Muzani Tegaskan Pemerintah tak Tutup Mata atas Persoalan MBG

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 10 Oktober 2025
Muzani Tegaskan Pemerintah tak Tutup Mata atas Persoalan MBG

Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani. (foto: dok Gerindra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KETUA Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani menghadiri Musyawarah Nasional Perempuan Indonesia Raya (PIRA) di Jakarta, Jumat (10/10). Pada kesempatan ini, Muzani meminta seluruh kader PIRA untuk menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Muzani mengatakan konsentrasi pemerintah saat ini terutama pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Muzani, MBG memiliki nilai luhur yang bertujuan menciptakan SDM yang unggul dan berkualitas.

"MBG tidak hanya meningkatkan gizi para generasi penerus kita. MBG memiliki nilai luhur agar SDM Indonesia berkualitas dan berdaya saing. Selain itu, MBG juga bisa meningkatkan gairah ekonomi di daerah dan bisa mengurangi beban BPJS di masa depan karena anak-anak kita akan tumbuh lebih sehat," kata Muzani.

Meski hari ini ada beberapa kendala atau masalah yang dihadapi, Muzani memastikan pemerintah tidak menutup mata dan akan terus berupaya mencari solusi terbaik. "Ada beberapa catatan dan pemerintah tidak menutupi hal itu. Pemerintah akan terus memperbaiki setiap problem yang dihadapi di lapangan. Saat ini, banyak sekali para siswa dan santri yang merasa terbantu dengan program ini. Bayangkan mereka yang tidak pernah sarapan pagi berangkat sekolah, sekarang mereka menikmati makanan bergizi ini," jelasnya.

Baca juga:

Siswa Sekolah di Jaktim Keluhkan Menu MBG Bau, Dewan PSI Minta SPPG Dievaluasi


"Banyak sekali emak di desa-desa di kampung-kampung yang tidak punya pekerjaan, tapi karena MBG mereka sekarang punya penghasilan. Warung semabako di jadi ramai, tukang sayur laris, karena banyak dari mereka yang menyuplai kebutuhan untuk MBG. Ini tentu berimplikasi baik pada ekonomi di daerah," sambungnya.

Konsentrasi pemerintah lainnya yakni terhadap program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda harus didukung oleh PIRA. Hal itu termasuk swasembada pangan dan energi yang akan menjadi fondasi utama menuju Indonesia Maju. Itu sebabnya, kata Muzani, PIRA diminta untuk terus berinovasi dan berkreasi untuk kepentingan bangsa Indonesia.

"PIRA sejak dulu hingga saat ini senantiasa memberi inspirasi banyak hal kepada keputusan-keputusan partai. PIRA telah menjadi mata telinga bagi Gerindra dan Presiden Prabowo Subianto. PIRA harus terus memberi inovasi untuk kepentingan dan kemajuan bangsa Indonesia," tutup Muzani.(knu)





Baca juga:

DPR Tegaskan Perpres MBG Akan Perkuat Implementasi dan Keamanan Pangan

#Keracunan Massal MBG #Makan Bergizi Gratis #Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
BGN kini sudah menutup lebih dari 2.000 dapur MBG. Alasannya karena SPPG tersebut tidak memenuhi syarat higiene.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Dana operasional sebesar Rp 3.000 menggunakan mekanisme at cost, yakni berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Indonesia
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
BGN membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Ribuan Dapur MBG Tidak Hygiene dan Tidak Laporkan Dana Harian Bakal Ditutup
BGN juga telah menutup secara permanen sejumlah dapur yang dinilai melakukan kelalaian secara sengaja, termasuk dapur di Karo, Semarang, dan Blora.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Ribuan Dapur MBG Tidak Hygiene dan Tidak Laporkan Dana Harian Bakal Ditutup
Indonesia
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Salah satu bentuk pelibatan pemerintah daerah yakni inspeksi terhadap operasional SPPG.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Indonesia
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
BGN mulai menerapkan MBG prasmanan. Sebanyak 10 ribu SPPG ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
Indonesia
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Sudaryono mengungkapkan kasus keracunan di Bogor disebabkan pembelian bahan makanan jadi.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Indonesia
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
BGN mengungkap tiga penyebab dana operasional SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis tidak cair, mulai dari pelaporan hingga penggunaan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
Bagikan