berita-singlepost-banner-1
Napi Tak Bisa 'Sosial Distance', Ancaman COVID-19 di Depan Mata Ilustrasi: Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Kota Bandung. (Antaranews/Bagus Ahmad Rizaldi)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

Merahputih.com - Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menegaskan narapidana bisa terancam wabah COVID-19. Khususnya para napi di lembaga pemasyarakatan (lapas) yang melebihi kapasitas.

"Apalagi, instruksi terkait sosial distance sama sekali tidak bisa berjalan di lapas maupun di rutan," ujar Trubus dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/3).

Baca Juga

Pengamat Intelijen Nilai Indonesia Belum Siap Jika Lakukan Lockdown Corona

Lapas menjadi salah satu zona merah penyebaran COVID-19 karena tingginya risiko penularan. Apalagi, seluruh lapas di Indonesia sudah mengalami kelebihan kapasitas.

Contohnya adalah Rutan Cipinang yang seharusnya hanya dihuni 1.000 orang, saat ini penghuninya sudah mencapai 4.000 orang. Akibatnya, instruksi pemerintah untuk tidak membuat kerumunan tidak bisa dilakukan.

ilustrasi: Rutan Depok. Foto: Ist

Karena itu, dirinya meminta legislatif mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Pemasyarakatan menjadi Undang-undang (UU).

"DPR bisa bergerak cepat dengan mengesahkan UU Pemasyarakatan. Jika tidak, maka ancaman mewabahnya Virus Corona bukan tidak mungkin akan menyasar ke dalam lapas," katanya.

Dia menambahkan, masalah RUU Pemasyarakatan tersebut sudah cukup mendesak. Permasalahannya bukan hanya kelebihan kapasitas, namun masalah lain seperti sumber daya manusia (SDM) yang profesional.

Baca Juga

Anies Pertimbangkan Lockdown Jakarta tapi...

Dengan disahkannya undang-undang tersebut, maka akan berpengaruh terhadap pencegahan atas COVID-19.

Selain pengesahan RUU, itu juga akan menjadi entry point untuk pembenahan lapas, untuk payung hukum, perangkat, dan teknologi. Apalagi sekarang masalah teknologi belum diperbarui dan sistem informasi juga perlu untuk diperbarui. (Knu)


berita-singlepost-mobile-banner-3

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6