Musik Pop Semakin Dekat dengan Pendengarnya Musik pop ringan mudah diterima publik. (Foto: Pixabay/Pexels)

MUSIK dalam perjalanannya terus berubah, berganti warna, hadir dengan struktur baru dan memiliki beragam elemen yang menyertainya. Genre musik terus menurunkan sub-sub anyarnya. Namun musik pop yang catchy, easy listening dan mampu merepresentasikan dengan pendengarnya menjadi tak terkalahkan.

Melansir dari gq.com, perubahan zaman memiliki peranan penting dalam perkembangan musik di dunia. Masyarakat kini lebih berani untuk speak up yang kemudian mendorong para musisi untuk menciptakan lirik yang lebih terbuka berbanding zaman dulu yang cenderung puitis. Kira-kira kenapa ya musik pop ringan kini lebih disukai masyarakat?

Baca Juga:

Mengenal City Pop, Genre Musik yang Kembali Bangkit dari Era 80an


1. Tidak berpuisi

Musik Pop
Jim Morrison dari The Doors, membuat lagu yang sangat penuh simbol-simbol dan puitis. (Foto: imgur)


Kalau dahulu menciptakan musik perlu banyak pertimbangan. Mengomposisi lagu cenderung sulit. Banyak analogi terselip di setiap liriknya. Lagu pun menjadi sangat puitis sehingga masyarakat harus menafsirkan sendiri makna yang terkandung di dalamnya. Kini lagu pop ringan berbanding terbalik. Liriknya sangat nyata sehingga sangat mudah mengambil hati masyarakat. Susunan nada yang sederhana dan mudah diingat.


2. Mudah dikenali

Musik Pop
Publik mudah mengenali sebuah lagu karena memiliki cirinya. (Foto: Pixabay/matuska)


Musisi zaman sekarang memiliki ciri khas yang sangat unik. Sehingga mereka dianggap sebagai representasi dari para fansnya. pendengarnya akan dengan sangat mudah mengenali sebuah lagu karena ciri khas yang ada di dalamnya.

Baca Juga:

Mendengar Musik saat Belajar Memberi Banyak Manfaat


3. Target sangat luas

Musik Pop
Usia berapa pun bisa menikmati musik pop. (Foto: Pixabay/Free-Photos)


Target pasar musik pop ringan sangat luas. Dari yang muda hingga tua sekalipun bisa menikmatinya bersama. Musik pop sangat mudah diterima di tempat mana pun karena ringan dan seimbang. Biasanya musik pop cocok didengarkan di kafe atau bar meskipun keduanya memiliki konsep yang berbeda.

4. Mewakili kondisi pendengarnya

Musik Pop
Musik pop mampu mewakili pendengarnya. (Foto: Pexels/bruce mars)


Kamu akan jarang menemui musik dengan lirik yang puitis saat ini. Kebanyakan lebih berani dan jujur menggambarkan kondisi sosial masyarakat. Konflik bisa digambarkan dengan sangat jelas. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah diambil hatinya melalui lagu-lagu bernuansa pop ringan. (mar)


Baca Juga:

Peralihan Distribusi Musik dari Konvensional Menjadi Digital, Apa Untungnya?


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH