NasDem Bungkam soal Status Connie Rahakundini di Partainya Connie Rahakundini Bakrie. Foto: Facebook/Conni Rahakundini Bakrie

MerahPutih.com - Partai NasDem enggan mengomentari kritikan terhadap kadernya, Connie Rahakundini Bakrie, tentang pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) senilai Rp 1.760 triliun.

Saat diminta konfirmasi mengenai pemberitaan tersebut, Wakil Ketua Umum DPP NasDem, Ahmad Ali, dan Ketua DPP NasDem, Willy Aditya, tidak merespons tentang status Connie di partai besutan Surya Paloh itu.

Baca Juga

Connie Rahakundini Disarankan Buka Dugaan Mafia Alutsista Lewat Partainya di DPR

Kedua pun tidak menjawab ketika ditanya tentang dugaan adanya pesanan di balik tudingan mafia alutsista yang disampaikan Connie.

Sebelumnya, Connie membongkar tentang dugaan adanya mafia alutsista di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) oleh Mr. M. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, belakangan memintanya melapor ataupun terbuka soal sosok itu.

Di sisi lain, perempuan kelahiran Bandung itu diketahui menjadi kader NasDem. Dia pun diketahui diplot sebagai Anggota Dewan Pakar DPP NasDem

Connie Rahakundini Bakrie

Sementara itu, Aktivis Petisi 28, Haris Rusly Moti, mempersoalkan objektivitas pernyataan pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie tentang mafia alutsista. Sebab, Connie kerap ikut terlibat dalam pengadaan tersebut.

Melalui akun Twitter @motizenchannel, Moti berpendapat, hal lumrah bila publik nyoroti pemerintahan, termasuk belanja alutsista. Namun, menjadi permasalahan jika Connie yang juga bermain dalam pengadaan alutsista ikut berkomentar.

"Sobat, sah-sah saja publik mengawasi pemerintahan, termasuk mengawasi belanja Alutsista. Masalahnya jika Connie Rahakundini yang juga pemain Alutsista komentari mafia Alutsista," kicaunya.

Imbasnya, sambung Haris, masyarakat meragukan kebenaran pernyataan Connie. Alasannya, publik akan berpendapat, isu ini digulirkan lantaran dia tidak mendapatkan proyek alutsista.

"Publik nilai negatif, kredibilitas datanya diragukan. Dianggap karena enggak dapat bagian, lalu bikin ramai," cuitnya. (Pon)

Baca Juga

Pemerintah Dinilai Perlu Evaluasi Alutsista TNI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Organda Keluhkan Kelangkaan Solar Subsidi di Wilayah Soloraya
Indonesia
Organda Keluhkan Kelangkaan Solar Subsidi di Wilayah Soloraya

Jika SPBU menjual solar melebihi batas kuota, maka mereka akan menerima tagihan dari BPH Migas yaitu selisih subsidi dikalikan dengan jumlah liter yang lebih dari kuota.

 Ogah Kasasi, Kejaksaan Agung Disebut Takut Jika Pinangki Buka-Bukaan
Indonesia
Ogah Kasasi, Kejaksaan Agung Disebut Takut Jika Pinangki Buka-Bukaan

Vonis majelis hakim dalam sidang banding jaksa Pinangki Sirna Malasari di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta dipangkas dari 10 tahun menjadi empat tahun

Pantau Penyaluran BST, Gibran Temukan 200 KPM Tersendat Pencairannya
Indonesia
Pantau Penyaluran BST, Gibran Temukan 200 KPM Tersendat Pencairannya

Wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, penyaluran BST di Solo dilakukan langsung oleh PT Pos Indonesia cabang Solo. Untuk menerima BST di Solo ada sebanyak 50.000 KPM.

Landasan Pacu Sempat Banjir, Bandara Semarang Kembali Dibuka
Indonesia
Landasan Pacu Sempat Banjir, Bandara Semarang Kembali Dibuka

Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang, Jawa Tengah, kembali dibuka dan beroperasi pascabanjir yang menggenangi landasan pacu.

Sebagian Besar Kasus COVID-19 di Jakarta Hanya Pasien OTG dan Gejala Ringan
Indonesia
Sebagian Besar Kasus COVID-19 di Jakarta Hanya Pasien OTG dan Gejala Ringan

"Tetap dibutuhkan berbagai introspeksi. Sebagian besar kasus sekarang OTG dan ringan," ujar Widyastuti

Jokowi Tanam Mangrove Bersama Para Dubes di Kaltara
Indonesia
Jokowi Tanam Mangrove Bersama Para Dubes di Kaltara

Presiden Jokowi menegaskan, isu perubahan iklim dan lingkungan hidup tidak dapat dilepaskan dari isu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustaianable Development Goals/SDGs). Artinya, perlu ada keseimbangan antara menjaga alam dan menciptakan pembangunan.

Peningkatan COVID-19 Diakibatkan Masyarakat Abai Prokes Setelah Vaksinasi
Indonesia
Peningkatan COVID-19 Diakibatkan Masyarakat Abai Prokes Setelah Vaksinasi

Meningkatnya kasus COVID-19 belakangan ini dinilai lantaran masyarakat abai terhadap protokol kesehatan usai pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Pemkot Solo Kembali Dapat Bantuan 200 Tabung Oksigen dari Singapura
Indonesia
Pemkot Solo Kembali Dapat Bantuan 200 Tabung Oksigen dari Singapura

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo kembali mendapatkan bantuan 200 tabung oksigen dari Shopee Singapura.

Jalan Layang MBZ Ditutup, Kemacetan Parah Terjadi di Tol Cikampek
Indonesia
Jalan Layang MBZ Ditutup, Kemacetan Parah Terjadi di Tol Cikampek

Kepadatan lalu lintas akibat penyekatan mudik menjadi hal yang lumrah terjadi

DKI Jakarta Hingga Jawa Tengah Masuk Kategori Siaga
Indonesia
DKI Jakarta Hingga Jawa Tengah Masuk Kategori Siaga

Daerah pertemuan muncul di Indonesia sendiri terjadi karena monsun Asia yang masuk ke selatan