Musisi-Musisi Ini Layaknya Cenayang, Prediksinya Menjadi Kenyataan Prediksi Lennon, Cohen, dan David Bowie yang Benar-Benar Terjadi (Foto: zoomerradio.com)

PARA musisi sesungguhnya memang harus diberkahi ilmu untuk meramal masa depan. Mulai dari menganalisis seperti apa keinginan para penggemarnya agar bisa mendapatkan angka penjualan album yang tinggi, hingga elemen yang harus ditambahkan untuk memvariasikan genre musik yang mereka geluti.

Entah disengaja atau tidak, beberapa rockstar ini memiliki prediksi akan masa depan yang keakuratannya membuat kita bertanya-tanya.


1. Jim Morrison memprediksi EDM

jim morrison
Jim Morrison telah memprediksikan musik EDM sejak tahun 1969. (Foto: DiscoverWalks.com)

Pada wawancaranya dengan Rollingstone pada tahun 1969, Jim Morrison masih bisa memprediksikan masa depan musik dengan baik, rinci, dan tajam, meskipun di bawah pengaruh alkohol.

Jim mengatakan bahwa ia bisa melihat akan ada artis tunggal dengan banyak kaset dan listrik, seperti perpanjangan synthesizer Moog, keyboard yang rumit dan kaya akan pilihan orkestra. Ia menambahkan bahwa seseorang di luar sana sedang bekerja di ruang bawah tanahnya, menciptakan bentuk musik yang baru.

Prediksi Jim Morrison saat ini tentu mengingatkan kita kepada musik EDM (Electronic Dance Music). Bagaimana para DJ yang pada zaman ini bisa meraih kepopuleran sebesar para rockstar zaman dahulu.


2. David Bowie dengan BowieNet

david bowie
David Bowie memprediksi kegunaan internet sebagai jejaring sosial. (Foto: KyicPost.com)


Meskipun telah ada pada tahun 1990, namun fungsi internet masih belum banyak diketahui. Karena statusnya yang masih terlalu mentah di mata masyarakat. Namun hal itu tidak terjadi pada bagaimana David Bowie melihat internet. Ia telah memprediksi akan adanya jejaring sosial seperti yang awam kita saksikan sekarang.

Bertahun-tahun sebelum diciptakan Twitter, Facebook bahkan MySpace, David Bowie telah membuat sesuatu yang membuat semua orang memandang internet sebagai hal yang baru. Pada tahun 1998, Bowie meriliskan sebuah "hal" yang disebut BowieNet pada press release. BowieNet merupakan service provider internet yang menawarkan akses internet, konten eksklusif, dan laman yang bisa kamu rangkai secara bebas sendiri gratis selama sebulan.

3. John Lennon memprediksikan kematiannya

john lennon
John Lennon memprediksikan bagaimana kematiannya. (Foto: entrepreneur.com)

Siapa yang tidak kenal dengan John Lennon, personil andalan the fab four asal Inggris yang telah menulis sebagian besar lagu-lagu The Beatles?

Menjadi musisi legendaris, tentunya Lennon sudah pandai memprediksi seperti apa lagu yang akan disukai semua orang di seluruh dunia, melihat dari keberhasilan The Beatles yang masih digemari dan didengarkan sampai saat ini. Namun selain pandai memprediksi dalam bidang musik, Lennon juga pernah beberapa kali memprediksi kematian dirinya yang akan mati karena ditemba pistol.

Pada tahun 1964, Southern California Public Radio pernah mengajukan pertanyaan serius pada Lennon. Ia ditanya apakah ia dan The Beatles berniat mundur dari bisnis pertunjukkan. Lalu Lennon menjawab, "tidak, kecuali jika kita tertembak atau apa."

Ia juga pernah berkata, bahwa kematiannya entah karena kecelakaan pesawat atau dibunuh orang gila. Sesuai prediksi, John Lennon tewas ditembak oleh Mark David Chapman pada tahun 1980.

4. Leonard Cohen lebih dulu mengetahui Donald Trump akan menjadi presiden

leonard cohen
Leonard Cohen memprediksi Trump akan menjadi presiden. (Foto: pitchfork.com)


Leonard Cohen, penyanyi asal Kanada ini memang selalu memiliki lirik yang puitis tentang isu politik, sosial, dan agama. Namun kebanyakan dari lirik pada lagu-lagu ciptaan Leonard Cohen kurang lebih mereferensikan pada keadaan yang terjadi jauh setelah lagu diciptakan.

Kesaksian dari anak lelaki Leonard Cohen, Adam Cohen dapat membuat kamu lebih percaya akan kemampuan Cohen dalam memprediksi masa depan. Adam Cohen menceritakan kepada montrealgazette.com mengenai ayahnya yang selalu memiliki prediksi aneh yang berani namun akurat.

Pada masa-masa terakhir kehidupannya, Leonard Cohen mengatakan bahwa ia yakin bahwa Donald Trump akan terpilih menjadi presiden Amerika Serikat. Pernyataan ini tentunya tidak direspon dengan serious oleh semua orang saat itu. Orang-orang mengatakan bahwa logika Cohen pasti telah terpengaruhi oleh marijuana yang dikonsumsinya untuk mengatasi leukimia.

Kenyataannya, Trump benar-benar memenangkan pemilihan Presiden Amerika Serikat mengalahkan Hillary Clinton pada tahun 2016. Ironisnya, Leonard Cohen meninggal tepat sehari sebelum hari pemilihan presiden di tahun 2016 silam. (shn)


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH