Naikkan Harga Saat Bencana, Gubernur NTT Bakal Tutup Toko Bahan Bangunan Banjir bandang di Flores, NTT. (Foto: BNPB)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bakal memantau seluruh toko bahan bangunan, sehubungan adanya isu penaikan harga yang tidak wajar setelah daerah tersebut dilanda bencana Siklon Seroja yang membuat ribuan rumah rusak, ribuan orang mengungsi.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat memerintahkan jajarannya bersama aparat keamanan menggelar sidak Toko Bahan Bangunan. Terutama bagi toko yang diketahui dan dilaporkan masyarakat seenaknya menaikkan harga bahan bangunan.

Baca Juga:

BNPB Jamin Penanganan Kesehatan Maksimal bagi Korban Banjir Bandang di NTT

Viktor mengingatkan, para pemilik toko dan pedagang bahan bangunan bisa lebih berempati terhadap korban dengan salah satunya tidak mematok harga tinggi atas dagangaanya.

"Para Pedagang bahan bangunan sungguh tidak turut merasa berduka dan prihatin terhadap peristiwa yang dialami rakyat NTT, untuk itu saya perintahkan agar harga segera diturunkan," katanya.

Ia berharap masyarakat bisa memberi dukungan atas kebijakan ini, salah satunya dengan melaporkan kepada pemerintah jika menemukan toko penyedia Bahan Bangunan yang menaikan harga dan berjanji toko yang kedapatan menaikkan harga bahan bangunan akan ditutup dan izin dicabut.

"Di samping dilakukan sidak, diharapkan dukungan masyarakat untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah dan dipastikan tokonya ditutup dan izinnya dicabut," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Lotharai memerintahkan penangkapan dan menindak tegas para spekulan yang memainkan harga bahan bangunan pascabencana angin kencang menghantam Kota Kupang.

Dari laporan, saat ini banyak toko bangunan memainkan dan naikkan harga bahan bangunan, seperti seng atau genteng rumah yang dibutuhkan warga di NTT akibat Siklon Tropis Seroja yang melanda hampir seluruh wilayah di NTT, selama dua hari terakhir.

Banjir bandang di NTT. (Foto: Antara)
Banjir bandang di NTT. (Foto: Antara)

"Saya sudah perintahkan personel untuk menyisir semua toko bangunan di Kota Kupang. Jika ada pemilik toko yang menjual bahan bangunan dengan harga tidak wajar saya perintahkan ditangkap," katanya kepada wartawan di Larantuka, Flores Timur, Selasa (7/4).

Ia mengakui, adanya laporan dari warga yang menyatakan bahwa harga seng untuk atap rumah yang semula hanya Rp50 ribu per lembar kini sudah naik menjadi Rp70 sampai Rp75 ribu per lembar. Kenaikan ini, dinilai saja tidak wajar karena memanfaatkan kesempatan di tengah bencana.

Kapolda memerintah kepada Dikrimsus Polda NTT untuk memantau kenaikan harga bahan bangunan yang meresahkan warga di NTT dan mengimbau kepada para pemilik toko bangunan jika memang bahan bangunannya habis, toko dibuka seperti biasa agar tidak menimbulkan penjarahan. (Knu)

Baca Juga:

Pemerintah Beri Bantuan Rp50 Juta untuk Korban Banjir Bandang di NTT

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Puluhan SMP di Solo Bakal Awali Pembukaan Pembelajaran Tatap Muka
Indonesia
Puluhan SMP di Solo Bakal Awali Pembukaan Pembelajaran Tatap Muka

"Ada 24 sekolah SMP yang kami siapkan untuk pembukaan perdana pembelajaran tatap muka," kata Dwi

KPK Cecar Saksi Terkait Penunjukan PT RPI Peroleh Proyek Bansos
Indonesia
KPK Cecar Saksi Terkait Penunjukan PT RPI Peroleh Proyek Bansos

"Melalui keterangan saksi tersebut, tim penyidik KPK masih terus mendalami terkait penunjukan PT RPI yang ikut serta mendapatkan proyek bansos 2020 untuk wilayah Jabodetabek di Kementerian Sosial," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

PMI Kota Bandung Ajak Penyitas COVID-19 Donor Plasma Konvalesen
Indonesia
PMI Kota Bandung Ajak Penyitas COVID-19 Donor Plasma Konvalesen

Permintaan plasma konvalesen melalui PMI Kota Bandung sendiri terus meningkat. Namun dengan jumlah pendonor yang masih sedikit dikarenakan ketidaktahuan masyarakat atau kemauan untuk menjadi pendonor.

Berstatus Siaga, Gunung Merapi Berpotensi Erupsi
Indonesia
Berstatus Siaga, Gunung Merapi Berpotensi Erupsi

peningkatan status gunung yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu karena adanya berpotensi erupsi sehingga membahayakan warga.

Disdik DKI Buka Jalur Baru PPDB
Indonesia
Disdik DKI Buka Jalur Baru PPDB

Jalur baru PPDB ini untuk mengakomodir siswa yang tinggal dekat satu RW dengan sekolah.

Polisi: 3 ABK WNI Dilarung di Laut
Indonesia
Polisi: 3 ABK WNI Dilarung di Laut

Polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini

Tolak RUU HIP, Demokrat Minta Dukungan MUI
Indonesia
Tolak RUU HIP, Demokrat Minta Dukungan MUI

AHY beserta rombongan datang dengan berjalan kaki

KPK Sita Tas dan Sepatu Mewah Terkait Suap dan Gratifikasi Nurhadi
Indonesia
KPK Sita Tas dan Sepatu Mewah Terkait Suap dan Gratifikasi Nurhadi

KPK juga telah menyita tiga kendaraan hingga uang tunai

PT HKTI Gelar Tanam Pohon Serentak Pekan Depan
Indonesia
PT HKTI Gelar Tanam Pohon Serentak Pekan Depan

Dengan memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan rumah itu dapat mengurangi krisis pangan dalam rumah tangga

Saefullah Meninggal, Tito Doakan yang Terbaik untuk Keluarga
Indonesia
Saefullah Meninggal, Tito Doakan yang Terbaik untuk Keluarga

Saefullah merupakan pria kelahiran Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, 11 Februari 1964