Musik
Musik tak Peduli Batasan Musik memiliki kemampuan untuk mengatasi hambatan seperti jarak, ras, status sosial ekonomi, usia dan agama. (Foto: Unsplash/William White)

"TIDAK peduli dari budaya mana kita berasal, semua orang menyukai musik," demikian kata Billy Joel. Mendengarkan dan memahami musik dari budaya tertentu berarti memahami jiwa budaya itu.

Musik adalah sumber kenyamanan, kegembiraan, dan inspirasi dalam kehidupan kebanyakan orang. Jarang ada orang yang membenci musik. Meskipun mungkin ada perdebatan besar tentang apa yang dimaksud dengan musik yang 'baik', kenyataannya musik itu unik dalam universalitasnya.

Baca Juga:

Penjualan Album K-Pop Meningkat Tajam

musik
Istilah musik dunia sering membuat orang ngeri, karena mengasosiasikannya dengan musik tradisional. (Foto: Freepik/kjpargeter)

Musik memiliki kemampuan untuk mengatasi hambatan seperti jarak, ras, status sosial ekonomi, usia dan agama. Darcy Ataman, produser musik Kanada dan CEO Song for Africa, sebuah organisasi nirlaba yang menggunakan kekuatan musik untuk mempromosikan pemahaman dan perubahan di Afrika dan Kanada menjelaskan kekuatan musik,

"Musik terbaik, menurut saya, berfungsi sebagai tongkat penunjuk kebenaran dan kesetaraan. Begitu sebuah lagu menjadi metafora dalam kehidupan seseorang, semua gagasan tentang kelas atau strata sosial dari mana lagu itu berasal menghilang," katanya.

Kekuatan musik bukanlah konsep baru. Kamu dapat kembali pada masa Woodstock, di mana lagu-lagu protes menyatukan anak muda dari seluruh bangsa. Demikian pula di Afrika Selatan mereka yang berperang melawan Apartheid sering bersatu di jalan-jalan dalam nyanyian serta tarian Toyi Toyi.

Bahkan mereka yang berkuasa telah mengakui pengaruh musik terhadap orang, pada tahun 1985 Tipper Gore berhadapan langsung dengan musisi Dee Snider dari Twisted Sister, Jello Biafra dari Dead Kennedys, John Denver, Joey Ramone dan Frank Zappa. Tipper menginginkan label peringatan yang dilampirkan pada album-album ini, sebagai sinyal kepada orangtua bahwa musik yang ada di dalamnya tidak pantas untuk anak-anak mereka.

Baca Juga:

Memilih Gitar yang Tepat Bagi Pemula, Pentingkan Kualitas Suara

Jembatan ke dunia baru

musik
Siapa tahu, musik bisa menjadi langkah pertama untuk mematahkan ilusi 'kami' dan 'mereka'. (Foto: Freepik/rawpixel.com)

Musik tampaknya diposisikan secara unik untuk membangun jembatan ke dunia yang sebagian besar tidak diketahui. Namun, istilah musik 'dunia' sering membuat orang ngeri, karena mereka tampaknya mengasosiasikan musik 'dunia' dengan musik 'tradisional' yang tidak terlalu dikenal.

Banyak orang yang lebih memilih memasang headphone mereka dan meredam suara yang yang tidak terlalu dikenal dengan lagu Billie Eilish atau Harry Styles. Mereka tidak salah. Saat ada beberapa orang yang memilih untuk duduk dan mendengarkan musik barok abad ke-18 dan bukan pergi nongkrong di kafe atau pub. Namun, mengapa mereka tidak ingin mendengarkan musik lain yang semacam itu, hanya karena berasal dari budaya yang berbeda?

Ada musisi hebat yang datang dari benua Afrika; Gang of Instrumentals sebuah grup R&B dari Afrika Selatan memiliki bakat untuk menjadi The Next Fugees. Di Rwanda, Rafiki dapat melagukan lirik lebih cepat daripada Jay-Z. Namun mereka belum mampu membobol kancah musik di luar negeri sendiri.

