Museum Nasional Sejarah Amerika Afrika Merilis Portal Baru Tentang Rasisme (Foto: newyorker)

PEKAN lalu, Museum Nasional Sejarah dan Budaya Afrika-Amerika Smithsonian (NMAAHC) merilis portal online baru membahas tentang ras, rasisme, dan identitas ras.

Portal web baru, "Talking About Race, berbicara tentang rasisme dan identitas ras. Diluncurkan sebagai cara untuk membantu semua orang, termasuk keluarga dan komunitas. Melalui cara ini dapat membentuk setiap aspek masyarakat," menurut pihak museum.

Baca juga:

Museum di Italia Pakai Teknologi untuk Tetap Jaga Jarak Fisik

1
Sebagai cara untuk membantu semua orang dan membentuk setiap aspek masyarakat (Foto: ncronline)

Dalam pernyataan itu, NMAAHC menambahkan pihak museum emutuskan untuk meluncurkan sebuah portal tanggapan atas insiden baru-baru ini, termasuk kematian Breonna Taylor dan George Floyd, serta protes sedang berlangsung di seluruh negeri.

“Sejak pembukaan museum, pertanyaan pertama kami tanyakan bagaimana berbicara tentang ras, terutama dengan anak-anak. Kami menyadari betapa sulitnya memulai percakapan itu, ”kata Spencer Crew, direktur sementara NMAAHC dalam sebuah pernyataan di situs web museum. “Namun di suatu negara yang masih berjuang dengan warisan perbudakan, hukum Jim Crow, dan supremasi kulit putih, kita harus melakukan percakapan yang sulit ini jika kita memiliki harapan untuk membalik halaman dan menyembuhkan. Portal baru ini adalah langkah ke arah itu."

Baca juga:

Jangan Mati Gaya #dirumahaja, Kuy Ikut Tur Virtual Mercedes-Benz

2
Menyediakan video dan pertanyaan spesifik (Foto: segd)

Portal Talking About Race menyediakan sumber daya untuk informasi dan diskusi. Tidak ketinggalan video, pertanyaan spesifik, dan bahkan membantu orang bertanya hal-hal spesifik.

Portal ini dibagi menjadi delapan mata pelajaran, termasuk topik-topik tentang fondasi historis ras dan anti-rasis. Talking About Race merupakan perpanjangan dari pekerjaan yang telah dilakukan NMAAHC. Termasuk penelitian yang diterbitkan dari para aktivis, sejarawan, dan tokoh publik lainnya, seperti Brené Brown, Robin DiAngelo, Ibram X Kendi, Audre Lorde, Uskup Desmond Tutu, dan banyak lagi lainnya.

Buat kamu yang butuh informasi lebih lanjut atau ingin mengakses portal “Talking About Race”, kunjungi situs NMAAHC. (lgi)

Baca juga:

Beethoven Ulang Tahun ke-250. Ini Cara Merayakannya

Penulis : Leonard Leonard
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BTS Bakal Hadir di Fornite Party Royale
Fun
BTS Bakal Hadir di Fornite Party Royale

BTS akan memulai debut video musik mereka berikutnya di Pulau Party Royale Fortnite.

Ketiduran, Walrus ini Mengapung dari Kutub Utara Sampai ke Irlandia
Fun
Ketiduran, Walrus ini Mengapung dari Kutub Utara Sampai ke Irlandia

para ahli menduga bahwa hewan malang ini tertidur di atas sebongkah es.

Printer Praktis Tanpa Mengurangi Efektivitas
Fun
Printer Praktis Tanpa Mengurangi Efektivitas

Akan segera rilis 15 Maret 2021.

Berbagi kebahagiaan dari Kisah Rasulullah dan Anak Yatim di Hari Idul Fitri
Fun
Berbagi kebahagiaan dari Kisah Rasulullah dan Anak Yatim di Hari Idul Fitri

Kamu perlu simak sejenak kisah sebatang kara anak yatim yang pernah diadopsi oleh Nabi Muhammad SAW sampai akhir hayatnya.

Mengintip Keindahan Danau Cinta di Tengah Gurun Pasir
Travel
Mengintip Keindahan Danau Cinta di Tengah Gurun Pasir

Selain Burj Khalifa, Dubai memiliki surga tersembunyi di tengah gurun pasir, yakni Danau Cinta

Labil, 6 Zodiak ini Cenderung Tidak Stabil Emosinya
Fun
Labil, 6 Zodiak ini Cenderung Tidak Stabil Emosinya

Zodiak mana yang paling tidak stabil?

Nuansa ‘Toko Kelontong’ di New York Fashion Week
Fashion
Nuansa ‘Toko Kelontong’ di New York Fashion Week

Terinspirasi dari gaya berpakaian saat masa PSBB.

Program Khusus Jaga Penderita Diabetes di Masa Pandemi
Hiburan & Gaya Hidup
Program Khusus Jaga Penderita Diabetes di Masa Pandemi

Orang dengan diabetes menjadi kelompok yang rentan akan penyebaran COVID-19.

Dragon's Dogma, Serial Anime Baru di Netflix
ShowBiz
Dragon's Dogma, Serial Anime Baru di Netflix

Dragon's Dogma mengkisahkan anak bernama Ethan yang kehilangan rumah

Menurut Tradisi, Pohon Natal Harus Dipasang Sampai 6 Januari
Fun
Menurut Tradisi, Pohon Natal Harus Dipasang Sampai 6 Januari

Mengapa harus demikian? Simak alasan dan ulasannya.