Musim Hujan, Neduh Sembarangan Bisa Dikenakan Pidana Cuaca Jakarta. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Musim hujan telah tiba. Pada musim hujan, sebagian pengendara sepeda motor kerap berteduh di bawah flyover apabila terjebak hujan. Alhasil, hal ini kerap menimbulkan kemacetan.

Terkait hal ini, polisi minta pada pengendara roda dua untuk tidak berlama-lama meneduh di bawah flyover. Sebab, bisa mengganggu arus lalu lintas.

"Memang saat ini sudah masuk musim hujan. Banyak titik-titik kemacetan yang terjadi di bawah Flyover. Untuk itu kami mengimbau, silakan untuk berteduh dan memakai jas hujannya. Kemudian setelah terpakai, langsung melanjutkan perjalanannya," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Kamis (20/10).

Baca Juga:

Kemacetan Panjang, Jasa Marga Berlakukan Contraflow di Tol Cikampek

Menurut Sambodo tak jarang akibat hal ini satu ruas jalan sampai tak bisa dilewati pengendara lain. Dan bukan tak mungkin mereka bisa ditilang karena berhenti di bawah kolong flyover untuk meneduh.

Sambodo minta pengendara roda dua bisa meneduh di tempat lain yang aman, bukan di bawah kolong flyover karena bisa membahayakan diri sendiri dan pengendara lain.

Ilustrasi hujan
Ilustrasi hujan. (Foto: MP/Ismail).

"Ada pasalnya, rata-rata di bawah flyover ada rambu dilarang berhenti. Kalau dia berhenti, berarti melarang rambu Pasal 287 (UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan)," jelas dia.

Namun, lanjut Sambodo, penerapan sanksi pidana ini tergantung situasi.

"Nanti kami akan lihat lagi bagaimana diskresinya. Tapi intinya, tidak boleh stop di bawah flyover," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Ini Fokus Penanganan Banjir Jakarta Kata Wagub

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sarankan Anak TK Tak BJJ, Kak Seto: Kenapa Enggak Belajar dengan Ayah dan Bunda di Rumah
Indonesia
KPPI Bahas RUU Pemilu di Rekernas II
Indonesia
KPPI Bahas RUU Pemilu di Rekernas II

Ketua Umum DPP KPPI, Dwi Septiawati Djapar mengatakan, akan memanfaatkan momentum rakernas untuk mensosialisasi dan mengedukasi keterwakilan perempuan dalam kancah politik nasional.

12 Rumah Hanyut Akibat Banjir Bandang di Cicurug Sukabumi
Indonesia
12 Rumah Hanyut Akibat Banjir Bandang di Cicurug Sukabumi

"Kerugian akibat bencana banjir bandang ini masih dalam pendataan, jika melihat kondisi rumah dan sejumlah kendaraan yang tersapu derasnya arus banjir mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah," ujar Daeng.

Rekor Pecah Lagi, Angka Positif COVID-19 Indonesia Sehari Tambah 3.003 kasus
Indonesia
Rekor Pecah Lagi, Angka Positif COVID-19 Indonesia Sehari Tambah 3.003 kasus

Kamis 27 Agustus 2020 kemarin sehari tambah 2.719 kasus positif COVID-19.

Stok Berkurang, Indonesia Berpotensi Impor Beras 2,25 Juta Ton Seperti di 2018
Indonesia
Stok Berkurang, Indonesia Berpotensi Impor Beras 2,25 Juta Ton Seperti di 2018

Jumlah stok beras saat ini masih lebih tinggi kalau dibandingkan dengan stok 2017 yang tercatat sebanyak 900.000 ton.

MPR: Pesantren Potret Kebinekaan Indonesia
Indonesia
MPR: Pesantren Potret Kebinekaan Indonesia

Pondok pesantren merupakan potret kebhinnekaan Indonesia karena selain menjadi pusat ilmu agama, ponpes juga sangat berbaur dan mewarnai masyarakat sekitar.

Terungkap! Alasan Istana 'Publish' Video Marah Jokowi Baru-Baru Ini
Indonesia
Terungkap! Alasan Istana 'Publish' Video Marah Jokowi Baru-Baru Ini

Presiden ingin agar para menteri dan para pembantunya memahami dengan cepat

Anggota DPR Usulkan Dua Insentif Kelompok Terdampak Larangan mudik
Indonesia
Anggota DPR Usulkan Dua Insentif Kelompok Terdampak Larangan mudik

Dua insentif yang bisa diberikan pemerintah untuk meringankan beban awak angkutan akibat dampak larangan mudik Lebaran 2021.

Update COVID-19 Selasa (12/1): Pasien Positif Bertambah 10.047 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (12/1): Pasien Positif Bertambah 10.047 Kasus

Total pasien sembuh kini berjumlah 695.807 orang

Pilwakot Solo, Prabowo Resmi Berikan Surat Rekomendasi Gibran-Teguh
Indonesia
Pilwakot Solo, Prabowo Resmi Berikan Surat Rekomendasi Gibran-Teguh

Surat rekomendasi tersebut diberikan langsung pada pasangan Gibran dan Teguh di Kantor DPD Partai Gerindra di Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/8).