Munarman Ternyata Masih Berstatus "Tertangkap" Densus 88 Antiteror menangkap Munarman terkait dugaan aksi teroris di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan. (ANTARA/HO-Polda Metro Jaya).

MerahPutih.com - Mabes Polri menyebut, status Munarman masih dalam masa penangkapan.

Polisi masih belum resmi melakukan penahanan, kendati Munarman telah jadi tersangka.

“Masih penangkapan. Sudah dikatakan dari awal kasusnya yakni pembaiatan yang ada di Jakarta, Makassar, dan Medan. Sekarang sedang didalami masalahnya seperti itu,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Senin (3/5).

Baca Juga:

Polisi Mentahkan Klaim Kuasa Hukum Munarman Soal 'Pembersih Toilet'

Munarman masih menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak penyidik.

Hal itu adalah murni dari kewenangan dan pertimbangan dari penyidik ketika menangani kasus dugaan terorisme.

"Karena kan tentunya itu hak dari penyidik. Ketika masih belum harus didatangi oleh penasihat hukum, itu menjadi bagian daripada penyidik untuk kepentingan penyidikan," kata Rusdi.

Munarman. ANTARA/Fianda Rassat
Munarman. ANTARA/Fianda Rassat

Meski begitu, Rusdi memastikan bahwa ke depannya Munarman bakal mendapatkan hak-haknya sebagai seseorang yang menjalani proses hukum.

"Tentunya ke depan itu nanti akan didampingi oleh kuasa hukum," ujar Rusdi.

Baca Juga:

Terlibat Dugaan Terorisme, Kubu Munarman Diminta Tak Berlindung di Balik HAM

Munarman ditangkap Selasa, 27 April 2021, pukul 15.30 WIB, di rumahnya Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan.

Penangkapan itu terkait dengan rangkaian proses Baiat diduga ke jaringan teorris yang dilakukan di Jakarta, Makassar, Sulawesi Selatan dan Medan, Sumatera Utara.

Munarman dijerat pasal 14 jo pasal 7 dan/atau pasal 15 jo pasal 7 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Munarman Pakai Tongkat Setelah Ditembak Polisi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Bertemu Dubes Palestina, Anies dan Karyawan Patungan Dana Bantuan
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Bertemu Dubes Palestina, Anies dan Karyawan Patungan Dana Bantuan

Anies Baswedan berharap agar hubungan antara Indonesia dengan Palestina akan lebih akrab melalui hubungan perdagangan.

Jamaah Haji Bersiap Wukuf di Arafah
Indonesia
Jamaah Haji Bersiap Wukuf di Arafah

Jemaah haji tengah bersiap melaksanakaan Wukuf di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah yang jatuh pada Senin (19/7) waktu setempat.

Kemenkeu Bebas Tugaskan Pegawai Pajak Terlibat Suap
Indonesia
Kemenkeu Bebas Tugaskan Pegawai Pajak Terlibat Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang melakukan penyidikan kasus dugaan suap pajak di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan.

Pemprov DKI Siap Beri Sanksi PNS yang Nekat Mudik
Indonesia
Pemprov DKI Siap Beri Sanksi PNS yang Nekat Mudik

Pemprov DKI sangat mudah melacak Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang nekat pulang kampung

Gibran Tanggapi Soal Bully terhadap Jokowi
Indonesia
Gibran Tanggapi Soal Bully terhadap Jokowi

Wali Kota Solo yang juga anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, mengomentari ejekan atau bullying terhadap sang ayah.

Sambut Imlek, PINTI Ajak Masyarakat Rayakan Imlek Secara Sederhana di Rumah
Indonesia
Sambut Imlek, PINTI Ajak Masyarakat Rayakan Imlek Secara Sederhana di Rumah

Perhimpunan INTI mengajak para perempuan baik tua maupun muda dan segenap elemen masyarakat untuk dapat menjadi pilar pertahanan keluarga

Kalapas Klas I Tangerang Bungkam Saat Hendak Diperiksa Polisi
Indonesia
Menristek Targetkan Vaksin Merah Putih Diproduksi Massal Akhir 2021
Indonesia
Menristek Targetkan Vaksin Merah Putih Diproduksi Massal Akhir 2021

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro menargetkan vaksin Merah Putih diproduksi massal akhir 2021.

Kasus Tanjungbalai Disebut Sulit Dimainkan karena Ditangani "Tim Taliban"
Indonesia
Kasus Tanjungbalai Disebut Sulit Dimainkan karena Ditangani "Tim Taliban"

Perkara dugaan suap jual beli jabatan yang menjeratnya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditangani oleh "Tim Taliban".

Buntut Kerumunan Promo BTS Meal, McDonald's Solo Dapat Surat Peringatan
Indonesia
Buntut Kerumunan Promo BTS Meal, McDonald's Solo Dapat Surat Peringatan

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah melayangkan surat peringatan pertama (SP 1) pada manajemen McDonald's Jalan Slamet Riyadi.