NasDem Catat Ada 4 Janji Kampanye Anies yang Belum Ditunaikan Gubernur DKI Anies Baswedan. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Anggota Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter berpendapat, ada 4 janji kampanye Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswesan yang belum ditunaikan selama 3 tahun memimpin ibu kota.

Pertama, tentang peogram rumah DP 0 rupiah. Menurutnya pembangunan rumah tanpa DP, belum sepenuhnya terealisasi. Padahal hingga saat ini menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) DKI, kurang lebih ada 5 juta warga yang belum memiliki rumah.

"DP 0 persen sampai saat ini belum terlaksana," jelas Jupiter saat dihubungi wartawan, Jumat (16/10).

Baca Juga

PSI Kritik Anies soal Penanganan Banjir

Jupiter juga menyoroti rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang sudah dibangun di Jakarta Barat. Pasalnya sudah berdiri tegas, tapi penghuninya masih sepi.

"Ini ada apa? terus Dinas Perumahan ini selaku yang menjalankan program ini kok kelihatannya santai-santai saja, ini sudah tiga tahun," paparnya.

Kedua, masalah banjir di Jakarta masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang belum dituntaskan. Bahkan, Jupiter mencontohkan, berkaca dari tahun lalu, Anies sampai digugat masyarakat Ibukota karena dampak dari banjir yang meluas.

Saat ini menurutnya, penanganan banjir di DKI belum menampakan hasil yang signifikan. Jupiter menilai, proses normalisasi kali ataupun penanggulangan banjir lainnya masih saling lempar tanggungjawab antara pemerintah pusat dan provinsi.

"Bahkan, Anies digugat saat itu kan dengan kerugian banjir. Nah, ini saat ini kok apa ya, menurut saya ini masih jalan di tempat, belum ada perkembangan secara signifikan," jelasnya.

Janji kampanye lainnya yang belum maksimal adalah terkait penyediaan lapangan kerja melalui program OK Oce. Program ini pun hilang begitu saja.

Bahkan Jupiter menyampaikan, selama masa pandemi COVID-19 ada sekitar 24 ribu tenaga kerja yang kena PHK, dan masalah ini pun tidak bisa ditanggulangi dengan baik.

"Saat itu pak anies menyampaikan berjanji akan menyediakan lapangan kerja lewat OK Oce, sampai sekarang menurut saya itu tidak berjalan," cetusnya.

Baca Juga

3 Tahun Anies Pimpin DKI Jakarta, ini Catatan Gerindra

Terakhir, persoalan proyek reklamasi, saat kampanye Anies menyatakan dengan tegas menolak reklamasi. Tapi kini Anies mendukung pembangunan reklamasi Ancol, Jakarta Utara.

"Tapi setelah itu setelah dia menjabat reklamasi dia tandatangani Pergub, Pergub reklamasi di Ancol. Reklamasi dengan perluasan itu sama saja, itu mah persamaan kata aja, perluasan dan reklamasi menurut saya sama," tungkasnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Platform E-Budgeting Milik Pemkot Surabaya Kini Diadopsi Secara Nasional
Indonesia
Platform E-Budgeting Milik Pemkot Surabaya Kini Diadopsi Secara Nasional

Platform penyusun anggaran online milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kini diadopsi pemerintah pusat.

PKS Ngotot Anies Lebih Bagus dari Ahok dan Jokowi
Indonesia
PKS Ngotot Anies Lebih Bagus dari Ahok dan Jokowi

"Kan kalau yang kita kaji perbandingannya jauh lebih bagus yang udah dilakukan Anies," ujar Arifin

Timnas Indonesia Siap Berlaga di Piala AFF 2021
Indonesia
Timnas Indonesia Siap Berlaga di Piala AFF 2021

meskipun perjuangan melawan pandemi global belum berakhir,Piala AFF bakal berlangsung dalam format penuh.

6 Fraksi Setuju DPRD DKI Bentuk Pansus Banjir
Indonesia
6 Fraksi Setuju DPRD DKI Bentuk Pansus Banjir

Tujuan pansus juga ingin mengetahui peran eksekutif dalam mengatasi banjir, baik pusat maupun daerah

KSAD Andika Perkasa Siap Pimpin Upacara Pemakaman Pramono Edhie
Indonesia
KSAD Andika Perkasa Siap Pimpin Upacara Pemakaman Pramono Edhie

Menurut dia, mendiang Pramono Edhie banyak berkontribusi kepada TNI Angkatan Darat.

Pemprov Jabar Mulai Bagikan Bansos untuk Warga Terdampak COVID-19
Indonesia
Pemprov Jabar Mulai Bagikan Bansos untuk Warga Terdampak COVID-19

Bantuan berupa paket sembako dan pemberian masker gratis tersebut, diberikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

JK Tegaskan Tantangan Seluruh Elemen Bangsa Lepaskan Diri dari COVID-19
Indonesia
JK Tegaskan Tantangan Seluruh Elemen Bangsa Lepaskan Diri dari COVID-19

Semua orang punya peluang dan semangat yang sama untuk berkembang

AJI Surabaya Kecam Perampasan Telepon Genggam Milik Jurnalis Tempo
Indonesia
AJI Surabaya Kecam Perampasan Telepon Genggam Milik Jurnalis Tempo

Kukuh datang setelah ditugasi kantornya untuk melakukan peliputan dan bukan dalam kapasitas mewakili Tempo forum rapat.

Epidemiilogi UI Sebut Klaster Keluarga Muncul karena Kebijakan Pemerintah yang Salah
Indonesia
Epidemiilogi UI Sebut Klaster Keluarga Muncul karena Kebijakan Pemerintah yang Salah

"Betapa kejamnya sampai salahkan warga. Kebijakannya yang salah," ungkapnya.

2 Opsi Penjemputan WNI Negatif Corona di Kapal Diamond Princess
Indonesia
2 Opsi Penjemputan WNI Negatif Corona di Kapal Diamond Princess

Detailnya menyusul setelah lapor presiden