Nasabah Asuransi Jiwa Kresna Life Cabut Laporan Polisi, Ini Alasannya Nasabah asuransi jiwa Kresna Life bersama LQ Indonesia Lawfirm. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Nasabah Asuransi Jiwa Kresna (AJK) atau Kresna Life akhirnya mencabut laporan mereka di Polda Metro Jaya.

Nasabah AJK sempat membuat 2 laporan polisi di Polda Metro Jaya atas gagal bayar yang ditangani oleh Subdit Fismondev dengan LP # 5422/IX/Yan 2.5/ 2020/SPKT PMJ, tanggal 10 September 2020 dan LP # 7012/XI/YAN 2.5/ 2020, tanggal 25 Nopember 2020.

Baca Juga

Putusan PKPU Kresna Life Dianggap Sesat, Hakim Diadukan ke KY

Kuasa hukum nasabah, Saddan Sitorus menyatakan pencabutan laporan itu karena ada itikad baik dari Kresna Life.

"Kami sudah mengajukan pencabutan Laporan polisi karena sudah ada Restorative Justice dari hasil Mediasi yang Lawfirm kami lakukan dengan Pihak Asuransi Jiwa Kresna," ujar Saddan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (25/8).

Melihat adanya itikat baik AJK, lanjut advokat dari LQ Indonesia Lawfirm ini, menjelaskan atas permintaan para klien mencabut laporan polisi ke Polda.

"Surat permohonan pencabutan sudah kami berikan ke Penyidik untuk segera ditindaklanjuti." sambungnya.

Nasabah asuransi jiwa Kresna Life bersama LQ Indonesia Lawfirm. Foto: Istimewa

Sementara advokat LQ Indonesia Lawfirm lainnya, Soerya Alirman mengatakan, beracara di luar persidangan dengan taktik dan strategi pendekatan persuasif dan profesional.

"Keinginan dan kepuasan klien dalam penyelesaian kasus gagal bayar adalah prioritas kami," ungkapnya.

Sebelumnya, LQ Indonesia Lawfirm juga sudah berhasil menuntaskan kasus Investasi bodong lainnya dan mendapatkan aset kepada kliennya sebelum perusahaan jatuh seperti Northcliff dan perusahaan lainnya.

"Berkat itikad baik dan kerjasama dari pihak Asuransi Jiwa Kresna terutama para direksi. Semoga AJK bisa keluar dari kesulitan Financial dan melanjutkan usahanya di bidang keuangan yang saat ini terkena pandemik COVID 19." kata ketua pengurus LQ Indonesia Lawfirm, Advokat Alvin Lim.

LQ Indonesia Lawfirm berharap Polda Metro Jaya tidak mempersulit proses pencabutan laporan polisi yang diajukan nasabah Kresna Life. (*)

Baca Juga

Buntut Gagal Bayar Polis Nasabah, Kresna Life Kembali Dipolisikan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sepulang Piknik dari Malang, 7 Warga Kota Solo Positif COVID-19
Indonesia
Sepulang Piknik dari Malang, 7 Warga Kota Solo Positif COVID-19

“Jumlah warga yang positif COVID-19 kembali bertambah. Setelah rombongan warga yang nekat piknik ke Malang pulang kita cek ternyata tujuh dinyatakan positif," ujar Murjioko, Jumat (2/7)

Cerita Warga Surabaya Sehari 3 Kali Antre Buat Isi Tabung Oksigen
Indonesia
Cerita Warga Surabaya Sehari 3 Kali Antre Buat Isi Tabung Oksigen

"Ya saya harus rela antre, untuk mengisi oksigen ini sampai tiga kali dalam sehari. Untuk sekali pengisian tabung kecil (1 m3) di sini harganya Rp 35 ribu," ujar seorang warga Surabaya.

Pemerintah Diminta Perhatikan Kepentingan Kesehatan Soal Limbah Batubara
Indonesia
Pemerintah Diminta Perhatikan Kepentingan Kesehatan Soal Limbah Batubara

Zat-zat yang bersifat racun dalam abu batubara ini diperkirakan tidak hanya mencemari tanah, udara dan air setempat, tetapi juga akan menyebabkan kerusakan pada kesehatan manusia melalui rantai makanan.

Dinas SDA DKI Baru Buat 6 Ribu Sumur Resapan dari Target 22 Ribu
Indonesia
Dinas SDA DKI Baru Buat 6 Ribu Sumur Resapan dari Target 22 Ribu

Sumur resapan ini merupakan salah satu program pengendalian banjir yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta

Koridor HAM Harus Jadi Acuan Penumpasan KKB di Papua
Indonesia
Koridor HAM Harus Jadi Acuan Penumpasan KKB di Papua

Personel keamanan tidak terprovokasi dengan aksi-aksi yang dilancarkan KKB.

Pengawasan Jalur Tikus Bakal Diperketat Cegah Pemudik Keluar Ibu Kota
Indonesia
Pengawasan Jalur Tikus Bakal Diperketat Cegah Pemudik Keluar Ibu Kota

Polda Metro Jaya bakal mendirikan pos pengamanan di jalur tikus.

Polemik Bupati Terpilih Sabu Raijua, BPIP: Akurasi Data Masalah Besar Bangsa
Indonesia
Polemik Bupati Terpilih Sabu Raijua, BPIP: Akurasi Data Masalah Besar Bangsa

Pendiri Setara Institute ini mengkritik lemahnya pengelolaan data dan administrasi

Pemprov DKI Segel Bangunan Mewah di Menteng
Indonesia
Pemprov DKI Segel Bangunan Mewah di Menteng

Pemprov DKI Jakarta kembali menyegel bangunan rumah yang termasuk dalam sub zona R.5 atau rumah mewah di Jalan Lembang No. 7, Menteng, Jakarta Pusat, karena kegiatan pelaksanaan bangunan yang melanggar Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Panglima TNI-Kapolri Tinjau Langsung Vaksinasi di Daerah yang Alami Lonjakan Kasus COVID-19
Indonesia
Panglima TNI-Kapolri Tinjau Langsung Vaksinasi di Daerah yang Alami Lonjakan Kasus COVID-19

Keduanya akan berangkat menggunakan pesawat boeing milik TNI AU

Menkes Minta Maaf Beri Nilai E soal Penanganan Corona di DKI
Indonesia
Menkes Minta Maaf Beri Nilai E soal Penanganan Corona di DKI

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin meminta maaf terkait nilai E yang disematkan kepada Pemprov DKI Jakarta terkait penanganan Corona.