Nama Baru Aprilia Manganang setelah Resmi Jadi Laki-laki Kepala Staf (KASAD) TNI AD Jenderal Andika Perkasa dan istri ikut menyaksikan sidang virtual dari Mabes TNI AD soal status jenis kelamin Serda Aprilia Manganang. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Kepala Staf (KASAD) TNI AD Jenderal Andika Perkasa dan istri ikut menyaksikan sidang virtual dari Mabes TNI AD soal status jenis kelamin Serda Aprilia Manganang.

Aprilia pun kini dipastikan seorang pria setelah melewati proses perawatan dan pengesahan Pengadilan. Ia tampak macho dan gagah saat mengenakan pakaian dinas TNI AD. Wajahnya pun terlihat lebih jantan ditambah potongan rambut yang cepak.

Baca Juga

TNI AD Bantu Aprilia Manganang Ubah Jenis Kelamin dari Perempuan ke Laki-laki

"Di Mabesad pagi ini dijadwalkan akan dilakukan sidang penetapan oleh Pengadilan Negeri Tondano," kata Andika di Markas Besar TNI AD, Jalan Veteran No. 5, Jakarta Pusat, Jumat (19/3).

Selain Andika dan istri beserta orangtua Manganang,nampak hadir perwakilan dokter yang menangani di RSPAD Gatot Soebroto.

"Kami pagi ini mendapat kehormatan karena pejabat teras AD dan tim dokter yang menangani Serda Aprilia Manganag hadir," tambahnya.

Persidangan virtual itu juga turut dihadiri oleh perwakilan dari Mahkamah Agung RI.

"Hadir juga Direktur Jenderal Peradilan umum pak Prim Haryadi dari Mahkamah Agung beliau hadir sebagai pejabat yang hadir mengawasi peradilan umum di Indonesia," tambahnya.

Penampilan baru Aprilia Manganang (tengah) didampingi KASAD TNI AD Jenderal Andika Perkasa dan istrinya Yetty Andika Perkasa di Mabesad TNI AD, Jumat (18/3). Foto: MP/Kanu

Saat ini persidangan virtual telah dimulai, keluarga Aprilia Manganang berharap permohonan status jenis kelamin laki-laki dikabulkan.

Ia kini mengganti namanya menjadi Lanang. Pria yang menjalani proses corrective surgery ini pun punya harapan besar untuk masa depannya.

Suatu saat, ia berharap bisa jadi orang yang lebih berguna, khususnya setelah berkeluarga kelak.

“Suatu saat nanti, saya akan berkeluarga dan punya anak-istri. Saya akan menunjukkan kasih sayang saya,” kata mantan pemain Alko Bandung itu, dikutip YouTube TNI AD.

Manganang tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya usai menjalani operasi. Menurut dia, momen tersebut sudah sangat ditunggu. Ia pun berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantunya.

“Puji tuhan banget sama Tuhan Yesus. Berkatnya saya bisa lewati ini. Saya sangat bersyukur Tuhan telah mempertemukan bapak (Andika) dan ibu (Yetty) dengan saya," katanya dengan rambut cepak dan mengenakan celana panjang.

"Dan, saya mengucapkan juga terima kasih kepada para dokter yang sudah membantu saya,” ujar Manganang.

Kebahagiaan Manganang bukan tanpa sebab. Ia mengaku, sudah menunggu momen ini selama 28 tahun, hingga akhirnya bisa terlaksana.

Dia merasakan dirinya lebih fresh usai menjalani proses corrective surgery dari wanita menjadi pria.

Manganang menilai, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa beserta istrinya Yetty Andika Perkasa punya andil besar dalam proses ini.

“Mungkin tanpa ada beliau (Andika dan Yetty), saya tak bisa seperti sekarang. Bapak dan ibu luar biasa baik. Keduanya tulus dan ikhlas membantu pengobatan ini. Dan, saya tak akan menyia-nyiakan semuanya,” ucapnya.

Nama Lanang sendiri merupakan pemberian dari istri Kepala Staf Angkatan Darat tersebut. Yetty menyebut nama tersebut adalah pemberiannya sebagai seorang ibu yang selalu mendoakan anaknya, termasuk Manganang.

