Munaslub Berkarya Kembalikan Posisi Tommy Soeharto sebagai Ketua Dewan Pembina Menkumham Yasonna Laoly menerima Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Andi Picunang, di gedung Kemenkumham, Kamis (23/7). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - DPP Partai Berkarya hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) menegaskan bahwa Surat Keputusan (SK) Menteri hukum dan HAM (Menkumham) tertanggal 30 Juli 2020 Nomor: M.HH-17.AH.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Pengurus DPP Partai Berkarya periode 2020-2025 telah resmi.

Artinya, SK Menkumhan Nomor: M.HH-04.AH.11.01 TAHUN 2018 tanggal 25 April 2018 tentang Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Berkarya periode 2017-2022 telah dicabut dan tidak berlaku lagi.

Baca Juga:

Kubu Muchdi PR Temui Menkumham, Laporkan Hasil Munaslub Partai Berkarya

"Perubahan mendasar adalah Ketua Umum dari Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) ke Muchdi Purwopranjono, Sekretaris Jenderal dari Priyo Budi Santoso kembali ke Badaruddin Andi Picunang," kata Sekjen Berkarya Badaruddin Andi Picunang dalam keterangannya, Rabu (5/8).

Namun, kata dia, anak emas Keluarga Cendara Tommy Soeharto tetap akan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya.

"Ketua Dewan Pembina tetap yakni Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto)," imbuhnya.

Partai Berkarya saat mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 di KPU, Jakarta, Jumat (12/10). (MP/Asropih Opih)
Partai Berkarya saat mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 di KPU, Jakarta, Jumat (12/10). (MP/Asropih Opih)

Menurut Badaruddin, dengan kembalinya Ketum Berkarya dari Tomy Soeharto ke Muchdi Purwopranjono dan Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso kepada dirinya sebagaimana SK Menkumham Nomor: M.HH-17.AH.11.01 Tahun 2020 itu tidak ada lagi dualisme di internal partai.

"Tidak ada dualisme dalam kepemimpinan Partai Berkarya. Kepengurusan baru hasil Munaslub merangkul semua pihak yang sejalan untuk memperbaiki dan membesarkan partai. Hanya satu kepemimpinan di bawah komando Muchdi Purwopranjono sebagai Ketua Umum dan Badaruddin Andi Picunang sebagai Sekretaris Jenderal," tegas dia.

Badaruddin menyebut, pihaknya bersama Kemenkumham telah menyampaikan SK tersebut kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Selasa 4 Agustus 2020 kemarin.

"Dan langsung diterima Ketua KPU RI Arief Budiman dan sejumlah komisioner KPU RI," kata Badaruddin.

Baca Juga:

Pakar Hukum Sebut Munaslub Partai Berkarya Versi Muchdi PR Ilegal

Adapun, terkait struktur pengurus DPP Partai Beringin Karya (Berkarya) Periode 2020-2025 sebagaimana SK Menkumham Nomor M.HH-17.AH.11.01 Tahun 2020 sebagai berikut:

Dewan Pembina:

Ketua

H. Hutomo Mandala Putra, S.H.

Sekretaris

K.H. M. Nasb Wahab Hasbullah

Anggota

Neneng A. Tutty. S.H.

H.Ahmad Goesro, S.H, M.Si

HTintin Hendrayani, S.H, S.Sos., M.H.

Dewan Kehormatan:

Ketua

Mayjen TNI (Pun.) Dr. Syamsu Djalal, S.H. MH.

Sekretaris

Drs. Yockie M. Hutagalung, M.M.

Anggota

H Wartini

Drs. H Basri Cako

Masban, S. Sos

Dewan Pakar:

Ketua

Wibisono Bachir

Sekretaris

Artanto Prastowo

Anggota

Dr. Hi. Maria Zuraida

Beny Haryanto, S.H.

Muhammad Marlis Pohan

Mahkamah Partai:

Ketua

Mayjen TNI (Pum.) Dr. Syamsu Djalal, S.H. M.H.

Waki Ketua

A. Syamsul Zakaria, S.H., M.H.

Sekretaris

Yuliana Putri, S.H., M.H.

Anggota

Imran Nating. S.H, MH.

Dr. (c) Hendrawan Rami, S.H., MH

Dewan Pengurus Harian:

Ketua Umum

Mayor Jenderal TNI (Purn.) Muchdi Purwopranjono

Ketua Harian

Sonny Pudjsasono, S.H, MH

Ketua Bdang Orgarisasi dan Keanggotaan

Dra. Ec. Hi. Ourida Seskania

Ketua Bidang ldiologi dan Kaderisasi

Ramlan

Ketua Bidang Hukum, HAM dan Perundang-undanganGunthar Bacroemsjah, S.H.

Ketua Bdang Pemenangan Pemilu

Muhammad Ali Anafia, S.H., M.BA., M.Sc. M.S

Ketua Bidang Saksi Pemenangan

Taty Suhartaty

Ketua Bidang Perempuan dan Perlindungan AnakPutu Kamani, S.H.

Ketua Bidang Humas dan Publikasi

Uifa Afra Nissya Amka U.

Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga

Oktoberiandi, S.H.

Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan

Ir. H. Gunawan Hasan

Ketua Bidang Pembinaan Ormas dan

Hubungan Antar Lembaga

Himan Budi Badaruhusada

Kebua Bidang Pendidkan Dasar Menengah dan Perguruan Tinggi

Ida Farida Ketua Bidang Kehutanan, Agraria danTransmigrasi

Drs. Abdul Khalek Lubis

Ketua Bidang Industri dan Perdagangan

Fikram, S.H

Ketua Bidang Pertanian dan Perkebunan

Nurdana Hasanah

Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan

Jovi Ranukdi J. S.T.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup

Wahyudin Sofyan, S E.

