Nah Lho! Keluarga Besar NU Ancam Tarik Dukungan untuk Ridwan Kamil Ridwan Kamil menghadiri Haul KH Masduqi Ali di Ponpes Miftahil Muta'allimin, Babakan, Ciwaringin, Cirebon. (MP/Mauritz)

MerahPutih.com – Para kiai dan Keluarga Besar Nahdatul Ulama (KBNU) mengancam akan tarik dukungan untuk Ridwan Kamil dalam Pilgub Jabar 2018 mendatang, kalau bakal calon Gubernur Jabar itu tidak memerhatikan hasil telaah yang dilakukan para tokoh untuk menentukan calon wakil gubernur.

Demikian terungkap dalam pertemuan antara politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq dengan Rais PBNU KH Mustofa Aqil, di Cirebon, Senin (18/12).

KH Musthofa Aqil sempat mengucapkan selamat kepada Maman Imanulhaq yang berdasarkan hasil telaah tim menempati tempat teratas mengunguli Saan Mustopa dan Uu Ruzhanul Ulum.

"Saya dan para kiai mengamati proses penjaringan bakal calon wagub untuk Ridwan Kamil. Masukan para kiai langsung ke pak Ridwan Kamil dan telaah tokoh Jabar harus menjadi pertimbangan," kata Kiai Mustofa.

Sementara itu, Dosen Institut Agama Islam dan STIE Latifal Mubarokiyah Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya Mahpudin mengatakan, Ridwan Kamil sebaiknya mengindahkan hasil telaah para tokoh Jabar.

Sebab, kata Mahpudin, tim penelaah terdiri dari para tokoh yang kredibiltas dan integritasnya sudah teruji.

"Kalau pilihan Ridwan Kamil tidak rasional, mengabaikan masukan dari tokoh-tokoh Jabar, maka KBNU tidak akan pernah mendukung calon yang tidak memiliki kualifikasi kepemimpinan," katanya.

Di luar hasil telaah, menurut dia, Ridwan Kamil juga harus mencermati hasil survei Lingkar Studi Informasi dan Demokrasi (eLSID) yang memunculkan Maman Imanulhaq, sebagai pendamping Ridwan Kamil.

Munculnya Kang Maman, sapaan akrab Maman Imanulhaq, dalam hasil survei harus menjadi pertimbangan karena dia baru satu bulan melakukan sosialisasi rencananya mendampingi Ridwan Kamil.

"Ridwan Kamil supaya segera menentukan cawagub-nya, agar KBNU segera berkonsolidasi dan membuat gerakan sistematis-masif untuk memenangkannya," katanya.

Wakil Sekertaris PWNU KH Adlan Dai mengungkapkan dalam forum 'Tokoh Menjabar, Kang Emil Mendengar', beberapa waktu lalu, para kiai mengusulkan langsung ke Ridwan Kamil agar Wali Kota Bandung itu berpasangan dengan Maman Imanulhaq.

"Keilmuan, jaringan, integritas, dan dedikasi Kiai Maman jadi personal values yang sangat dibutuhkan bagi Jawa Barat," ujar Kiai Adlan.

Sebelumnya, Minggu (17/12), sebanyak 10 tokoh sepuh Jawa Barat sudah bertemu dan mewawancarai enam orang calon pendamping Ridwan Kamil yang diusulkan oleh partai pengusung yaitu Uu Ruzhanul Ulum danAsep Maoshul (PPP), Maman Imanulhaq dan Syaiful Huda (PKB), Daniel Muttaqin (Golkar) dan Saan Mustapa (Nasdem).

Menurut salah seorang anggota tim penelaah, Tjetje Padmadinata, hasil telaah menempatkan Maman Imanulhaq di urutan teratas disusul Saan Mustafa di posisi kedua dan Uu Ruzhanul Ulum di tempat ketiga.

Hasil tersebut sudah diserahkan ke Ridwan Kamil, sebagai pertimbangan dalam menentukan pasangannya pada Pilgub Jabar 2018. (Mauritz)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Romo Benny Minta Masyarakat Taat Kaidah Moral New Normal
Indonesia
Romo Benny Minta Masyarakat Taat Kaidah Moral New Normal

Kenormalan baru memberi kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas

Peran Tiga Tersangka Baru Kasus Kebakaran Kejagung
Indonesia
Peran Tiga Tersangka Baru Kasus Kebakaran Kejagung

Polisi membeberkan peran tiga tersangka baru dalam kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Jokowi Terapkan Darurat Sipil, Demokrat: Lari dari Tanggung Jawab
Indonesia
Jokowi Terapkan Darurat Sipil, Demokrat: Lari dari Tanggung Jawab

"Dalam buku menu itu pilihannya cuma Pembatasan Sosial atau Darurat Sipil. Artinya, warga silahkan memilih, diserang virus Corona atau digebuk negara," kata Rachland.

Pembuat Soal Ujian 'Anies Diejek Mega' Minta Maaf, Mengaku Khilaf
Indonesia
Pembuat Soal Ujian 'Anies Diejek Mega' Minta Maaf, Mengaku Khilaf

Ia juga menyampaikan maaf pada Gubernur Anies Baswedan

Positivity Rate COVID-19 di Jakarta Capai 12,3 Persen
Indonesia
Positivity Rate COVID-19 di Jakarta Capai 12,3 Persen

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 70.129. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 60.288.

Rawan Penularan COVID-19, Penumpang Kereta Listrik Dibatasi 74 Orang
Indonesia
Rawan Penularan COVID-19, Penumpang Kereta Listrik Dibatasi 74 Orang

KCI akan menyesuaikan jam operasional KRL Commuter Line mulai 19 September 2020.

Mabes Polri Bentuk Tim Khusus Tindak Lanjut Rekomendasi Komnas HAM
Indonesia
Mabes Polri Bentuk Tim Khusus Tindak Lanjut Rekomendasi Komnas HAM

Polri membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti rekomendasi Komnas HAM terkait penembakan anggota laskar Front Pembela Islam (FPI).

Ini Kata Mabes Polri Terkait Paguyuban Tunggal Rahayu di Garut
Indonesia
Ini Kata Mabes Polri Terkait Paguyuban Tunggal Rahayu di Garut

Mabes Polri angkat bicara perihal kehebohan paguyuban di Garut, Jawa Barat, yang mengubah lambang Pancasila.

Kota Tangerang Kembali Jadi Zona Merah COVID-19
Indonesia
Kota Tangerang Kembali Jadi Zona Merah COVID-19

Angka 43 tersebut termasuk sebagian wilayah berbatasan dengan DKI Jakarta, seperti Kota Tangerang, Bekasi, Depok, Kabupaten Tangerang dan Bekasi.

Polisi Tindak Pengendara Motor yang Kerap Kebut-kebutan di Kawasan Monas
Indonesia
Polisi Tindak Pengendara Motor yang Kerap Kebut-kebutan di Kawasan Monas

Mereka melakukan kebut-kebutan karena jalanan di Medan Merdeka yang luas, sepi, dan minim hambatan.