“Nama tersebut artinya lelaki, itu bahasa Jawa. Jadi saya berharap dengan nama Lanang, Manganang bisa menjadi lelaki sejati,” ujar Hetty.

Yetty berharap, pria yang kini bernama Lanang itu bisa dididik KSAD untuk menjadi lelaki kebanggaannya.

“Saya dan bapak ingin membantu kamu untuk menjalani apa yang diberikan tuhan, karena kamu sebagai laki-laki,” kata dia.

Aprilia Manganang atau Lanang sendiri sebelumnya didiagnosa memiliki kelainan pada sistem reproduksi yang dalam terminologi kesehatan disebut Hipospadias. Hal itu baru ia ketahui saat berusia 28 tahun. (Knu)

Baca Juga

Pastikan Aprilia Manganang Laki-Laki, Jenderal Andika: Bukan Transgender, Bukan Juga Interseks

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Relaksasi di Bandung Akan Dilakukan Sedikit-sedikit
Indonesia
Relaksasi di Bandung Akan Dilakukan Sedikit-sedikit

Wali Kota Bandung meminta para pelaku di beberapa sektor yang belum memperoleh relaksasi atau masih dibatasi untuk bersabar.

Partisipasi Pemilih Pilkada Depok Naik 6,64 Persen
Indonesia
Partisipasi Pemilih Pilkada Depok Naik 6,64 Persen

KPU Kota Depok telah menggelar Rapat Pleno Terbuka Hasil rekapitulasi tingkat Kota Pilkada Depok 2020 dimana Pasangan Idris Imam unggul dengan perolehan 415.657 suara (55,55 persen).

Jokowi Diyakini Punya Pertimbangan Matang Ambil Kebijakan PPKM Skala Mikro
Indonesia
Jokowi Diyakini Punya Pertimbangan Matang Ambil Kebijakan PPKM Skala Mikro

Buang energi dan kontraproduktif apabila terus mempersoalkan keputusan yang sudah diambil pemerintah

Menag: Ada Segelintir Kasus Berupaya Cederai Kerukunan Umat Beragama
Indonesia
Menag: Ada Segelintir Kasus Berupaya Cederai Kerukunan Umat Beragama

Potensi terulangnya kasus serupa di masa mendatang masih terbuka

Jakarta Keluar dari Zona Merah COVID-19, Wagub DKI: Alhamdulillah
Indonesia
Jakarta Keluar dari Zona Merah COVID-19, Wagub DKI: Alhamdulillah

"Alhamdulillah sudah tidak ada lagi zona merah ya RT RW semuanya sudah kuning hijau," ucap Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria

Wagub DKI Tunggu Jawaban Kemendikbud Soal Lokasi 25 Klaster PTM
Indonesia
Wagub DKI Tunggu Jawaban Kemendikbud Soal Lokasi 25 Klaster PTM

Pemprov DKI tengah menunggu jawaban Kemendikbud soal adanya temuan 25 klaster COVID-19 di masa pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

Ribuan Orang Jadi Korban Swab Test Antigen Bekas di Bandara Kualanamu
Indonesia
Ribuan Orang Jadi Korban Swab Test Antigen Bekas di Bandara Kualanamu

Praktik ilegal penggunaan tes antigen pakai alat bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara sejak Desember 2020.

Sebut Juliari Batubara Tak Berjiwa Kesatria, Hakim: Lempar Batu Sembunyi Tangan
Indonesia
1.290.790 Pasien Berhasil Sembuh dari COVID-19
Indonesia
1.290.790 Pasien Berhasil Sembuh dari COVID-19

Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia pada Minggu (21/3) bertambah 4.396 kasus.

Jumat (6/8), Kasus Aktif di Jakarta Turun 1.090 Pasien
Indonesia
Jumat (6/8), Kasus Aktif di Jakarta Turun 1.090 Pasien

Pemprov DKI Jakarta melaporkan kasus aktif COVID-19 di ibu kota mengalami penurunan.