Mutilasi Pacarnya Kasir Indomaret, Prajurit TNI Divonis Penjara Seumur Hidup Terdakwa pembunuhan dan mutilasi Prada Deri Permana saat mendengarkan pembacaan vonis di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (26/9) (ANTARA/Aziz Munajar/19)

MerahPutih.com - Majelis Hakim Pengadilam Militer I-04 Palembang menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada Prajurit Dua (Prada) TNI Deri Purnama terdakwa pembunuhan dan mutilasi terhadap kasir minimarket di Kota Palembang.

"Menjatuhkan vonis kepada terdakwa dengan pidana penjara seumur hidup karena telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana," kata Majelis Hakim Letkol Chk Khazim saat membacakan vonis di di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (26/9).

Baca Juga:

Tega Mutilasi Pacar Sendiri, Prajurit TNI Mewek di Sidang Militer

Mendengar vonis itu, terdakwa terisak sembari berdiri tegap di depan majelis hakim. Vonis sama dengan tuntutan Oditur Mayor Chk Darwin Butarbutar yang meminta terdakwa dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Hakim menilai perbuatan terdakwa memenuhi unsur pembunuhan berencana terhadap korban Vera Oktaria yang dilakukan pada 9 Mei 2019, bukti terencana diperoleh dari pemeriksaan dan keterangan saksi yang menyebut terdakwa akan membunuh korban jika dugaan terdakwa terbukti.

mahkamah militer
Terdakwa saat mendengarkan keterangan saksi kakak korban pada sidang perdana di Pengadilan Militer I-04 Militer Palembang, Kamis (1/8). (ANTARA/Aziz Munajar)

Prada Deri menuduh Vera Oktaria yang telah menjalin hubungan dengan pria lain, meski akhirnya dugaan tidak pernah terungkap karena korban mengunci layar ponselnya dan ponsel dihilangkan oleh terdakwa.

Majelis hakim menganggap sudah ada niatan terdakwa untuk membunuh yang dikuatkan dari fakta terdakwa membawa korban ke penginapan di Kabupaten Musi Banyuasin, padahal terdakwa mengatakan ingin ke rumah bibinya.

Baca Juga:

Hendardi Dorong Panglima TNI Mendatang Reformasi Pengadilan Militer

Namun niat terdakwa yang ingin memutilasi korban tidak terbukti karena saat kejadian terdakwa tidak menyiapkan peralatan, tapi upaya terdakwa yang membeli gergaji dan koper dianggap sebagai langkah menghilangkan jejak pembunuhan.

Terdakwa Prada Deri juga resmi dipecat dari satuan TNI yang semakin memberatkan vonis terhadap terdakwa. "Terdakwa telah mencoreng nama baik TNI," ujar hakim, dikutip Antara.

Terhadap vonis hukuman seumur hidup, terdakwa mengaku menyesal, tetapi meminta waktu tujuh hari untuk menerima atau mengajukan banding. Sebaliknya, keluarga korban tidak puas dengan putusan pengadilan militer itu.

"Saya tidak puas, sepantasnya hukuman mati karena dia membunuh anak saya, orang tua mana yang tak sakit anaknya dibunuh," kata ibu korban, Suhartini, usai persidangan. (*)

Baca Juga:

Polri dan Interpol Lakukan Penyidikan Bersama Kasus Mutilasi WNI di Malaysia

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Kelaparan dan Miskin, Kakek di Serang Makan Kapuk
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kelaparan dan Miskin, Kakek di Serang Makan Kapuk

Kementerian Sosial (Kemensos) pun akhirnya angkat bicara

Dianggap Rendahkan Budaya Betawi, Ondel-Ondel Dilarang Ngamen di Jalan
Indonesia
Dianggap Rendahkan Budaya Betawi, Ondel-Ondel Dilarang Ngamen di Jalan

Selain mengganggu ketertiban umum, icon Betawi itu sebagai ajang mengamen dinilai merendahkan kebudayaan Betawi.

Ribuan Lampion Imlek Mulai Dinyalakan, Warga Padati Kawasan Pasar Gede untuk Berswafoto
Indonesia
Ribuan Lampion Imlek Mulai Dinyalakan, Warga Padati Kawasan Pasar Gede untuk Berswafoto

Ribuan lampion yang menghiasi kawasan Pasar Gede dan koridor Jenderal Sudirman mulai dinyalakan panitia Solo Imlek Festival (SIF).

Kisah Siswi Magetan Tinggal di Kandang Ayam Berjuang Beli HP Demi Sekolah Online
Indonesia
Kisah Siswi Magetan Tinggal di Kandang Ayam Berjuang Beli HP Demi Sekolah Online

Indri tinggal di bekas kandang ayam sebab sang ibu tak mampu menyewa sebuah rumah

Account Receivable Hotel Arya Duta Diperiksa KPK Terkait Gratifikasi di MA
Indonesia
Account Receivable Hotel Arya Duta Diperiksa KPK Terkait Gratifikasi di MA

Sudirman selaku wiraswasta dipanggil untuk tersangka Hiendra

4 SMK di Pasar Minggu Disulap Jadi Lokasi Isolasi Mandiri Tenaga Medis COVID-19
Indonesia
Solo Segera Punya Masjid Megah Hadiah dari Pangeran UEA
Indonesia
Solo Segera Punya Masjid Megah Hadiah dari Pangeran UEA

Menurutnya, lahan yang digunakan untuk masjid dan Islamic Center dulunya milik PT Pertamina. Kemudian lahan tidak terpakai dan diserahkan ke negara.

  Diterjang Banjir, BNPB Sebut Drainase dan Serapan Air di Jakarta Buruk
Indonesia
Diterjang Banjir, BNPB Sebut Drainase dan Serapan Air di Jakarta Buruk

"Jadi nyaris tidak ada resapan air lagi yang nyerap ke tanah, jadi begitu limpasan hujan turun ke atap kemudian mengalir ke darat, limpasannya itu nyaris 100 persen turun ke sungai

Pemprov DKI Minta Kerja Sama Warga Petamburan Jalani Tes COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Minta Kerja Sama Warga Petamburan Jalani Tes COVID-19

Pemprov DKI Jakarta meminta warga Petamburan di dekat kediaman Imam Besar FPI Rizieq Shihab untuk tes COVID-19.

Anies Berencana Beri Keringanan Pajak Mal di DKI
Indonesia
Anies Berencana Beri Keringanan Pajak Mal di DKI

"Nanti harus dicek lagi seperti apa karena pajaknya sangat ditentukan oleh pengunjungnya," ujar Anies