Napak Tilas Jejak Boedi Oetomo di Museum Kebangkitan Nasional Museum Kebangkitan Nasional merupakan tempat yang tepat untuk menelusuri jejak Boedi Oetomo. (Foto: MP/Noer Ardiansjah)

Bangunan bersejarah ini telah ada sejak 1901. Sebelum menjadi Museum Kebangkitan Nasional, di sana terdapat gedung sekolah dan asrama School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA).

STOVIA adalah sekolah kedokteran bikinan Belanda. Dari sinilah lahir organisasi-organisasi kemerdekaan seperti Boedi Oetomo yang didirikan Dr Sutomo pada 20 Mei 1908. Sekolah hasil penyempurnaan dari Sekolah Dokter Jawa HF Roll yang didirikan pada 1851 itu juga pernah menjadi tempat tawanan tentara Belanda, ketika Jepang menjajah Indonesia pada 1942. Sejak 1945 hingga 1973, gedung tersebut dihuni bekas keluarga tentara Belanda dan orang-orang Ambon.

Tingginya nilai sejarah gedung bekas STOVIA ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkannya sebagai Gedung Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 1974. Tanggal 20 Mei dipilih untuk memperingati kelahiran Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.

Pada perkembangan berikutnya, di komplek Gedung Kebangkitan Nasional dibangun empat museum, yaitu Museum Budi Utomo, Museum Wanita, Museum Pers, dan Museum Kesehatan. Namun, pada 7 Februari 1984, museum-museum tersebut dilebur menjadi satu dengan nama Museum Kebangkitan Nasional.

Koleksi

Akhir pekan ini merupakan momentum untuk mengunjungi Museum Kebangkitan Nasional. Lewat 2.042 koleksi yang ada di museum tersebut, Sahabat MerahPutih dapat menelusuri jejak Boedi Oetomo. Ragam koleksi yang dapat Anda jumpai di sana adalah mebel, senjata, patung, diorama, peta, lukisan, foto, serta miniatur.

Ruang pamernya pun dirancang agar pengunjung mudah menelusuri jejak pergerakan nasional. Maka, tak heran kalau Anda akan menemui ruang awal pergerakan, kesadaran nasional, pergerakan, dan memorial Boedi Oetomo. Di usianya yang ke-43, Museum Kebangkitan Nasional terlihat masih terawat dengan baik. Struktur bangunannya pun masih sama seperti ketika STOVIA didirikan.

Hari ini, tepat 109 tahun berdirinya Boedi Oetomo. Untuk memperingati tonggak kebangkitan nasional, tak ada salahnya bila Anda mengunjungi Museum Kebangkitan Nasional akhir pekan ini.

Alamat : Jl Dr Abdul Rahman Saleh Nomor 26, Jakarta Pusat

Jam buka : Selasa - Kamis, 08.30 -15.00 WIB
Jumat, 08.00 - 11.30 WIB
Sabtu - Minggu, 08.00 - 14.00 WIB
Senin, tutup

Gali lebih dalam mengenai Museum Kebangkitan Nasional pada artikel Menilik Lebih Dalam Museum Kebangkitan Nasional.



Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH