Mundur dari TGUPP, Marco: Tugas Komite Pesisir Sudah Selesai

MerahPutih.Com - Marco Kusumawijaya akhirnya buka suara menanggapi isu yang beredar di masyarakat mengenai dirinya yang mundur dari Ketua bidang Pengelolaan Pesisir Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Pengamat Tata Kota dari Universitas Parahyangan (UNPAR) ini pun menyebut bahwa tugasnya di TGUPP bidang kawasan pesisir telah selesai. Ia saat ini ingin menuntaskan penulisan buku.

Baca Juga:

Anies Bantah Marco Mundur dari Ketua TGUPP Kawasan Pesisir

"Tugas Komite Pesisir telah selesai, saya non-aktif dari kegiatan di TGUPP untuk menuntaskan penulisan buku," kata Marco saat dikonfirmasi, Kamis (12/12).

TGUPP Anies Baswedan saat di balai kota DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama tim formatur TGUPP pencegahan korupsi di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (3/1). (MP/Asropih)

Marco menjelaskan, ada dua tugas utama pokok Komite Pesisir yang telah diselesaikannya. Pertama, menyiapkan langkah-langkah penghentian reklamasi yang telah diselesaikan pada September 2018 lalu.

Kemudian, penyusunan rencana wajah baru kawasan pesisir Jakarta tanpa reklamasi yang juga telah rampung pada November 2019 lalu.

"Dengan demikian, seluruh tugas pokok Komite Pesisir untuk menyusun kawasan pesisir Jakarta telah selesai," papar dia.

Pria yang pernah masuk dalam tim sinkronisasi Anies-Sandiaga pada Pilgub 2017 lalu ini juga menyatakan bahwa program perbaikan kampung yang terletak di kawasan pesisir pun telah berlangsung dengan baik dan benar sesuai dengan keinginan Pemprov DKI.

"Tentu saja belum semua janji tertunaikan tuntas, tapi insyaalah sudah berlangsung di jalan dan menuju ke arah yang benar, dan akan tunai tuntas pada waktunya, mengutip Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan," tutupnya.

Seperti diketahui, Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI, Suharti mengatakan bahwa Marco Kusumawijaya mengundurkan diri dari jabatan sebagai Ketua TGUPP DKI bidang Pengelolaan Pesisir.

Marco sudah tidak lagi bergabung dalam tim bentukan Gubernur Anies itu sejak 1 Desember 2019 lalu.

Baca Juga:

Salah Satu Mantan Timses Anies Mundur dari TGUPP

Suharti menjelaskan, alasan Pakar Tata Kota dari UNPAR itu mundur dari ketua TGUPP bidang Pengelolaan Pesisir lantaran ingin fokus untuk menulis.

"Iya (sudah bukan TGUPP), sudah mengundurkan diri sejak 1 Desember," kata Suharti saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/12) malam.(Asp)

Baca Juga:

Pengamat Anggap TGUPP Tak Berguna Karena Hanya Akomodasi Timses Anies

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Bupati Wonogiri Kecewa Pabrik Pupuk Palsu Bersubsidi Bikin Para Petani Jadi Korban
Indonesia
Bupati Wonogiri Kecewa Pabrik Pupuk Palsu Bersubsidi Bikin Para Petani Jadi Korban

Saat masa tanam ketiga pupuk menjadi langka. Celah ini dimanfaatkan pelaku menjual pupuk palsu ke petani," kata Joko.

 FPI Tantang Ada Hukuman Potong Tangan untuk Koruptor
Indonesia
FPI Tantang Ada Hukuman Potong Tangan untuk Koruptor

"Oleh karena itu saya ingatkan di sini setuju nggak kira-kira kalau rakyat Indoneisa ganti hukumnya sekarang kita pakai hukum potong tangan aja," pungkasnya.

Lihat Pasar Tradisional Mulai Ramai, Jokowi Ingatkan Protokol Kesehatan
Indonesia
Lihat Pasar Tradisional Mulai Ramai, Jokowi Ingatkan Protokol Kesehatan

Presiden Joko Widodo menyampaikan hal tersebut dalam rapat terbatas dengan tema "Persiapan Idul Fitri 1441 H"

Dikaitkan dengan Majalah Playboy, Begini Pembelaan Dirut Baru TVRI
Indonesia
Dikaitkan dengan Majalah Playboy, Begini Pembelaan Dirut Baru TVRI

Dia mengatakan, majalah Playboy Indonesia sangat berbeda dengan versi di luar negeri.

Indonesia Butuh 340 Juta Vaksin COVID-19
Indonesia
Indonesia Butuh 340 Juta Vaksin COVID-19

Dengan kata lain, Indonesia memerlukan vaksin COVID-19 sebanyak 340 juta dosis dalam kurun waktu setahun.

 Tekan Penularan Corona, Pemprov DKI Tunda 4 Kegiatan Besar di Jakarta
Indonesia
Tekan Penularan Corona, Pemprov DKI Tunda 4 Kegiatan Besar di Jakarta

Empat acara yang ditunda Pemprov DKI yakni konser Head In thep Clouds, Baby Metal, Foals Live In Jakarta, dan pertandingan sepakbola antara Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya.

Pengamat Peringatkan Pemerintah Jokowi jika Ingin Rekonsiliasi dengan Rizieq Cs
Indonesia
Pengamat Peringatkan Pemerintah Jokowi jika Ingin Rekonsiliasi dengan Rizieq Cs

Wacana rekonsiliasi nasional pasca-kepulangan pimpinan FPI Rizieq Shihab menuai sorotan.

Ahok: Sekda Saefullah Sosok Rajin dan Cepat dalam Bekerja
Indonesia
Ahok: Sekda Saefullah Sosok Rajin dan Cepat dalam Bekerja

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya Sekda Saefullah.

Tarif Swab COVID-19, RSUD Depok Ikut Aturan Pemerintah
Indonesia
Tarif Swab COVID-19, RSUD Depok Ikut Aturan Pemerintah

Animo masyarakat untuk melakukan pemeriksaan COVID-19 secara mandiri masih tergolong rendah

Penunjukkan Ahok sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Baru Dianggap Picu Kegaduhan
Indonesia
Penunjukkan Ahok sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Baru Dianggap Picu Kegaduhan

Rencana menunjuk Basuki Tjahaka Purnama (Ahok) sebagai Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara berpotensi menimbulkan masalah.