Mural Raksasa di Swiss Mengirim Pesan Harapan (Foto: afar)

KETIKA dunia terus memerangi pandemi COVID-19, seorang seniman di Swiss memutuskan untuk menyebarkan pesan harapan dalam bentuk mural raksasa.

"Beyond Crisis" merupakan judul mural dilukis secara langsung di lanskap Leysin, resor pegunungan Alpen di Swiss. Proyek ini dibuat seniman Saype. Secara keseluruhan, mural ini membutuhkan area dengan luas sekitar 3.000 meter persegi, terbuat dari bahan cat terbiodegradasi sehingga tidak membahayakan lingkungan.

Baca juga:

Rumah Cermin di Pegunungan Alpen Swiss ini Sangat Indah, Hampir Sempurna

1
Telah selesai dibuat 3 bulan lalu oleh Saype (Foto: lonelyplanet)

“Beruntung, Swiss hanya menerapkan lockdown sebagian saja. Ini memungkinkan saya untuk bisa melukis di luar," kata Saype dikutip Lonely Planet.

Meski pandemi memaksa kebanyakan orang di muka bumi harus berdiam diri di rumah, Saype lewat karyanya ingin mengingatkan persatuan tetap terjalin dengan samangat saling menguatkan. "Di sisi lain, saya ingin berbicara tentang pentingnya persatuan dalam menghadapi krisis ini dan melihat ke masa depan".

Di Swiss, seturut World Economic Forum, terdapat sekitar 30.000 kasus corona dan sekitar 1.800 kasus kematian sejak akhir Februari. Tindakan lockdown di negara ini mulai mereda sejak beberapa minggu lalu, termasuk di bar dan restoran.

Baca juga:

Puncak Matterhorn Di Swiss Menyala Saat Lockdown

2
Menggunakan bahan ramah lingkungan (Foto: thisiscolossal)

Mural karya Sarpe menggambarkan seorang gadis muda memiliki tas dengan kapur dan pensil tumpah keluar, di kelilingi figur-figur menempel dan bergandengan tangan, dan membentuk setengah lingkaran. Dari atas, mural dibuat agar terlihat seperti ilusi optik, seolah-olah muncul keluar dari lanskap dalam bentuk 3-D layaknya patung.

Saype mengatakan objek lukisan dinding menyebarkan harapan, rasa positif, dan persatuan saat dunia berada dalam kondisi tak menentu terkait wabah virus.

Sementara beberapa negara telah berhasil mengendalikan penyebaran virus, jutaan orang di seluruh dunia masih merasakan dampaknya. Termasuk langkah-langkah penguncian yang membuat orang tetap di rumah selama berbulan-bulan. “Orang-orang sangat tersentuh dan sepenuhnya mendukung proyek ini.” (lgi)

Baca juga:

‘Patung Kristus Sang Penebus Janeiro di Rio de Janeiro Diterangi Dengan Potret-potret Pekerja Kesehatan

Kredit : leonard

Tags Artikel Ini

Leonard G.I

LAINNYA DARI MERAH PUTIH