Kisah serupa dapat ditemukan di seluruh dunia. Dominasi musik dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa termasuk Jerman, Inggris dan Belanda menjadi inti dari perdagangan musik di seluruh dunia. Sebuah studi tentang aliran musik di seluruh dunia menunjukkan bahwa negara-negara dengan status ekonomi yang lebih tinggi dan perkembangan yang lebih besar adalah pengekspor musik, sedangkan negara-negara yang terbelakang adalah pengimpor musik (Moon, Barnett & Lim, 2010).

Jika musik dapat bertindak sebagai penunjuk kiblat budaya, mungkin musik juga dapat bertindak sebagai jembatan antar budaya. Sulit untuk melihat seseorang yang benar-benar berbeda dengan dirimu sendiri ketikan kamu berdua melakukan head bopping dan hip swing pada musik yang sama.

Jika kamu dapat membuka batasan-batasan komersil dengan musik modern yang keluar dari negara-negara kurang berkembang, mungkin kamu dapat mulai memahami budaya mereka sedikit demi sedikit. Siapa tahu, musik bisa menjadi langkah pertama untuk mematahkan ilusi 'kami' dan 'mereka'. (aru)

Baca Juga:

Musik dapat Tunjukan Siapa Diri Kamu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Beri Dukungan untuk Ibu Baru yang Menderita Depresi Pasca persalinan
Fun
Beri Dukungan untuk Ibu Baru yang Menderita Depresi Pasca persalinan

Inilah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk memberi dukungan kepada pasanganmu dengan masalah depresi pasca melahirkan.

PUBG dan Tesla Berkolaborasi, Gamer Boleh Rakit Model Y
Fun
PUBG dan Tesla Berkolaborasi, Gamer Boleh Rakit Model Y

PUBG dan Tesla menyediakan pabrik besar di Erangel.

Indonesia Movie Actors Awards 2021 Siap Digelar
Fun
Indonesia Movie Actors Awards 2021 Siap Digelar

Para aktor terbaik siap mendapatkan penghargaan.

GIIAS 2021 Siap Digelar Awal November
Fun
GIIAS 2021 Siap Digelar Awal November

GAIKIDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) telah memulai persiapan untuk acara yang akan berlangsung dari awal November 2021

Meta Indonesia Buat Program untuk Kenalkan Metaverse di Indonesia
Fun
Meta Indonesia Buat Program untuk Kenalkan Metaverse di Indonesia

Dalam rangkaiannya, Meta menghadirkan orang-orang yang telah terlibat langsung dalam membangun dunia metaverse.

Tembus Satu Juta Penonton, 'Makmum 2' Raih Rekor MURI
Fun
Tembus Satu Juta Penonton, 'Makmum 2' Raih Rekor MURI

Makmum 2 mulai tayang di bioskop 30 Desember 2021.

Kenali Tips Berdonasi Aman dan Tepat Sasaran
Fun
Kenali Tips Berdonasi Aman dan Tepat Sasaran

Kenali tips berdonasi yang aman dan tepat sasaran, agar sumbangan tidak disalahgunakan.

Karpet ‘Pontifex’ Milik Paus Fransiskus Dijadikan NFT
Fun
Karpet ‘Pontifex’ Milik Paus Fransiskus Dijadikan NFT

Karpet itu sendiri ditenun secara khusus oleh seorang perempuan pengrajin dari Afghanistan.

Bolehkah Ayam Jadi Hewan Kurban?
Fun
Bolehkah Ayam Jadi Hewan Kurban?

Hewan termasuk ayam ternak.

Artis Korea Tersandung Kontroversi di Puncak Popularitas
ShowBiz
Artis Korea Tersandung Kontroversi di Puncak Popularitas

Dapatkah para selebritas yang tersandung kontroversi masih diberi kesempatan kedua?