NasDem Janji Lobi Fraksi Penolak RUU PKS Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Atgas saat memberikan hadiah kepada pemenang Lomba Orasi Bintang Orator di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2020). (Foto : An

MerahPutih.com - Fraksi NasDem berjanji bakal melakukan pendekatan pada berbagai fraksi di DPR dan kelompok yang menolak Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) agar dapat diundangkan.

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) NasDem di Baleg DPR, Taufik Basari mengatakan, NasDem akan terus mengawal RUU ini hingga berhasil disahkan. RUU PKS ini harus terus mendapat dukungan, sebagai bentuk keberpihakan terhadap para korban kekerasan seksual.

Ia mengingatkan, data kekerasan seksual setiap tahunnya meningkat. Dalam kurun waktu 12 tahun, kekerasan terhadap perempuan meningkat sebanyak 792 persen. Kondisi ini, menunjukkan berbahayanya praktik kekerasan seksual di Indonesia, sementara belum ada payung hukum yang secara khusus mengatur tentang kekerasan seksual.

Baca Juga:

Jokowi Minta Timnas Indonesia U-20 Tampil Maksimal di Piala Dunia U-20

"Kejahatan ini harus dihentikan, korban kekerasan seksual mesti mendapat perlindungan dan masyarakat mesti disadarkan pentingnya bersama-sama mencegah kekerasan seksual terjadi di sekitar kita."

Ia menegaskan, gagasan awal untuk memasukkan RUU PKS ke dalam prolegnas merupakan usul inisiatif dirinya. Usul tersebut lalu didukung Fraksi NasDem dan setelah disampaikan ke Badan Legislatif, kemudian disetujui untuk masuk dalam prolegnas prioritas 2020 sebagai usulan anggota Fraksi Partai pimpinan Surya Paloh itu.

Namun, setelah prolegnas disahkan di Paripurna, atas permintaan Pimpinan Komisi VIII, RUU PKS tersebut diminta untuk diubah statusnya menjadi usulan Komisi VIII. Tetapi, setelah diubah statusnya justru membuat RUU tersebut tidak berjalan.

Ia menyayangkan, sebagai pengusul awal mandeknya RUU tersebut akibat dikeluarkan dari prolegnas prioritas 2020 oleh Komisi VIII DPR RI. Padahal, Fraksi NasDem sudah siap untuk menyampaikan naskah akademik dan draf RUU-nya.

Taufik Basari
Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) NasDem di Baleg DPR, Taufik Basari. (ANTARA/Dian Hadiyatna)

"Kami akan coba mengajak teman-teman lain untuk melihat kebutuhan adanya RUU ini adalah untuk kepentingan bersama, dengan alasan kemanusiaan dan semangat melawan kejahatan serta melindungi korban," tutur Taufik.

Taufik menegaskan, apabila dikembalikan lagi kepada Fraksi NasDem sebagai pengusul, fraksinya siap mengakomodasi masukan-masukan dari berbagai pihak agar RUU ini dapat lebih dapat diterima dan tidak menimbulkan salah pengertian.

Sebelumnya, Dalam Rapat Koordinasi antar Badan Legislasi dengan komisi-komisi di DPR terkait evaluasi terhadap pelaksanaan Prolegnas 2020 pada Selasa (30/6), Komisi VIII DPR RI menyatakan mengeluarkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) dari Prolegnas 2020 dan mengusulkan mengganti dengan RUU Kesejahteraan Lanjut Usia.

Baca Juga:

Alasan Menpora Belum Ajukan Rencana Anggaran Piala Dunia U-20

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lepas Tahun Ini, Pemprov Ngotot Formula E Boleh di Monas Setelah 2020
Indonesia
Lepas Tahun Ini, Pemprov Ngotot Formula E Boleh di Monas Setelah 2020

Kontrak Formula E selama 5 tahun mulai 2020.

Peran Aktif Anak Muda Kunci Pembangunan Berkelanjutan 2030
Indonesia
Peran Aktif Anak Muda Kunci Pembangunan Berkelanjutan 2030

Keterlibatan aktif anak muda menjadi penentu dalam tercapainya pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) demi menciptakan tatanan dunia yang lebih baik pada 2030 nanti.

Ribuan Pengendara Masih Langgar Aturan PSSB di Jakarta
Indonesia
Ribuan Pengendara Masih Langgar Aturan PSSB di Jakarta

"Jumlah teguran pada tanggal 14 April 2020 sebanyak 2.090 teguran," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo

 Hentikan 36 Penyelidikan, KPK Klaim Kasus Newmont dan Century Jalan Terus
Indonesia
Hentikan 36 Penyelidikan, KPK Klaim Kasus Newmont dan Century Jalan Terus

Jadi supaya jelas dan clear. Bukan di NTB, bukan RJL,bukan Century, Sumber Waras, bukan. Kami pastikan itu supaya jelas dan clear. Tapi perkara lain," kata Ali Fikri

Analisa Pengamat Mengapa PDIP Selalu Keok di Sumbar
Indonesia
Analisa Pengamat Mengapa PDIP Selalu Keok di Sumbar

Fenomena itu mengafirmasi bahwa pendekatan kebijakan pembangunan fisik tidak cukup efektif

Bongkar 18 Kasus 'Pemain' APD Saat Wabah Corona, 33 Orang Jadi Tersangka
Indonesia
Bongkar 18 Kasus 'Pemain' APD Saat Wabah Corona, 33 Orang Jadi Tersangka

Polri terus menjalin koordinasi dengan pihak terkait

Dua Warga yang Positif Corona Sudah Tak Demam, Tapi Masih Batuk
Indonesia
Dua Warga yang Positif Corona Sudah Tak Demam, Tapi Masih Batuk

Kemenkes sedang melakukan penelusuran terhadap kurang lebih 50 orang yang berada di Paloma Bistro, Des Indes Hotel, Menteng, Jakarta Pusat

KPK Tangkap, Tahan dan Umumkan Tersangka, Praktisi: Ada Waktu Untuk 'Main Mata'
Indonesia
KPK Tangkap, Tahan dan Umumkan Tersangka, Praktisi: Ada Waktu Untuk 'Main Mata'

Padahal orang lebih takut namanya masuk di media ketimbang dijadikan tersangka

Hasil Tes Swab Pegawai DKPP
Indonesia
Hasil Tes Swab Pegawai DKPP

Seluruh pimpinan dan pegawai Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) diliputi perasaan bahagia lantaran meraih hasil negatif dalam tes SWAB yang dijalani pada Senin (28/9).

Kejagung Tangkap Mantan Pembaca Berita Dalton Ichiro Tanonaka Terkait Kasus Penipuan
Indonesia
Kejagung Tangkap Mantan Pembaca Berita Dalton Ichiro Tanonaka Terkait Kasus Penipuan

Kejaksaan Agung menangkap buron kasus penipuan PT Melia Media, Dalton Ichiro Tanonaka