Ketua Bidang Perhubungan dan InfrastrukturNazarudin, S.H.

Ketua Bidang Koperasi dan UMKM

Hj. Ricka Marthavia

Ketua Bidang Parwisata, Ekonomi Kreatif dan Digital

Aditia Prayoga

Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral

Ir. Niles Eles R

Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan terhadap Tuhan YME

Ir. Arief Soemarto, S.H., M.H

Ketua Bidang Kesehatan dan Keluarga Berencana

Dr. Anoushka Bhuller

Ketua Bidang Tenaga Kerja

Dr. Dato Yudi Re'awanto, S.H, M.BA

Ketua Bidang Sosial dan Penanggulangan BencanaLiliy

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Perggalangan Daspora

Mohamad Akbar Bauty, BIAM (Hons)

Ketua Bidang Seni dan Budaya

Ali Bin Abi Thalib

Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan

Herniatie Sri Ana M.

Sekretaris Jenderal

Dr. H. Badaruddin Andi Picunang, S.T,M.A.P, M.T.

Wikil Sekretaris Jenderal Urusan Internal PartaiIr. Haenu, S Kel., M.Si

Wakil Sekretaris Jendersl Urusan Eksternal Partai

Muhammad Nur Huda Arianto, S.H..

Wakil Sekretaris Jenderal Urusan Pemenangan Partai

Riky Prihanto, S.Kom

Bendahara Umum

Hari Saputra Yusuf, S.Sos, S.H.

Wakil Bendahara Umum Bidang Internal Partai

Edy Pranajaya

Wakil Bendahara Umum Bidang Program Partai

lshana Adriana, S.E., MM.

Wakil Bendahara Umum Bidang Pemenangan Partai

Fitriyah. (Pon)

Baca Juga:

Setelah Nasdem-Partai Berkarya, PKS Pastikan Pertemuan dengan Demokrat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Korupsi Lahan DKI, Pengusaha Rudy Hartono Iskandar Mangkir dari Panggilan KPK
Indonesia
Korupsi Lahan DKI, Pengusaha Rudy Hartono Iskandar Mangkir dari Panggilan KPK

Pengusaha Rudy Hartono Iskandar dan Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtunewe mangkir panggilan KPK.

KAI Hadirkan Kembali Livery Lokomotif Tahun 1953-1991
Indonesia
KAI Hadirkan Kembali Livery Lokomotif Tahun 1953-1991

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan kembali livery lokomotif tahun 1953-1991 pada 1 unit lokomotif CC 201.

Korupsi di PT DI, KPK Periksa Eks Wakil Menteri BUMN
Indonesia
Korupsi di PT DI, KPK Periksa Eks Wakil Menteri BUMN

KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kabiro Hukum Kementerian BUMN

Anak Buah Surya Paloh Kritik Rencana Prabowo Beli Pesawat Tempur Eurofighter 'Typhoon'
Indonesia
Anak Buah Surya Paloh Kritik Rencana Prabowo Beli Pesawat Tempur Eurofighter 'Typhoon'

Willy menilai Menhan Prabowo harus pikirkan juga hal tersebut karena lebih baik beli dari model yang sama saja.

Pinangki Kembali Duduk di Kursi Pesakitan Dua Pekan Lagi
Indonesia
Pinangki Kembali Duduk di Kursi Pesakitan Dua Pekan Lagi

Agenda sidang hari ini seharusnya adalah mendengarkan tanggapan jaksa penuntut umum

Maju Dalam Pilkada, Putra Jokowi Diuntungkan sebagai Seorang Pengusaha
Indonesia
Maju Dalam Pilkada, Putra Jokowi Diuntungkan sebagai Seorang Pengusaha

Majunya Gibran putra sulung Presiden Jokowi dan Bobby sebagai menantu presiden dalam kontestasi pilkada memang menjadi perbincangan publik.

Orang Tua Mahfud Jadi Sasaran Demo Pendukung Rizieq, Banser Kirim Pengamanan
Indonesia
Orang Tua Mahfud Jadi Sasaran Demo Pendukung Rizieq, Banser Kirim Pengamanan

Selasa siang sekitar pukul 13.45 WIB, rumah orang tua Mahfud MD di Pamekasan tiba-tiba digeruduk ratusan orang yang datang dengan menumpang beberapa truk.

Keseriusan KPK-Kejagung Usut Dugaan Korupsi Mentan Dipertanyakan
Indonesia
Keseriusan KPK-Kejagung Usut Dugaan Korupsi Mentan Dipertanyakan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung diminta menindaklanjuti laporan GPHN RI terkait dugaan korupsi Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Jadi Tersangka, Ambroncius Nababan Langsung Dijemput Polisi
Indonesia
Jadi Tersangka, Ambroncius Nababan Langsung Dijemput Polisi

Ambroncius dilaporkan atas dugaan penyebaran ujaran kebencian bernada rasial

Jakarta Butuh 2.676 Tenaga Kesehatan Tambahan Tangani COVID-19
Indonesia
Jakarta Butuh 2.676 Tenaga Kesehatan Tambahan Tangani COVID-19

Data Dinkes DKI Senin (5/1) jumlah kasus COVID-19 di Jakarta secara keseluruhan sebanyak 191.075 kasus