Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan

Aksi Fogging Basmi Nyamuk Demam Berdarah di Pemukiman Padat Penduduk Kebayoran Lama

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta mengalami peningkatan pada pertengahan Januari 2026. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta hingga 19 Januari 2026, tercatat sebanyak 143 kasus DBD ditemukan di wilayah ibu kota.

“Update data kasus tahun 2026 sampai tanggal 19 Januari sebanyak 143 kasus,” kata Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (20/1).

Berdasarkan data mingguan, jumlah tersebut menunjukkan kenaikan dibandingkan pekan terakhir Desember 2025 yang mencatat 69 kasus, serta pekan pertama Januari 2026 dengan 83 kasus. Meski meningkat, Ani menyebut lonjakan kasus DBD tahun ini masih belum setinggi periode yang sama pada Januari 2025.

Ani mengungkapkan, peningkatan kasus DBD berpotensi terus terjadi seiring tingginya curah hujan yang masih melanda Jakarta. Kondisi musim hujan dinilai sangat mendukung perkembangan nyamuk penyebab DBD.

Baca juga:

Tren Kasus DBD Meningkat di Jakarta, Pramono Anung Bakal Lakukan Pendataan Bareng Dinkes DKI

Menurutnya, salah satu faktor utama peningkatan kasus adalah keberadaan sampah yang tidak terkelola serta tanaman hias tertentu yang dapat menampung air. Selain itu, genangan air yang muncul saat musim hujan turut meningkatkan potensi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

“Tingginya curah hujan dapat mengakibatkan banyaknya tempat-tempat penampungan air yang terbentuk, yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, sehingga meningkatkan populasi nyamuk,” ujarnya.

Untuk menekan laju penyebaran DBD, Dinkes DKI Jakarta terus menggencarkan sosialisasi PSN 3M (Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang tempat-tempat yang berpotensi menampung air). Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan aparat wilayah dan para Jumantik (Juru Pemantau Jentik) untuk memantau pelaksanaan PSN di lingkungan masyarakat.

Baca juga:

Antisipasi Pemprov Cegah Lonjakan Kasus DBD di Jakarta

Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengakui adanya peningkatan kasus DBD, khususnya di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Ia menilai tingginya intensitas hujan menjadi salah satu penyebab utama lonjakan kasus di dua wilayah tersebut.

“Memang untuk DB selalu beberapa daerah terutama di barat dan utara itu, kalau dengan curah seperti ini pasti ada peningkatan yang terkena,” kata Pramono di Jakarta, Selasa (20/1).

Meski demikian, Pramono meyakini penanganan DBD di Jakarta berjalan cukup baik. Ia menilai fasilitas layanan kesehatan di ibu kota sudah memadai untuk menangani pasien DBD, mulai dari puskesmas pembantu hingga rumah sakit rujukan.

“DB, saya yakin untuk penanganan di Jakarta sudah berjalan cukup baik. Apalagi fasilitas kita hal yang berkaitan dengan DB, baik itu puskesmas pembantu, puskesmas, rumah sakit, semuanya sudah ada untuk rujukannya,” ucapnya.

Baca juga:

Musim Hujan, Wagub Rano Ingatkan Anak Buahnya Tingkatkan Kewaspadaan terhadap DBD

Selain DBD, Pramono juga menegaskan hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus Super Flu di Jakarta. Ia mengaku telah meminta Dinas Kesehatan untuk terus memantau dua isu kesehatan tersebut secara bersamaan.

“Berkaitan dengan demam berdarah saya sudah meminta kepada Dinas Kesehatan selalu memantau dua hal. Satu yang berkaitan dengan Super Flu, yang satu berkaitan dengan demam berdarah,” tuturnya. (Asp)

#Dinas Kesehatan #Demam Berdarah #Pemprov DKI Jakarta #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 60 petugas untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi unjuk rasa di enam kawasan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons spanduk raksasa Greenpeace Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Bagikan