Mutasi COVID-19 B117 Disebut Lebih Cepat Menular dan Ganas, Ini Kata Kemenkes Varian Baru Corona B117 memberikan dampak pada masker dan vaksin (foto: pixabay/alexandra_koch)

Merahputih.com - Juru bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menegaskan belum ada bukti ilmiah bahwa virus mutasi COVID-19 dari Inggris atau B117 lebih tinggi tingkat keganasannya dibanding virus COVID-19 yang awal.

"Namun, dari beberapa penelitian di negara lain menunjukkan varian virus baru ini lebih cepat menular," kata Nadia dalam keteranganya, Minggu (7/3).

Baca Juga:

Konyol, Dua Perempuan Muda Menyamar jadi Nenek agar dapat Vaksin COVID-19

Mutasi terjadi pada bagian tanduk atau spike dari virus yang menyebabkan virus lebih mudah masuk ke sel sasaran. Sehingga penularannya akan lebih cepat dibanding varian yang lama.

Kecepatan penularan mutasi virus tersebut tidak menyebabkan bertambah parahnya penyakit, namun penelitian terkait varian baru ini terus dilakukan.

Para peneliti yang mendalami virus Corona B.1.1.7 mengonfirmasi bahwa efektivitas inokulasi terhadap virus masih ada di level yang bisa diterima. Sehingga sejauh ini belum mengganggu kinerja vaksin.

''Vaksin yang sekarang digunakan pemerintah masih efektif untuk mencegah penularan mutasi virus sehingga tidak akan mempengaruhi kekebalan kelompok,'' ujar Nadia.

kita semua perlu waspada dengan kemungkinan mutasi Virus Corona (foto: pixabay/syaibathulhamdi)

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu resah, namun harus tetap waspada.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenkes, Slamet mengatakan mutasi virus corona B117 yang terdeteksi pertama di Inggris betul telah terdeteksi di Indonesia.

"Mutasi virus ini lebih menular, orang yang terinfeksi varian ini juga dapat menularkan virus dalam jumlah yang lebih besar,'' ujar Slamet.

Baca Juga:

Vaksin Sinovac Dinilai Punya Tingkat Efikasi 65,3 Persen

Slamet menambahkan bahwa karakter dari varian mutasi B117 ini tidak terbukti lebih parah infeksinya. "Virus ini tetap dapat di deteksi dengan swab antigen dan swab PCR,'' tutup dr. Slamet. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Siklus Kekerasan Bisa Bikin Trauma Generasi Muda Papua
Indonesia
Siklus Kekerasan Bisa Bikin Trauma Generasi Muda Papua

Pendekatan kekerasan malah justru berpotensi memunculkan lingkaran kekerasan baru yang menimbulkan trauma.

Ikut Vaksinasi, Siswa Berharap Bisa Kembali ke Sekolah di Tengah Pandemi
Indonesia
Ikut Vaksinasi, Siswa Berharap Bisa Kembali ke Sekolah di Tengah Pandemi

"Vaksinasi ini bisa menjadi harapan siswa untuk kembali sekolah. Karena guru juga sudah divaksin, sekarang siswa," ucap dia.

Wagub DKI Ungkap Alasan Live Musik Diizinkan Kembali Beroperasi
Indonesia
Wagub DKI Ungkap Alasan Live Musik Diizinkan Kembali Beroperasi

"Di situ ada pemain musiknya, ada penyanyinya, dan sebagainya. Yang selama setahun ini tidak mendapatkan pekerjaan seperti biasanya," ujar Riza

Satu Orang Hilang Terkena Longsor di Kota Semarang
Indonesia
Satu Orang Hilang Terkena Longsor di Kota Semarang

Intensitas hujan tinggi memicu terjadinya banjir dan tanah longsor di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kemendagri Tegaskan Pilkada Serentak Tetap Diadakan pada 2024
Indonesia
Kemendagri Tegaskan Pilkada Serentak Tetap Diadakan pada 2024

Kementerian Dalam Negeri menegaskan, Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 merupakan amanat dan konsisten dengan undang-undang yang ada.

Dinkes DKI: Keterpakaian Ruang Perawatan Pasien COVID-19 Menurun
Indonesia
Dinkes DKI: Keterpakaian Ruang Perawatan Pasien COVID-19 Menurun

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyebut tingkat keterisian tempat tidur perawatan pasien terpapar virua corona di rumah sakit rujukan COVID-19 mengalami penurunan.

Seluruh ASN di Sektor non Esensial 100 Persen Wajib WFH
Indonesia
Seluruh ASN di Sektor non Esensial 100 Persen Wajib WFH

Kegiatan layanan pemerintah pada sektor-sektor esensial dan kritikal berpedoman pada Instruksi Menteri Dalam Negeri

Aparat Diminta Pastikan Rasa Aman Masyarakat Pasca Penembakan Guru Oleh KKB
Indonesia
Aparat Diminta Pastikan Rasa Aman Masyarakat Pasca Penembakan Guru Oleh KKB

Hampir setiap tahun peristiwa teror dilakukan oleh KKB terhadap masyarakat sipil

Distribusi Vaksin COVID-19 di Jawa Barat Dilakukan Secara Proporsional
Indonesia
Distribusi Vaksin COVID-19 di Jawa Barat Dilakukan Secara Proporsional

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, pendistribusian vaksin COVID-19 di wilayahnya akan dilakukan secara proporsional berdasarkan tingkat penyebaran COVID-19.

100 Ribu Buruh Divaksin, Kapolri: Protokol Kesehatan Jangan Diabaikan
Indonesia
100 Ribu Buruh Divaksin, Kapolri: Protokol Kesehatan Jangan Diabaikan

Vaksinasi buruh dilakukan secara bertahap. Untuk stok vaksin untuk industri masih aman dan akan terus dimaksimalkan bisa segera disuntikkan semua.