Museum Kebahagiaan Pertama Dunia Hadir di Kopenhagen Berada di negara paling bahagia kedua di dunia. (Foto: cnn)

KEBAHAGIAAN adalah sebuah bentuk perasaan singkat dan menyenangkan yang sepertinya sudah dirasakan banyak orang. Namun ada sebuah tempat di mana 'kebahagiaan' menjadi nama tujuannya.

Denmark saat ini diketahui merupakan negara paling bahagia kedua di dunia. Negara tersebut kini menghadirkan The Happiness Museum, sebuah institusi yang didedikasikan untuk gagasan kebahagiaan, demikian mengutip CNN.

Baca juga:

Segera Dibuka, Museum Virtual Pertama di Dunia

The Happiness Museum secara resmi dibuka pada 14 Juli di sebuah ruangan dengan ukuran 240 meter persegi di Kopenhagen. Di saat banyak museum terkena dampak pandemi virus corona, museum ini terasa seperti memberi secercah harapan.

"Kami pikir, mungkin tidak banyak tamu akhir-akhir ini. Namun dunia memang membutuhkan sedikit lebih banyak kebahagiaan," kata Meik Wiking, CEO Happiness Research Institute. The Happiness Research Institute adalah sebuah organisasi yang mempelajari ilmu kebahagiaan.

Melansir laman T+L, lembaga ini secara khusus berfokus untuk mempelajari mengapa beberapa masyarakat lebih bahagia daripada yang lain, dengan tujuan membantu mempengaruhi perubahan politik dan sosial.

Baca juga:

Ada Museum Olimpiade di Colorado Springs

"Kami berpikir, mengapa kami tidak memberikan mereka (pengunjung) pameran di mana mereka dapat menjadi sedikit lebih bijak tentang beberapa pertanyaan yang kami coba selesaikan?," kata Wiking kepada CNN.

Bukannya pelangi, anak anjing, atau benda-benda yang halus, licin, atau berkilau, pengunjung museum dipertontonkan pada pameran dan pengalaman interaktif untuk menunjukkan kepada mereka bagaimana beragam negara memandang kebahagiaan. Reaksi pengunjung terhadap pengalaman interaktif juga membantu institut melanjutkan penelitiannya.

Walaupun museum tersebut sangat berfaedah, tetap saja kapasitas pengunjung dibatasi. Hanya boleh 50 pengunjung yang datang ke museum secara bersamaan. (lgi)

Baca juga:

Museum Nasional Sejarah Amerika Afrika Merilis Portal Baru Tentang Rasisme

Kredit : leonard

Tags Artikel Ini

Leonard

LAINNYA DARI MERAH PUTIH