Muncul Klaster Pembelajaran Tatap Muka di Jateng, Ganjar: Jangan Asal Ngaku Siap Siswa SMPN 22 Solo menggelar PTM terbatas. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Sebanyak 90 siswa di SMP Negeri 4 Mrebet Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah terpapar COVID-19 usai mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).

Menanggapi muncul klaster PTM di Jateng tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pada Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Tengah untuk melakukan evaluasi. Hal ini sangat penting agar kejadian di Kabupaten Purbalingga tidak terulang di daerah lain.

"Saya mengingatkan sekolah betul-betul siap sebelum menggelar PTM. Jangan asal ngaku siap lalu muncul klaster di tengah jalan," ujar Ganjar, Rabu (22/9).

Baca Juga:

Wagub DKI Minta Warga Waspada Ancaman Gelombang Tiga Kasus COVID-19

Ganjar pun minta untuk persiapan PTM disiapkan testing. Dinas Kesehatan (Dinkes) daerahnya harus bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk melakukan tes acak pada siswa saat PTM.

Dia pun menegaskan siap mendampingi sekolah agar siap melakukan pembelajaran tatap muka.

"Saya minta sekali-kali di-random test antigen pada siswa saat PTM. Yang belum siap kami akan dampingi biar siap," katanya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MP/Ismail)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MP/Ismail)

Dikatakannya, bagi sekolah yang sudah terlanjur ditemukan klaster untuk ditutup sementara sekolahnya dan PTM dihentikan untuk sementara waktu.

Dia menambahkan, klaster sekolah juga ditemukan di Jepara, tepatnya di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan.

Baca Juga:

Kolaborasi untuk Menyerukan Pentingnya Vaksin COVID-19

"Ibu Bupati sudah saya telepon tadi terus langsung dicek, saya minta untuk ditutup. Kasus serupa juga terjadi di Jepara, saya minta langsung tutup juga," katanya.

Ia menambahkan, evaluasi PTM terus dilakukan supaya bisa berjalan baik dan tidak ada penularan COVID-19. Dengan evaluasi itu, diharapkan PTM tetap berjalan lancar. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Ribuan Ibu Hamil di DIY Terpapar COVID-19, 67 Orang Meninggal Dunia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Dalami Peran PT Adonara Propertindo Siapkan Lahan untuk Sarana Jaya
Indonesia
KPK Dalami Peran PT Adonara Propertindo Siapkan Lahan untuk Sarana Jaya

Melalui Tommy dan wakil Anja, Yoory Corneles mengatur pertemuan

Ratusan Warga di Jakarta Pusat Terima Bansos saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Ratusan Warga di Jakarta Pusat Terima Bansos saat Pandemi COVID-19

914 warga penerima PKM diwilayahnya tersebar di empat RW

Ini Peringatan Keras Wagub DKI untuk Sekolah yang Langgar Prokes saat PTM
Indonesia
Ini Peringatan Keras Wagub DKI untuk Sekolah yang Langgar Prokes saat PTM

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan peringatan keras untuk sekolah yang melanggar protokol kesehatan (prokes) saat PTM

90 Lebih Warga Suku Anak Dalam Bakal Punya e-KTP
Indonesia
90 Lebih Warga Suku Anak Dalam Bakal Punya e-KTP

Rencananya, Menteri Sosial Tri Rismaharini akan meninjau perekaman data Nomor Induk Kependudukan (NIK)

Kubu Juliari Sebut Kesaksian Pepen Soal Fee Rp10 Ribu Tak Miliki Bukti Kuat
Indonesia
Kubu Juliari Sebut Kesaksian Pepen Soal Fee Rp10 Ribu Tak Miliki Bukti Kuat

Tim penasihat hukum mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, Maqdir Ismail menyebut kesaksian Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin tak memiliki bukti yang kuat.

Partai Demokrat Tolak Perwira TNI-Polri Aktif jadi Plt Kepala Daerah
Indonesia
Partai Demokrat Tolak Perwira TNI-Polri Aktif jadi Plt Kepala Daerah

Ia mengingatkan bahwa mekanisme penunjukan pj kepala daerah sudah diatur dalam Pasal Pasal 201 ayat 9-11 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada menyatakan penjabat gubernur, bupati, dan wali kota berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Ketua DPRD Jakarta Dilaporkan ke BK, Wagub: Eksekutif Tak Boleh Ikut Campur
Indonesia
Ketua DPRD Jakarta Dilaporkan ke BK, Wagub: Eksekutif Tak Boleh Ikut Campur

Tujuh fraksi bersama 4 Wakil Ketua DPRD DKI resmi melaporkan pimpinannya, Prasetyo Edi Marsudi ke Badan Kehormatan (BK) DPRD dengan tuduhan menyalahi aturan tatib Hak Interpelasi Formula E.

Selain Muhammad Kece, Bareskrim Cari Pelaku Lain dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
Selain Muhammad Kece, Bareskrim Cari Pelaku Lain dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama

Rusdi mengungkap tim penyidik juga akan mendalami keterlibatan pihak lain dalam proses pembuatan konten YouTube oleh Muhammad Kece.

Komnas HAM Rekomendasikan Presiden Jokowi Ambil Alih Proses TWK KPK
Indonesia
Komnas HAM Rekomendasikan Presiden Jokowi Ambil Alih Proses TWK KPK

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) merekomendasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil alih proses tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai syarat alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Rizieq Dihadirkan di Ruang Sidang, Kuasa Hukum Diberi Peringatan Serius
Indonesia
Rizieq Dihadirkan di Ruang Sidang, Kuasa Hukum Diberi Peringatan Serius

Dalam persidangan Jumat (26/3) lusa, jumlah kuasa hukum pun akan dibatasi