Mustahil Berani Perang Terbuka Dengan TNI, Stategi OPM Cuma Tembak Kabur Tembak Kabur Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Foto: net

Merahputih.com - Pengamat militer dan Intelijen Jerry Indrawan menilai ajakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) untuk berperang terbuka melawan TNI hanya gertakan semata.

Menurut dia, ajakan itu hanya strategi agar OPM terus eksis dan terlihat seperti memiliki kekuatan besar.

"Itu gertakan saja. Secara strategi perang pemberontak, kelompok bersenjata, tidak punya kemampuan militer yang sama dengan negara, itu pasti," kata Jerry, Sabtu (8/12).

Dia menjelaskan, dalam sejarahnya, OPM tidak berani berperang secara langsung melawan TNI. Sebab, mereka sadar akan kekuatan sendiri. Sehingga, saat ini OPM menggunakan taktik seperti saat ini.

"Perang gerilya, tembak kabur, tembak kabur. Kalau ngajak dia menggunakan perang konvensional, pasti kalah," tuturnya.

Opm
Kelompok Kriminal Bersenjata. Foto: net

Taktik perang Gerilya itu juga membuktikan lemahnya kekuatan OPM. Jangankan lawan TNI, tambah Dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jakarta itu, dengan Polda Papua saja sebetulnya sudah cukup.

"Gak usah TNI, Polda Papua juga bisa kok, tapi kan polisi sesuai aturan tidak boleh untuk perang, jadi tidak mungkin mereka berani satu lawan satu sudah pasti kalah. Gertakan saja itu," imbuhnya.

Sebelumnya, pimpinan sayap militer OPM Nduga Egianus Kogeya menantang TNI untuk berperang terbuka tanpa menggunakan alat peledak dan Helikopter.

Hal itu disampaikan Kogeya setelah mereka menuding TNI telah membombardir sejumlah lokasi persembunyian dengan menggunakan bom yang dilempar dari atas Helikopter.

Buntut penyerbuan TNI itu lantaran aksi brutal kelompok kriminal bersenjata yang menembak mati puluhan pekerja infrastruktur di Papua. (Fdi)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH