Napi WNA LP Kerobokan Kabur Lewat Gorong-gorong Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)

Polda Bali menemukan adanya lubang di belakang Poliklinik Lapas Klas II A Denpasar, Kerobokan, Badung, Bali. Lubang itu diduga dibuat oleh empat orang WNA yang berhasil melarikan diri Senin (19/6) pagi tadi.

"Lubang itu berukuran kurang lebih 50 X 75 Cm," ujar Kabid Humas Polda Bali AKBP Wahyu Widjaja, Senin (19/6).

Polda Bali sendiri telah menelusuri lubang yang digunakan oleh para napi WNA untuk melarikan diri. Diperkirakan, lubang itu mempunyai panjang 15 meter dari dalam lapas hingga keluar lapas.

"Lubang itu tembus ke arah barat menuju Jalan Raya Mertanadi," kata Wahyu.

Wahyu memperkirakan, lubang itu sudah dipersiapkan sejak lama oleh para napi untuk melarikan diri. "Karena gorong-gorong dalam keadaan tergenang air," ucap Wahyu.

Sebelumnya, sebanyak empat orang narapidana warga negara asing (WNA) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Denpasar, Kerobokan, Badung, Bali pagi tadi melarikan diri. Keempat Napi diketahui sudah tak berada di dalam ruang tahanan saat petugas lapas melakukan pengecekan apel pagi sekitar pukul 08.00 Wita.

Empat napi yang melarikan diri merupakan napi dari berbagai kasus. Berikut adalah empat WNA yang melarikan diri:

1. Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman bin Eddi (33)

Eddi merupakan WN Austria kelahiran 25 Oktober 1984. Eddi beralamat di Subiaco, Pert, Australia. Pasal yang dilanggar yaitu Tindak Pidana Keimigrasian UU RI No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, sisa Pidana 0 tahun, 2 bulan, 15 hari, lama Pidana 1 tahun, tgl mulai ditahan 05 April 2016, penghuni Blok Bedugul.

2. Dimitar Nikolov Iliev alias Kermi bin Alm Nikola Iliev (43)

Dimitar merupakan WN Bulgaria kelahiran 15 juli 1974. Ia ditahan karena melanggar UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, UU RI No 8 Tahun 2010 tentang Pencucian Uang. Lama pidana 7 tahun, mulai ditahan 13 Juni 2016, sisa pidana 5 tahun, 3 Bulan, 6 hari, penghuni Blok Bedugul.

3. Sayed Mohammed Said (31)

Sayed merupakan WN India yang beralamat di R.No. 401/4TH FLR, VINDESHWARI BLDG A/29 CO-OP HSG SOCIETY NEHRU NAGAR 90 FEET ROAD DHARAWI MUMBAI 4000017. Sayed ditahan karena melanggar pasal 113 (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mulai ditahan 10 September 2015, tanggal putusan 28 Maret 2016, lama Pidana 14 tahun, sisa Pidan 12 tahun, 3 Bulan, 3 hari, penghuni Blok Brdugul.

4. Tee Kok King bin Tee Kim Sai (50)

Tee merupakan WN Malaysia. Beralamat di Jalan Danau 14, Taman Desa Jaya 81100, Johor Baru, Johor Malaysia. Ia ditahan atas Tindak Pidana Narkotika dan disangkakan Pasal 113 (2), tanggal putusan 15 September 2016, lama pidana 7 tahun, 6 Bulan, sisa pidana 6 tahun, 1 bulan, 5 hari, penghuni Blok Bedugul. (Ayp)

Baca juga berita lain terkait napi WNA kabur dalam artikel: Empat Napi WNA Kabur Dari Lapas Kerobokan


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE