NasDem Minta Anies Tak Gubris Hasil Survei Penanganan COVID-19 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Lembaga survei Median merilis hasil survei kepala daerah yang dinilai melakukan langkah paling tepat menangani wabah COVID-19. Peringkat pertama diduduki Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengab perolehan 24,1 persen.

Kemudian disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 9,6 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 8,9 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 8 persen, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 3,7 persen.

Baca Juga

PSBB DKI Diperpanjang, MRT Jakarta Tutup 7 Stasiun

Survei Median melibatkan 20.658 nomor telepon responden yang dipilih secara acak dari September 2018 hingga Februari 2020. Survei ini mengambil sampel 800 nomor telepon responden dari total 20.658 nomor telepon.

Pengambilan data berlangsung dari 6 hingga 13 April 2020. Margin of error dalam penelitian tersebut sekitar 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen

Wib
Wibi Andrino

Menyikapi hal itu, Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Wibi Andrino mengatakan, tak etis bila membandingkan kinerja kepala daerah di saat pandemi corona saat ini. Sebab pimpinan daerah kini tengah berjibaku menangani wabah COVID-19.

"Saya yakin dan percaya seluruh kepala daerah saat ini sedang berjibaku untuk menyelamatkan rakyatnya dari pandemi COVID-19," kata Wibi kepada MerahPutih.com, Senin (27/4).

"Ini sangat serius dan perlu semangat kebersamaan, tidak ada kompetisi siapa yang terbaik atau yang kurang baik," sambungnya.

Baca Juga

Rumah Warga Dirusak karena Lapor Masjid Gelar Salat Tarawih, DPRD DKI Bereaksi

Ia pun meminta kepada Gubernur Anies Baswedan tak menggubris hasil survei Median tersebut. Saat ini, lanjut Wibi, Anies harus fokus bekerja untuk rakyat dalam penanganan corona.

"Saya meminta pak Anies tak perlu menggubris survei itu, kerja fokus Anies urusan kemanusian adalah yang utama," tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Kembali Ingatkan Warga Jangan Mudik, Jubir Corona: Lindungi Orang Tua di Kampung
Indonesia
Kembali Ingatkan Warga Jangan Mudik, Jubir Corona: Lindungi Orang Tua di Kampung

Yurianto menjelaskan sumber penularan dari orang tanpa gejala (OTG) susah untuk dideteksi dan ditandai, sehingga bisa membuat kasus positif COVID-19 terus bertambah.

KPK Siap Tindaklanjuti 'Nyanyian' Wahyu Setiawan soal Kecurangan Pemilu
Indonesia
KPK Siap Tindaklanjuti 'Nyanyian' Wahyu Setiawan soal Kecurangan Pemilu

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan dan menganalisis pengajuan tersebut sesuai dengan fakta-fakta di persidangan.

Ketua PDIP Sumbar: Ranah Minang Adalah Bumi Pancasila
Indonesia
Ketua PDIP Sumbar: Ranah Minang Adalah Bumi Pancasila

Pernyataan Alex ini, terkait dengan pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik dan Keamanan, Puan Maharani yang sempat jadi kontroversi bagi masyarakat Minangkabau.

Ma'ruf Amin Minta Lembaga Negara Kawal Pilkada Serentak Agar 'Luber'
Indonesia
Ma'ruf Amin Minta Lembaga Negara Kawal Pilkada Serentak Agar 'Luber'

Wapres berharap semua pihak yang terlibat dan berkepentingan dalam Pilkada Serentak Tahun 2020 dapat mengutamakan penerapan protokol kesehatan

DPR Nilai Penusukan Syekh Ali Jaber Berpotensi Jadi Ajang Provokasi
Indonesia
DPR Nilai Penusukan Syekh Ali Jaber Berpotensi Jadi Ajang Provokasi

"Tahan dulu, jangan berpikir macam-macam. Sebaiknya kita tunggu hasil pemeriksaan kepolisian," sebut politikus PPP ini.

Selama PSBB, Terjadi Penurunan Luar Biasa Pelanggaran Penggunaan Masker
Indonesia
Selama PSBB, Terjadi Penurunan Luar Biasa Pelanggaran Penggunaan Masker

37.863 pelanggar penggunaan masker telah dijaring oleh para petugas dari enam wilayah kota dan kabupaten di DKI Jakarta

Prioritaskan KBN Ketimbang APBD, Pengamat Duga DPRD DKI Lagi Kejar Proyek
Indonesia
Prioritaskan KBN Ketimbang APBD, Pengamat Duga DPRD DKI Lagi Kejar Proyek

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menilai, Panitia Khusus (Pansus) KBN DPRD DKI lagi mengejar proyek dari persoalan itu di tengah pandemi

 Hasil Uji 123.572 Orang, Kasus Positif COVID-19 Hari Ini Bertambah 689
Indonesia
Hasil Uji 123.572 Orang, Kasus Positif COVID-19 Hari Ini Bertambah 689

Data tersebut sekaligus melengkapi akumulasi data sebelumnya yang mana untuk kasus positif bertambah sebanyak 689 sehingga total menjadi 15.438.

35 BTS Bakal Dipasang di Pulau Terluar Malut
Indonesia
35 BTS Bakal Dipasang di Pulau Terluar Malut

Pembangunan BTS dan akses internet di 35 lokasi akan disebar kepada desa yang belum memiliki akses.

Anak Ketiga Soeharto Dicekal ke Luar Negeri
Indonesia
Anak Ketiga Soeharto Dicekal ke Luar Negeri

Bambang Trihatmodjo, anak ketiga Presiden Soeharto dicekal untuk berpergian ke luar negeri