Namanya Disebut Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf, Soetrisno Bachir: Sudah Tak Aneh Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Soetrisno Bachir mengaku tidak merasa aneh jika nama disebut-sebut bakal masuk dalam Kabinet Jokowi-Ma'ruf.

"Tidak ada yang aneh. Dulu saat jadi ketua partai, anak buah saya ada yang jadi menterinya Presiden SBY," ujarnya usai menjadi pembicara di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Senin (7/10).

Baca Juga:

Ditawari Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf, Pengamat Prediksi Fadli Zon Tak Akan Tolak

Posisinya saat ini sebagai ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), kata dia, tidak jauh berbeda dengan menteri.

Mantan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachri diprediksi masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Mantan Ketum PAN Soetrisno Bachir (kanan) didampingi calon Ketum PAN b Zulkifli Hassan (tengah) dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin (kiri). (Foto: Antarafoto)

SB, demikian sapaan karibnya, menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden selaku pemilik kewenangan penuh untuk menentukan siapa saja orang yang layak menjadi menteri-menteri yang siap membantu kinerjanya.

Ia yakin Jokowi akan memilih orang-orang yang mengisi jabatan sebagai menteri merupakan orang-orang yang dibutuhkan bangsa Indonesia.

"Ini kan nanti Pak Jokowi yang akan memutuskan dan menjadi hak prerogatif presiden. Saya yakin mereka yang terpilih adalah orang-orang yang sesuai dengan kebutuhan bangsa ini," ucapnya.

Sementara itu, mengenai ada atau tidaknya tawaran dari pihak Jokowi untuk menjadikan dia menteri, ia masih merahasiakannya.

Baca Juga:

PAN dan Demokrat Gabung Koalisi Jokowi, Soetrisno Bachir: Keduanya Banyak Maslahatnya

Lagi pula, lanjut Soetrisno Bachir sebagaimana dilansir Antara, pemilihan dan pergantian kabinet bukan menjadi permasalahan besar karena merupakan sesuatu yang biasa terjadi.

"Jangan menjadikan pembentukan atau pergantian kabinet sebagai persoalan besar. Di sini sudah pernah mengalami di zaman Gus Dur ganti-ganti menteri dan itu biasa saja," tutup SB.(*)

Baca Juga:

Penutupan Kongres, Soetrisno Bachir Bacakan Puisi 'Aku Kembali'



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH