Museum Patah Hati Bandung, Tempat Estetik untuk Lupakan Mantan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 05 November 2023
Museum Patah Hati Bandung, Tempat Estetik untuk Lupakan Mantan

Museum Patah Hati Bandung bisa jadi opsi untuk obati patah hati. (Foto: Humas Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENGURUNG diri di kamar dan meratap berhari-hari, mungkin menjadi cara terbaik bagi sebagian orang setelah mengalami putus cinta. Namun, tidak melulu harus seperti itu. Melakukan berbagai aktivitas yang disukai banyak disebut sebagai cara terbaik untuk move on dari mantan. Di antara banyak hal, melakukan pelesiran bisa menjadi opsi.

Salah satu lokasi pelesiran terbaru yang cocok untuk tujuan tersebut kiini ada di Bandung. Adalah Museum Patah Hati yang berlokasi di Braga Citywalk. Tempat ini cocok bagi yang ingin meluapkan perasaan dengan cara unik.

Mengusung konsep yang cukup menarik, museum ini menghadirkan berbagai instalasi dan spot unik yang bisa dijelajahi pengunjung.

Baca juga:

Yuk, Jalan-Jalan ke Museum Terbaik Indonesia

Instalasi unik di Museum Patah Hati Bandung. (Foto: Humas Bandung)

Staff Museum Patah Hati Bandung Vino mengungkapkan, museum ini cocok sebagai tempat luapan emosi khusunya bagi yang sedang mengalami patah hati. “Konsep dari museum patah hati ini buat mencurahkan bagi orang yang lagi patah hati. Menceritakan alur jatuh cinta sampai akhirnya patah hati,” ucapnya.

Selain instalasi, banyak pilihan spot yang menarik untuk ditelusuri pengunjung. Mulai dari yang mengisahkan indahnya jatuh cinta hingga sakitnya patah hati.

“Museum ini juga menyediakan spot-spot untuk mengungkapkan perasaan kita. Mulai dari lorong Tunnel of Love menceritakan awal kebahagiaan jatuh cinta. Kemudian ada ruang asmara. Pengalaman seperti diselingkuhi, ditikung teman, hingga pertemanan toxic,” tutur Vino.

“Museum Patah Hati juga memiliki banyak area. Mulai dari dunia terbalik, tarik ulur, dan bisa mandi bola juga. Spot bebas dicoba sesuai dengan kondisi hati kalian,” tambahnya.

Baca juga:

ArtScience Museum Hadirkan Fiksi Ilmiah Karya Perempuan Asia

Museum Patah Hati Bandung bersifat pop-up. (Foto: Humas Bandung)

Alya dan Anita, pengunjung Museum Patah hati ini mengungkapkan kesan dan suasanya yang dirasakan.

“Bagus, apalagi untuk yang lagi patah hati. Meseum ini cocok untuk meluapkan hati kita,” ujarnya. “Suasananya unik, dari segi propertinya kreatif. Jadi kreasinya dapet,” imbuhnya.

Museum Patah Hati Bandung bersifat pop-up, dibuka sejak 9 Oktober dan akan tutup pada 8 Desember 2023. Sementara untuk jam operasionalnya yaknii pukul 10.00-22.00 WIB. Untuk bisa menikmati patah hati dengan estetik di tempat ini, pengunjung perlu merogoh kocek sebesar Rp 49 ribu. (Imanha/Jawa Barat)

Baca juga:

Museum MACAN Persembahkan 'Sirkus di Tanah Pengasingan: Oyong-oyong Ayang-ayang'

#Wisata Indonesia #Museum #Wisata Bandung #Bandung
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi Wakil Dihentikan, Wali Kota Bandung: Terpenting Adanya Kepastian Hukum
Pemkot Bandung sejak awal berkomitmen menghormati seluruh proses hukum yang berjalan serta memastikan roda pemerintahan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Kasus Dugaan Korupsi Wakil Dihentikan, Wali Kota Bandung: Terpenting Adanya Kepastian Hukum
Lifestyle
Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy Konsisten Bagikan Makanan bagi yang Membutuhkan Selama 1 Dekade
Setiap pekan, komunitas ini menyalurkan sedikitnya 300 porsi makanan.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy Konsisten Bagikan Makanan bagi yang Membutuhkan Selama 1 Dekade
Fun
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Lebih dari 1 dari 3 pengguna TikTok di Indonesia tertarik pada museum.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Indonesia
91 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Serbu Bandung Saat Libur Panjang
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 membuat Bandung diserbu wisatawan. KAI mencatat 91 ribu penumpang KA Jarak Jauh, 208 ribu KA Lokal, dan 75 ribu Whoosh.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
91 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Serbu Bandung Saat Libur Panjang
Indonesia
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Polda Jabar menetapkan enam tersangka kerusuhan May Day di Bandung. Mayoritas pelajar, terbukti lakukan pembakaran dan perusakan fasilitas publik di Tamansari.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Indonesia
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Aksi perusakan tersebut meliputi pembakaran banner, perusakan lampu lalu lintas, fasilitas CCTV milik pemerintah, videotron hingga pos polisi di kawasan Tamansari, Kota Bandung.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Indonesia
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Akibat aksi itu, tiga kaca pecah diduga dilempar menggunakan batu berukuran besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Indonesia
PT KA Buka Rute Baru Dengan Panjang 1.002 Kilometer Ketapang ke Bandung
KA Sangkuriang dari Banyuwangi akan menempuh jarak mencapai 1.002 kilometer dan melintasi Jember, Lumajang, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Ciamis, Tasikmalaya hingga tujuan akhir Bandung.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
 PT KA Buka Rute Baru Dengan Panjang 1.002 Kilometer Ketapang ke Bandung
Indonesia
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Keamanan dan keselamatan pasien merupakan prioritas mutlak yang tidak boleh dikompromikan kelalaian sekecil apa pun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Indonesia
Kawasan Bantaran Rel di Kiaracondong Bandung bakal Disulap Jadi ‘Apartemen’, Dialokasikan bagi Rakyat Berpenghasilan Rendah
Aset KAI di Bandung direncanakan akan dikembangkan menjadi kawasan hunian vertikal terintegrasi khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kawasan Bantaran Rel di Kiaracondong Bandung bakal Disulap Jadi ‘Apartemen’, Dialokasikan bagi Rakyat Berpenghasilan Rendah
Bagikan