Indonesia
Mal di Solo Mulai Ramai Jelang Lebaran, Rudy: Langgar Protokol Kesehatan Saya Segel

Tindakan tegas di perlukan mengingat status kejadian luar biasa (KLB) corona belum dicabut.

Pencopotan Atap JPO Sudirman, DPRD DKI: Kenapa Tidak Buat yang Transparan?
Indonesia
Pencopotan Atap JPO Sudirman, DPRD DKI: Kenapa Tidak Buat yang Transparan?

Ketua Fraksi PDIP sangat tidak tepat Pemprov DKI mencopot salah satu atap jembatan penyebrangan orang (JPO) di kawasan Sudirman

ICW Minta Dewas Berhentikan Firli Bahuri dari Jabatan Ketua KPK
Indonesia
ICW Minta Dewas Berhentikan Firli Bahuri dari Jabatan Ketua KPK

ICW meminta Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) menjatuhkan hukuman berat kepada Ketua KPK Firli Bahuri.

Demo di Istana, PA 212 Diminta Jaga Keutuhan NKRI
Indonesia
Demo di Istana, PA 212 Diminta Jaga Keutuhan NKRI

Kabagpenum Polri Kombes Asep Adisaputra, mengatakan kewajiban yang harus mereka penuhi yakni taat aturan karena setiap unjuk rasa dilindungi UU

LBH Minta Pemerintah tak Bebankan Biaya Warga Periksa Tes COVID-19
Indonesia
LBH Minta Pemerintah tak Bebankan Biaya Warga Periksa Tes COVID-19

Ricky khawatir, jika dipatok harga, tak bisa semua masyarakat memeriksakan dirinya terutama warga berpengahasilan rendah.

DPR Peringatkan Jangan Kecolongan saat Pembukaan Kegiatan Belajar di Sekolah
Indonesia
DPR Peringatkan Jangan Kecolongan saat Pembukaan Kegiatan Belajar di Sekolah

Pembukaan kegiatan belajar tatap muka secara langsung mesti diawasi ketat.

Istana: Presiden Jokowi akan Hadiri Kongres Nasdem
Indonesia
Istana: Presiden Jokowi akan Hadiri Kongres Nasdem

Mantan aktivis 1998 itu menyebutkan Kepala Negara akan menghadiri acara itu dan dijadwalkan pada malam hari